Kuliner Legendaris

Sate Kambing Pak Manto (Cabang Kartasura)

di Sukoharjo, Jawa Tengah

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Menelusuri Jejak Rasa Sate Kambing Pak Manto Cabang Kartasura: Legenda Tengkleng Rica dari Sukoharjo

Kabupaten Sukoharjo, yang berbatasan langsung dengan Surakarta, merupakan koridor kuliner yang menyimpan kekayaan rasa luar biasa. Di antara hiruk pikuk jalur utama yang menghubungkan Solo, Yogyakarta, dan Semarang, berdiri sebuah destinasi kuliner yang namanya telah menggema hingga ke seantero nusantara: Sate Kambing Pak Manto Cabang Kartasura. Tempat ini bukan sekadar rumah makan, melainkan sebuah institusi rasa yang melestarikan warisan kuliner kambing khas Solo dengan sentuhan inovasi yang fenomenal.

#

Sejarah dan Warisan Sang Maestro: Almarhum Pak Manto

Kisah Sate Kambing Pak Manto bermula dari kegigihan seorang pria bernama H. Sumanto, atau yang lebih akrab disapa Pak Manto. Beliau merintis usaha ini dari nol di Jalan Honggowongso, Solo, pada tahun 1990-an. Dengan keahlian mengolah daging kambing yang mumpuni, Pak Manto berhasil menciptakan identitas rasa yang berbeda dari warung sate kambing kebanyakan.

Ekspansi ke Kartasura, Sukoharjo, merupakan langkah strategis untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas, terutama mereka yang melintasi jalur antar-kota. Cabang Kartasura ini tetap memegang teguh standar operasional dan resep rahasia yang diwariskan langsung oleh sang maestro. Meskipun Pak Manto telah tiada, estafet kelezatan ini diteruskan oleh keluarga dan para koki kepercayaan dengan pengawasan kualitas yang sangat ketat, memastikan setiap porsi yang tersaji memiliki kedalaman rasa yang sama dengan pusatnya.

#

Tengkleng Rica: Mahakarya Inovatif yang Mengubah Peta Kuliner

Jika berbicara tentang Pak Manto, maka menu utama yang wajib dibahas adalah Tengkleng Rica. Secara tradisional, tengkleng adalah kuliner khas Solo berupa tulang belulang kambing yang dimasak dengan kuah kuning encer menyerupai gulai namun lebih ringan. Namun, di tangan Pak Manto, tengkleng mengalami revolusi.

Tengkleng Rica ala Pak Manto tidak disajikan dengan kuah melimpah, melainkan dengan bumbu rica yang kental, pekat, dan meresap hingga ke sumsum tulang. Ciri khasnya terletak pada keseimbangan rasa antara pedas yang menggigit, manisnya kecap pilihan, dan gurihnya rempah-rempah. Penambahan irisan kol dan tomat segar saat proses memasak memberikan tekstur serta keseimbangan rasa asam-segar yang memecah lemak daging kambing. Menu inilah yang membuat pelanggan rela mengantre berjam-jam dan menjadikan cabang Kartasura selalu dipadati pengunjung.

#

Rahasia Dapur: Teknik Memasak dan Bahan Baku Pilihan

Keunggulan Sate Kambing Pak Manto Kartasura terletak pada pemilihan bahan baku. Mereka hanya menggunakan kambing muda yang memiliki tekstur daging empuk dan aroma "prengus" yang minimal. Proses pembersihan daging dilakukan dengan teknik khusus agar tidak meninggalkan bau yang mengganggu.

Teknik memasak yang digunakan masih sangat tradisional, yaitu menggunakan anglo (tungku tanah liat) dan bahan bakar arang kayu. Penggunaan arang sangat krusial karena memberikan aroma smoky (asap) yang tidak bisa dihasilkan oleh kompor gas. Suhu panas yang stabil dari arang memastikan bumbu rica terkaramelisasi dengan sempurna, membungkus setiap potongan tulang dan daging dengan warna gelap yang mengkilap dan menggugah selera.

Bumbu racikannya terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, dan cabai rawit dalam jumlah yang royal. Satu hal yang menjadi kunci adalah penggunaan kecap manis berkualitas tinggi khas Solo yang memiliki profil rasa karamel yang kuat, yang berpadu harmonis dengan lada dan rempah rahasia lainnya.

