Bangunan Ikonik

Tugu Nanas Toboali

di Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Filosofi Desain dan Estetika Visual

Desain Tugu Nanas Toboali mengadopsi gaya arsitektur representatif yang mengedepankan bentuk biomorfik—sebuah pendekatan desain yang mengambil inspirasi langsung dari bentuk-bentuk alam. Struktur utamanya mereplikasi buah nanas secara presisi, mulai dari tekstur kulit yang beruas-ruas hingga mahkota daun yang menjulang di puncaknya. Pemilihan bentuk nanas bukanlah tanpa alasan; nanas Toboali dikenal memiliki cita rasa manis yang khas dan ukuran yang besar, yang kemudian diterjemahkan ke dalam skala arsitektural yang monumental.

Prinsip desain yang diterapkan di sini adalah "Architecture as a Sign" (Arsitektur sebagai Penanda). Setiap elemen visual pada tugu ini berfungsi sebagai komunikator. Pola geometris pada badan tugu mensimulasikan mata nanas dengan detail relief yang memberikan dimensi kedalaman saat terkena cahaya matahari. Penggunaan palet warna kuning cerah dan hijau pada bagian mahkota menciptakan kontras visual yang tajam terhadap langit biru Toboali, memastikan struktur ini menjadi titik vokal (focal point) dalam lanskap urban Bangka Selatan.

Konteks Historis dan Latar Belakang Pembangunan

Pembangunan Tugu Nanas Toboali berakar pada keinginan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk memperkuat citra daerah (city branding) pasca-pemekaran wilayah. Toboali, sebagai ibu kota kabupaten, membutuhkan sebuah simbol yang mampu merangkum etos kerja masyarakatnya yang mayoritas bergerak di sektor pertanian dan perkebunan.

Secara historis, wilayah Toboali dan sekitarnya telah lama dikenal sebagai penghasil nanas kualitas unggul di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Munculnya tugu ini di era kepemimpinan daerah yang fokus pada revitalisasi ruang publik menandai transisi Toboali dari sekadar kota pelabuhan tua menjadi kota yang menghargai estetika ruang dan identitas lokal. Konstruksinya melibatkan seniman dan pengrajin lokal yang memahami anatomi tanaman nanas secara mendalam, memastikan bahwa replikasi dalam skala besar ini tetap terlihat proporsional dan organik.

Inovasi Struktural dan Detail Material

Dari sisi teknis, Tugu Nanas Toboali dibangun dengan struktur beton bertulang yang kokoh untuk menopang beban vertikal yang signifikan. Tantangan utama dalam pembangunannya adalah menciptakan tekstur kulit nanas yang melengkung dan berpola silang. Para perancang menggunakan teknik cetak beton khusus (molding) untuk menghasilkan pola belah ketupat yang seragam di seluruh permukaan badan tugu.

Bagian mahkota atau daun nanas merupakan fitur arsitektural yang paling kompleks. Terbuat dari material komposit atau plat logam yang dibentuk sedemikian rupa, bagian ini dirancang untuk memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi, mengingat letak Toboali yang dekat dengan garis pantai dengan kadar garam udara yang tinggi. Struktur pendukung di dalam "buah" nanas dirancang berongga untuk mengurangi beban massa, namun tetap memiliki integritas struktural untuk menahan beban angin kencang yang sering terjadi di wilayah kepulauan.

Signifikansi Budaya dan Sosial

Bagi masyarakat lokal, Tugu Nanas adalah "titik nol" memori kolektif. Secara sosiologis, tugu ini berfungsi sebagai ruang ketiga (third space)—tempat bertemunya warga dari berbagai latar belakang. Keberadaannya mempertegas narasi bahwa Bangka Selatan tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan timah, tetapi memiliki kemandirian pangan melalui hasil bumi.

Tugu ini juga sering menjadi latar belakang dalam berbagai kegiatan budaya dan upacara adat lokal. Dalam konteks sosial, Tugu Nanas telah bertransformasi menjadi kebanggaan yang mempersatukan warga Toboali. Ia menjadi pengingat akan kesuburan tanah Bangka dan ketekunan para petani lokal yang telah membudidayakan nanas secara turun-temurun. Secara semiotik, bentuk nanas yang memiliki banyak "mata" melambangkan kewaspadaan dan keterbukaan masyarakat Toboali terhadap perkembangan zaman namun tetap berakar pada tradisi.

Pengalaman Pengunjung dan Integrasi Urban

Sebagai objek wisata arsitektural, Tugu Nanas menawarkan pengalaman visual yang berbeda antara siang dan malam hari. Pada siang hari, pengunjung dapat mengagumi detail kerajinan relief pada permukaan tugu. Sementara pada malam hari, sistem pencahayaan dekoratif (spotlight) yang diarahkan dari dasar tugu memberikan kesan dramatis, menonjolkan siluet mahkota nanas yang megah di tengah kegelapan kota.

Pemerintah setempat telah mengintegrasikan tugu ini dengan penataan trotoar dan taman kecil di sekelilingnya, memungkinkan wisatawan untuk berhenti sejenak dan berfoto. Di sekitar area tugu, ekosistem ekonomi mikro tumbuh subur, dengan banyaknya pedagang kuliner lokal yang menjajakan produk olahan nanas, menciptakan pengalaman wisata yang holistik—mulai dari melihat ikon arsitektural hingga mencicipi rasa asli dari inspirasi bangunan tersebut.

Penutup: Masa Depan Landmark Toboali

Tugu Nanas Toboali adalah bukti bagaimana arsitektur dapat digunakan untuk mengabadikan esensi sebuah daerah. Ia bukan sekadar tumpukan semen dan cat, melainkan monumen hidup yang merayakan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan ruang binaan. Sebagai ikon Bangka Selatan, tugu ini terus berdiri tegak, menyambut setiap orang yang memasuki jantung kota Toboali dengan pesan tentang kemanisan hasil bumi dan keteguhan identitas masyarakat Kepulauan Bangka Belitung. Melalui perawatan yang berkelanjutan dan pengembangan kawasan di sekitarnya, Tugu Nanas dipastikan akan tetap menjadi mercusuar budaya dan kebanggaan arsitektural bagi generasi mendatang di Bumi Junjung Besaoh.

📋 Informasi Kunjungan

address
Pusat Kota Toboali, Bangka Selatan
entrance fee
Gratis
opening hours
Setiap hari, 24 jam

Tempat Menarik Lainnya di Bangka Selatan

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Bangka Selatan

Pelajari lebih lanjut tentang Bangka Selatan dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Bangka Selatan