Benteng Kerajaan Tojo
di Tojo Una Una, Sulawesi Tengah
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Asal-Usul dan Periode Pendirian
Eksistensi Benteng Kerajaan Tojo berkaitan erat dengan berdirinya Kerajaan Tojo pada akhir abad ke-18, tepatnya sekitar tahun 1770-an. Berdasarkan catatan lisan dan naskah sejarah lokal, pendirian kerajaan ini dipelopori oleh Pilewiti, seorang bangsawan yang memiliki hubungan silsilah dengan Kerajaan Bone di Sulawesi Selatan.
Pembangunan benteng dilakukan tak lama setelah pemukiman pusat kerajaan ditetapkan. Pemilihan lokasi di wilayah pesisir bukan tanpa alasan. Benteng ini dirancang sebagai garda terdepan untuk mengawasi lalu lintas perdagangan di Teluk Tomini dan sebagai proteksi terhadap ancaman bajak laut serta ekspansi kekuatan kolonial yang mulai mengincar sumber daya alam di pedalaman Sulawesi.
Arsitektur dan Detail Konstruksi
Secara arsitektural, Benteng Kerajaan Tojo menunjukkan kecerdasan lokal dalam memanfaatkan material alam. Berbeda dengan benteng-benteng kolonial yang menggunakan bata merah atau beton Eropa, struktur utama benteng ini didominasi oleh bongkahan batu karang dan batu gunung yang disusun sedemikian rupa.
Struktur dinding benteng memiliki ketebalan yang cukup signifikan untuk menahan hantaman meriam pada masanya. Perekat yang digunakan diyakini merupakan campuran tradisional yang terdiri dari putih telur, kapur, dan getah pohon tertentu, yang terbukti mampu menjaga kekokohan struktur selama berabad-abad. Tata letak benteng mengikuti kontur lahan pesisir, dengan beberapa titik pengintai (bastion) yang menghadap langsung ke arah laut lepas. Di dalam kompleks benteng, dahulu terdapat pusat administrasi kerajaan, gudang logistik, dan kediaman keluarga raja yang dibangun dengan gaya rumah panggung khas Sulawesi.
Signifikansi Sejarah dan Peristiwa Penting
Benteng Kerajaan Tojo memegang peranan kunci dalam mempertahankan kedaulatan wilayah dari intervensi luar. Salah satu peristiwa sejarah yang paling menonjol adalah peran benteng ini dalam menghadapi kampanye militer Belanda. Pada abad ke-19, ketika Belanda berusaha memperluas pengaruhnya di Sulawesi Tengah melalui perjanjian-perjanjian politik, Kerajaan Tojo seringkali menjadi pusat perlawanan diplomatik maupun fisik.
Selain sebagai pertahanan militer, benteng ini berfungsi sebagai pusat regulasi perdagangan. Kerajaan Tojo dikenal sebagai penghasil rotan, damar, dan hasil laut berkualitas tinggi. Benteng ini menjadi titik kontrol di mana para pedagang dari Mandar, Bugis, hingga pedagang Arab dan Tionghoa harus melapor sebelum melakukan aktivitas niaga di wilayah kekuasaan Tojo. Hal ini menjadikan wilayah di sekitar benteng sebagai pusat kosmopolitan awal di Teluk Tomini.
Tokoh Penting dan Silsilah Kerajaan
Nama Raja Pilewiti tetap menjadi tokoh sentral yang tidak terpisahkan dari sejarah benteng ini. Kepemimpinannya berhasil menyatukan berbagai kelompok suku di wilayah Tojo dan Una-Una di bawah satu panji kerajaan. Selain Pilewiti, tokoh seperti Raja Larompong juga tercatat dalam sejarah sebagai pemimpin yang gigih mempertahankan integritas wilayah kerajaan dari tekanan pemerintah kolonial Hindia Belanda.
Koneksi antara Kerajaan Tojo dengan Kerajaan Bone memberikan corak budaya yang unik pada sistem pemerintahan dan struktur sosial di sekitar benteng. Pengaruh Islam yang dibawa oleh para bangsawan dari selatan juga menjadikan benteng ini sebagai pusat persebaran agama Islam di pesisir timur Sulawesi Tengah.
Makna Budaya dan Religi
Bagi masyarakat Tojo Una-Una saat ini, Benteng Kerajaan Tojo bukan hanya sekadar objek wisata sejarah, melainkan simbol identitas kolektif. Situs ini sering menjadi lokasi pelaksanaan upacara adat dan ritual syukur yang berkaitan dengan kelautan dan pertanian. Secara religius, keberadaan makam-makam raja dan keluarga bangsawan di sekitar area benteng menambah kesakralan situs ini. Masyarakat setempat masih rutin melakukan ziarah, yang menunjukkan bahwa ikatan spiritual antara generasi sekarang dengan leluhur pendiri kerajaan tetap terjaga dengan kuat.
Status Pelestarian dan Konservasi
Saat ini, kondisi Benteng Kerajaan Tojo memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Meskipun beberapa bagian dinding masih berdiri kokoh, proses pelapukan alami akibat abrasi air laut dan pertumbuhan vegetasi liar mengancam keutuhan struktur. Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una bersama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan telah melakukan beberapa upaya pendataan dan restorasi terbatas.
Upaya pelestarian ke depan diarahkan pada pengembangan situs ini sebagai destinasi wisata sejarah terintegrasi. Hal ini meliputi pembersihan area situs, pemasangan papan informasi sejarah yang komprehensif, serta pembangunan fasilitas penunjang tanpa merusak autentisitas bangunan aslinya. Tantangan utama dalam konservasi adalah menjaga keseimbangan antara aksesibilitas wisatawan dengan perlindungan terhadap struktur batu karang yang mulai rapuh.
Fakta Unik dan Warisan
Salah satu fakta unik dari Benteng Kerajaan Tojo adalah sistem komunikasinya. Konon, para penjaga benteng memiliki metode komunikasi khusus menggunakan tiupan kerang besar (triton) yang memiliki nada tertentu untuk memberi peringatan kepada penduduk di pedalaman jika ada kapal asing yang mendekat. Selain itu, penempatan meriam-meriam kuno di titik tertentu menunjukkan bahwa Kerajaan Tojo sudah mengenal teknologi persenjataan api yang diperoleh melalui jalur perdagangan internasional jauh sebelum Belanda masuk sepenuhnya ke wilayah tersebut.
Sebagai situs sejarah, Benteng Kerajaan Tojo adalah monumen yang mengingatkan kita tentang kemandirian bangsa di masa lalu. Ia adalah sebuah narasi tentang bagaimana sebuah komunitas di Teluk Tomini mampu membangun sistem pertahanan yang tangguh, mengelola ekonomi maritim yang mandiri, dan mempertahankan martabat budayanya di tengah arus perubahan zaman. Melestarikan benteng ini berarti menjaga memori kolektif tentang kejayaan maritim Indonesia di Sulawesi Tengah.
π Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Tojo Una Una
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Tojo Una Una
Pelajari lebih lanjut tentang Tojo Una Una dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Tojo Una Una