---
title: "Air Terjun Batu Mahasur"
type: "TouristAttraction"
lang: "id"
canonical: "https://www.geokepo.id/id/lokasi/gunung-mas/air-terjun-batu-mahasur"
html_url: "https://www.geokepo.id/id/lokasi/gunung-mas/air-terjun-batu-mahasur"
category: "Wisata Alam"
located_in: "Gunung Mas"
located_in_url: "https://www.geokepo.id/id/lokasi/gunung-mas"
province: "Kalimantan Tengah"
updated: "2026-02-15T08:30:20.81872+00:00"
publisher: "GeoKepo"
license: "Editorial content © GeoKepo. Cite the canonical URL."
---
# Air Terjun Batu Mahasur

Terletak dekat dengan pusat kota Kuala Kurun, air terjun ini menawarkan suasana yang asri dengan gemericik air yang menenangkan di tengah hutan tropis. Lokasinya yang mudah dijangkau menjadikannya destinasi favorit keluarga untuk melepas penat di akhir pekan.

## Key facts

- **address**: Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Gunung Mas
- **entrance fee**: Rp 5.000 per orang
- **opening hours**: Setiap hari, 07:00 - 17:00

# Pesona Abadi Air Terjun Batu Mahasur: Permata Hijau di Jantung Gunung Mas

Kalimantan Tengah tidak hanya dikenal dengan hamparan hutan gambut dan sungai-sungai besarnya yang ikonik. Di Kabupaten Gunung Mas, tepatnya di wilayah Kuala Kurun, terdapat sebuah destinasi wisata alam yang menawarkan kesejukan tiada tara dan nilai filosofis mendalam bagi masyarakat lokal. Destinasi tersebut adalah Air Terjun Batu Mahasur. Sebagai salah satu ikon pariwisata unggulan di Kabupaten Gunung Mas, objek wisata ini menyuguhkan perpaduan harmonis antara bentang alam hutan hujan tropis, struktur geologi yang unik, dan kearifan lokal yang masih terjaga.

## Karakteristik Geologis dan Lanskap Hutan Hujan
Air Terjun Batu Mahasur memiliki karakteristik fisik yang berbeda dari air terjun pada umumnya di pegunungan tinggi. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 12 hingga 15 meter dengan debit air yang relatif stabil sepanjang tahun. Salah satu fitur alam yang paling menonjol adalah struktur bebatuan purba yang menyusun dinding air terjun. Batuan ini didominasi oleh jenis batuan keras yang tertutup lumut hijau subur, menciptakan kontras warna yang indah dengan air yang jernih.

Aliran airnya berasal dari sumber mata air alami di daerah perbukitan sekitar yang masih terjaga keasriannya. Air yang jatuh tidak langsung menghantam dasar dengan keras, melainkan mengalir melalui undakan-undakan batu kecil sebelum berkumpul di kolam penampungan alami di bawahnya. Lanskap di sekitar air terjun didominasi oleh kanopi hutan hujan tropis yang rapat, menciptakan mikroklimat yang sejuk dan lembap, sangat kontras dengan suhu udara di pusat kota Kuala Kurun yang cenderung panas.

## Ekosistem dan Biodiversitas yang Terjaga
Kawasan Air Terjun Batu Mahasur berfungsi sebagai kantong biodiversitas bagi flora dan fauna endemik Kalimantan. Di sekitar area air terjun, pengunjung dapat menjumpai berbagai jenis pohon hutan asli seperti Meranti dan berbagai jenis tanaman epifit termasuk anggrek hutan yang menempel di dahan-dahan pohon tua. Kelembapan yang tinggi di area ini juga mendukung pertumbuhan berbagai jenis paku-pakuan (pteridophyta) yang menghiasi tebing-tebing di sekitar aliran sungai.

Dari sisi fauna, jika pengunjung datang di pagi hari saat suasana masih sunyi, seringkali terdengar suara kicauan burung hutan seperti Murai Batu atau burung Enggang yang melintas di tajuk pohon. Serangga-serangga eksotis seperti kupu-kupu dengan warna metalik dan capung hutan juga menjadi penghuni tetap di area lembap ini. Kehadiran berbagai spesies ini menunjukkan bahwa ekosistem di sekitar Batu Mahasur masih berada dalam kondisi yang sehat dan belum banyak terfragmentasi oleh aktivitas manusia yang merusak.