#

Variasi Menu: Lebih dari Sekadar Tengkleng

Selain Tengkleng Rica, cabang Kartasura juga menyajikan menu-menu legendaris lainnya:

1. Sate Buntel: Daging kambing cincang yang dibumbui, dibungkus dengan lemak tipis (lemak jala), lalu dibakar. Di Pak Manto, sate buntel memiliki ukuran yang besar dengan tekstur yang juicy. Saat digigit, lemak pembalutnya akan lumer dan mengeluarkan sari pati daging yang sangat gurih.

2. Sate Kambing: Potongan daging kambing tanpa lemak yang dibakar dengan tingkat kematangan pas, disajikan dengan bumbu kecap, irisan bawang merah, dan cabai rawit.

3. Sumsum Rica: Untuk para pecinta kuliner ekstrem, sumsum tulang kambing yang dimasak dengan bumbu rica adalah primadona. Cara menikmatinya adalah dengan menyeruput sumsum yang telah menyerap pedasnya bumbu menggunakan sedotan.

4. Garang Masak: Variasi lain dari olahan daging kambing yang dimasak dengan kuah santan namun dengan bumbu yang lebih tajam dan berani dibandingkan gulai biasa.

#

Konteks Budaya dan Pengalaman Bersantap di Kartasura

Kartasura memiliki peran historis sebagai bekas pusat Keraton Pajang dan Kartasura. Budaya kuliner di sini sangat kental dengan pengaruh keraton yang menyukai perpaduan rasa manis dan gurih. Sate Kambing Pak Manto berhasil mengadopsi selera lokal ini namun memberikan sentuhan "berani" melalui rasa pedasnya yang ikonik.

Suasana di warung Pak Manto Kartasura mencerminkan kultur ndeso yang hangat namun sibuk. Bunyi spatula yang beradu dengan wajan besi di atas anglo menjadi musik latar yang khas. Pelanggan datang dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pejabat, artis, hingga pengemudi lintas provinsi. Di sini, tidak ada sekat sosial; semua orang duduk bersama menikmati kepulan uap tengkleng yang harum.

Ada sebuah tradisi unik di mana pelanggan seringkali memesan "balungan" (tulang) ekstra untuk dibawa pulang sebagai buah tangan. Menikmati tengkleng rica di Kartasura bukan sekadar urusan mengenyangkan perut, melainkan sebuah ritual sosial. Sering terlihat rombongan keluarga besar yang duduk melingkar, sibuk menyesap tulang kambing dengan tangan telanjang—sebuah cara makan tradisional yang dianggap paling nikmat untuk menghargai setiap tetes bumbu yang ada.

#

Kontribusi terhadap Pariwisata Sukoharjo

Sate Kambing Pak Manto Cabang Kartasura telah menjadi magnet pariwisata kuliner bagi Kabupaten Sukoharjo. Keberadaannya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di sekitarnya. Banyak wisatawan yang sengaja keluar dari gerbang tol Colomadu atau Kartasura hanya untuk mencicipi kelezatan Tengkleng Rica di sini sebelum melanjutkan perjalanan ke Solo atau Yogyakarta.

Keberhasilan Pak Manto mempertahankan kualitas rasa selama puluhan tahun adalah bukti dedikasi terhadap warisan kuliner Nusantara. Mereka membuktikan bahwa kuliner tradisional yang dikelola dengan manajemen yang baik dan tetap mempertahankan teknik memasak konvensional dapat bersaing di tengah gempuran tren makanan modern.

#

Penutup: Mengapa Harus ke Kartasura?

Mengunjungi Sate Kambing Pak Manto Cabang Kartasura adalah sebuah perjalanan sensorik. Mulai dari aroma asap arang yang menyambut di tempat parkir, visual bumbu rica yang cokelat pekat merona, hingga ledakan rasa pedas-manis-gurih di lidah. Ini adalah penghormatan terhadap dedikasi Pak Manto yang telah menciptakan standar baru dalam pengolahan daging kambing.

Bagi siapa pun yang melintasi Sukoharjo, singgah di Kartasura untuk seporsi Tengkleng Rica adalah sebuah keharusan. Di sinilah Anda akan menemukan sejatinya rasa legendaris yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga bercerita tentang sejarah, kerja keras, dan kekayaan rempah tanah Jawa yang tiada tandingannya. Sate Kambing Pak Manto bukan sekadar tempat makan; ia adalah bagian dari identitas kuliner Jawa Tengah yang akan terus melegenda lintas generasi.

📋 Informasi Kunjungan

address
Jl. Ahmad Yani, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo
entrance fee
Harga menu mulai Rp 35.000
opening hours
Setiap hari, 09:00 - 21:00

Tempat Menarik Lainnya di Sukoharjo

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Sukoharjo

Pelajari lebih lanjut tentang Sukoharjo dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Sukoharjo