Bangunan Ikonik

Masjid Agung Darussalam

di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Konteks Historis dan Visi Pembangunan

Pembangunan Masjid Agung Darussalam erat kaitannya dengan sejarah berdirinya Kabupaten Sumbawa Barat sebagai daerah otonom baru. Dibangun pada masa kepemimpinan Bupati pertama KSB, Dr. KH. Zulkifli Muhadli, masjid ini dirancang untuk menjadi "jantung" dari pusat pemerintahan. Pembangunannya dimulai pada tahun 2007 dan diresmikan pada tahun 2010.

Secara historis, pemilihan nama "Darussalam" yang berarti "Negeri yang Damai" merupakan doa sekaligus harapan bagi stabilitas dan kesejahteraan kabupaten yang baru lahir tersebut. Lokasinya yang berada di dalam kompleks perkantoran terpadu Kemutar Telu Center menunjukkan integrasi antara nilai-nilai ketuhanan (divinity) dengan tata kelola pemerintahan (governance).

Filosofi Desain dan Gaya Arsitektur

Secara arsitektural, Masjid Agung Darussalam mengusung gaya Modern-Kontemporer yang berani, melepaskan diri dari pakem kubah tradisional bawang yang mendominasi masjid-masjid di Indonesia pada umumnya. Struktur utamanya didominasi oleh garis-garis tegas, geometris, dan penggunaan material beton yang diekspos secara elegan.

Salah satu prinsip desain yang paling menonjol adalah konsep "Keterbukaan". Masjid ini tidak memiliki dinding masif di sekeliling ruang utama shalat, melainkan menggunakan pilar-pilar tinggi dengan ventilasi alami yang maksimal. Hal ini menciptakan sirkulasi udara yang luar biasa, sehingga meskipun berada di iklim tropis yang panas, interior masjid tetap terasa sejuk tanpa ketergantungan penuh pada pendingin udara mekanis.

Struktur Utama dan Inovasi Arsitektural

Masjid ini berdiri di atas lahan seluas puluhan hektar dengan bangunan utama yang terdiri dari tiga lantai. Struktur utamanya didukung oleh tiang-tiang raksasa yang tidak hanya berfungsi sebagai penopang beban, tetapi juga sebagai elemen estetika yang memberikan kesan monumental.

1. Atas dan Atap: Berbeda dengan masjid konvensional, atap Masjid Agung Darussalam memiliki bentuk limas bersusun yang dimodifikasi secara modern. Penggunaan material atap metalik memberikan kesan futuristik sekaligus fungsional dalam menghalau panas matahari.

2. Menara: Masjid ini dilengkapi dengan menara yang menjulang tinggi secara terpisah dari bangunan utama. Menara ini berfungsi sebagai penanda visual (landmark) yang dapat terlihat dari berbagai sudut kota Taliwang. Bentuk menaranya ramping dan minimalis, konsisten dengan estetika bangunan utama.

3. Pilar dan Selasar: Keunikan utama terletak pada deretan pilar yang membentuk koridor panjang di sekeliling masjid. Pilar-pilar ini terinspirasi dari konsep keteguhan jiwa. Jarak antar pilar diatur sedemikian rupa untuk menciptakan permainan bayangan yang dinamis sepanjang hari.

Interior dan Detail Estetika

Memasuki area interior, pengunjung akan disambut oleh ruang lapang dengan langit-langit yang sangat tinggi (high ceiling). Mihrab masjid didesain dengan sangat detail, mengombinasikan kaligrafi Arab yang halus dengan aksen kayu dan pencahayaan tersembunyi (hidden lighting) yang memperkuat suasana khusyuk.

Lantai masjid menggunakan marmer berkualitas tinggi yang memberikan kesan dingin dan mewah. Di bagian tengah ruang utama, terdapat lampu gantung kristal yang menjadi titik fokus estetik, memberikan pencahayaan hangat saat malam hari. Penggunaan ornamen geometris pada jendela dan pintu memberikan sentuhan "Islamic Art" yang modern, menghindari kesan kuno namun tetap menjaga nilai-nilai keislaman.

Signifikansi Budaya dan Sosial

Masjid Agung Darussalam bukan hanya milik umat Muslim, tetapi telah menjadi kebanggaan seluruh warga Sumbawa Barat. Secara sosial, masjid ini berfungsi sebagai pusat komunitas. Hamparan rumput hijau yang luas di halaman depan (Plaza) sering digunakan untuk berbagai kegiatan besar, mulai dari upacara hari besar nasional, festival budaya, hingga area rekreasi keluarga di sore hari.

Keberadaan masjid ini di tengah kompleks Kemutar Telu Center (KTC) menciptakan simbolisme unik: bahwa setiap keputusan politik dan administratif yang diambil di gedung-gedung pemerintahan di sekitarnya harus senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai moral dan spiritual yang direpresentasikan oleh masjid tersebut.

Fitur Unik dan Pengalaman Pengunjung

Bagi wisatawan atau arsitek yang berkunjung, pengalaman paling berkesan adalah saat matahari terbenam. Pencahayaan arsitektural (architectural lighting) yang dirancang dengan cermat akan menyoroti pilar-pilar dan struktur atap, menciptakan siluet yang megah di tengah kegelapan.

Selain itu, sistem tata suara (sound system) di masjid ini dirancang untuk menjangkau seluruh area kompleks KTC dengan kejernihan maksimal, memastikan panggilan azan terdengar sebagai harmoni yang menyatu dengan lingkungan sekitar. Keberadaan kolam hias di beberapa titik juga memberikan efek pantulan (reflecting pool) yang menambah keindahan visual bangunan saat difoto.

Pemeliharaan dan Keberlanjutan

Sebagai bangunan ikonik, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memberikan perhatian khusus pada pemeliharaan bangunan ini. Penggunaan material yang tahan cuaca (weather-resistant) dan desain yang meminimalkan penggunaan energi listrik saat siang hari merupakan langkah keberlanjutan arsitektur yang patut diapresiasi. Struktur betonnya dirancang untuk tahan terhadap guncangan gempa, mengingat posisi geografis Nusa Tenggara Barat yang berada di jalur tektonik aktif.

Kesimpulan

Masjid Agung Darussalam adalah sebuah mahakarya arsitektur di Pulau Sumbawa. Ia berhasil menggabungkan skala bangunan yang monumental dengan fungsionalitas yang tinggi. Melalui desainnya yang terbuka dan modern, masjid ini mengirimkan pesan tentang Islam yang inklusif, transparan, dan berorientasi ke masa depan. Bagi siapa pun yang mengunjungi Sumbawa Barat, Masjid Agung Darussalam adalah destinasi wajib yang menawarkan ketenangan spiritual sekaligus kekaguman atas kreativitas manusia dalam merancang ruang suci yang megah.

πŸ“‹ Informasi Kunjungan

address
Kompleks KTC, Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat
entrance fee
Gratis
opening hours
Setiap hari, 04:00 - 21:00

Tempat Menarik Lainnya di Sumbawa Barat

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Sumbawa Barat

Pelajari lebih lanjut tentang Sumbawa Barat dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Sumbawa Barat