## Pengalaman Wisata dan Aktivitas Luar Ruangan
Mengunjungi Air Terjun Batu Mahasur bukan sekadar melihat jatuhnya air dari ketinggian, melainkan sebuah pengalaman sensorik yang lengkap. Berikut adalah beberapa aktivitas yang dapat dinikmati:

1.  **Relaksasi dan Mandi Alami:** Kolam alami di bawah air terjun memiliki kedalaman yang bervariasi, memungkinkan pengunjung untuk berenang atau sekadar berendam di air yang sangat dingin dan segar. Air di sini dipercaya oleh masyarakat setempat memiliki khasiat kesehatan karena kemurniannya.
2.  **Fotografi Alam:** Dengan latar belakang dinding batu berlumut dan tirai air yang artistik, tempat ini menjadi surga bagi fotografer. Teknik *long exposure* sangat cocok diterapkan di sini untuk menangkap kelembutan aliran air di antara sela-sela batu.
3.  **Soft Trekking:** Menuju titik utama air terjun, pengunjung akan melewati jalur setapak yang dikelilingi pepohonan rimbun. Ini memberikan kesempatan untuk melakukan jalan santai sambil menghirup oksigen murni dari hutan Kalimantan.
4.  **Wisata Edukasi dan Budaya:** Nama "Batu Mahasur" sendiri memiliki legenda lokal. Berinteraksi dengan penjaga atau pemandu lokal dapat memberikan wawasan tentang sejarah nama tersebut dan bagaimana masyarakat Suku Dayak di Gunung Mas memuliakan sumber daya air mereka.

## Waktu Terbaik dan Variasi Musiman
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, waktu paling disarankan untuk berkunjung adalah pada akhir musim penghujan atau awal musim kemarau (sekitar bulan April hingga Juni). Pada periode ini, debit air terjun berada pada posisi maksimal sehingga terlihat sangat gagah, namun airnya tetap jernih dan tidak keruh.

Pada musim kemarau panjang, debit air mungkin akan sedikit berkurang, namun kelebihannya adalah akses jalan yang lebih kering dan area bebatuan di dasar air terjun yang tidak licin, sehingga lebih aman untuk dieksplorasi hingga ke titik jatuhnya air. Sangat disarankan untuk tiba di lokasi pada pagi hari sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, saat sinar matahari menembus celah-celah pepohonan dan menciptakan efek *Ray of Light* (Tyndall) yang memukau di atas permukaan air.

## Konservasi dan Perlindungan Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bersama masyarakat lokal berkomitmen menjaga Air Terjun Batu Mahasur sebagai kawasan paru-paru kota. Statusnya sebagai objek wisata andalan membuat pengawasan terhadap penebangan pohon di hulu air terjun dilakukan dengan ketat. Upaya konservasi difokuskan pada menjaga kebersihan aliran sungai dari sampah plastik dan mempertahankan vegetasi asli di sepanjang daerah aliran sungai (DAS).

Pengunjung diharapkan mematuhi aturan "Wisata Hijau" dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan vandalisme pada bebatuan purba, dan tidak merusak tanaman hutan. Perlindungan terhadap ekosistem ini krusial karena Batu Mahasur bukan hanya aset wisata, tetapi juga regulator hidrologi bagi wilayah sekitarnya.

## Aksesibilitas dan Fasilitas Pendukung
Salah satu keunggulan Air Terjun Batu Mahasur adalah lokasinya yang sangat strategis dan mudah dijangkau. Terletak hanya sekitar 1,5 kilometer dari pusat kota Kuala Kurun, ibu kota Kabupaten Gunung Mas, destinasi ini dapat dicapai dalam waktu kurang dari 10 menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Fasilitas yang tersedia sudah cukup memadai untuk kenyamanan wisatawan, di antaranya:
*   **Jalur Akses:** Jalan masuk yang sudah teraspal hingga mendekati lokasi.
*   **Tangga Beton:** Tersedia anak tangga yang tertata rapi untuk memudahkan pengunjung turun menuju dasar air terjun yang berada di area lembah kecil.
*   **Gazebo dan Shelter:** Tempat peristirahatan bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati bekal makanan dengan pemandangan arah air terjun.
*   **Area Parkir:** Lahan parkir yang cukup luas untuk menampung kendaraan pribadi maupun bus pariwisata.
*   **Fasilitas Umum:** Toilet dan tempat bilas tersedia di area atas sebelum turun ke lokasi air terjun.

Air Terjun Batu Mahasur adalah destinasi yang sempurna bagi mereka yang mencari pelarian sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke pedalaman hutan. Keindahan alami yang dipadukan dengan kemudahan akses menjadikannya tempat yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di Bumi Habangkalan Rakas, Kabupaten Gunung Mas.
