---
title: "Pantai Pink (Pantai Tangsi)"
type: "TouristAttraction"
lang: "id"
canonical: "https://www.geokepo.id/id/lokasi/lombok-timur/pantai-pink-pantai-tangsi"
html_url: "https://www.geokepo.id/id/lokasi/lombok-timur/pantai-pink-pantai-tangsi"
category: "Wisata Alam"
located_in: "Lombok Timur"
located_in_url: "https://www.geokepo.id/id/lokasi/lombok-timur"
province: "Nusa Tenggara Barat"
updated: "2026-02-15T09:01:34.777479+00:00"
publisher: "GeoKepo"
license: "Editorial content © GeoKepo. Cite the canonical URL."
---
# Pantai Pink (Pantai Tangsi)

Destinasi unik yang terkenal karena pasirnya yang berwarna merah muda akibat percampuran pasir putih dengan serpihan karang merah. Terletak di ujung tenggara Lombok, pantai ini menawarkan air laut yang tenang dan jernih, sangat ideal untuk snorkeling dan fotografi.

## Key facts

- **address**: Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur
- **entrance fee**: Rp 10.000 - Rp 50.000
- **opening hours**: Setiap hari, 07:00 - 18:00

# Pesona Magis Pantai Pink (Pantai Tangsi): Permata Tersembunyi di Ujung Timur Lombok

Terletak di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Pantai Pink—atau yang secara lokal dikenal sebagai Pantai Tangsi—merupakan salah satu keajaiban geologis paling langka di dunia. Sebagai salah satu dari hanya sedikit pantai di planet ini yang memiliki pasir berwarna merah muda, destinasi ini bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan sebuah simfoni alam yang mempertemukan daratan gersang, perairan kristal, dan fenomena biologis yang unik.

## Keunikan Geologis: Rahasia di Balik Pasir Merah Muda

Daya tarik utama Pantai Tangsi terletak pada rona warna pasirnya yang tidak lazim. Warna merah muda ini bukanlah hasil dari pencemaran atau rekayasa, melainkan sebuah proses alami yang melibatkan mikroorganisme laut bernama *Foraminifera*. Makhluk mikroskopis ini hidup di terumbu karang dan memiliki cangkang berwarna merah.

Ketika karang-karang merah ini mati dan hancur tertiup ombak, butiran halusnya bercampur dengan pasir putih yang berasal dari kalsium karbonat. Pertemuan antara butiran putih bersih dan serpihan karang merah menghasilkan gradasi warna merah muda yang lembut. Fenomena ini paling terlihat jelas saat sinar matahari menyinari pesisir pada pagi hari atau saat ombak basah menyapu permukaan pasir, memberikan efek kilauan rose yang memukau.

## Lanskap Alam dan Ekosistem Sekitar

Berbeda dengan pantai-pantai di wilayah Lombok Barat atau Tengah yang cenderung subur, Pantai Tangsi berada di wilayah yang lebih kering dengan karakteristik sabana. Bukit-bukit rendah yang mengelilingi pantai tertutup oleh vegetasi khas daerah kering yang berubah warna sesuai musim—hijau segar di musim hujan dan cokelat keemasan yang eksotis di musim kemarau.

Pantai ini dikelilingi oleh tebing-tebing batu kapur yang kokoh, menciptakan teluk alami yang tenang. Di sisi kiri pantai, terdapat sebuah bukit tanjung yang menjorok ke laut. Dari puncak bukit ini, pengunjung dapat menyaksikan panorama 360 derajat yang memperlihatkan kontras antara birunya Samudra Hindia, warna pink pesisir, dan gugusan pulau-pulau kecil (gili) yang tersebar di kejauhan.

Ekosistem bawah laut di sekitar Pantai Tangsi juga sangat terjaga. Terumbu karang jenis *Acropora* dan karang meja menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan karang warna-warni, menjadikannya taman laut yang sangat kaya akan biodiversitas.

## Ragam Aktivitas Luar Ruangan

Pantai Tangsi menawarkan pengalaman wisata yang jauh dari keramaian urban. Karakteristik perairannya yang sangat tenang karena terlindung oleh teluk menjadikannya tempat yang sangat aman untuk berbagai aktivitas air:

1. **Snorkeling dan Diving:** Hanya beberapa meter dari bibir pantai, pengunjung dapat menemukan taman laut yang indah. Arusnya yang relatif tenang memungkinkan penyelam pemula untuk menikmati keindahan terumbu karang tanpa khawatir terseret arus kuat.
2. **Island Hopping (Jelajah Pulau):** Di sekitar Pantai Pink terdapat beberapa destinasi kecil lainnya yang tak kalah mempesona, seperti Gili Petelu yang terkenal dengan ikan hiasnya, serta Pantai Pink 2 dan Pink 3 yang lebih sepi.
3. **Soft Trekking:** Mendaki bukit di sisi pantai adalah aktivitas wajib. Treknya cenderung ringan dan singkat, namun memberikan imbalan berupa pemandangan lanskap Lombok Timur yang spektakuler dari ketinggian.
4. **Fotografi Alam:** Dengan kontras warna yang ekstrem antara langit biru, air toska, dan pasir pink, lokasi ini adalah surga bagi fotografer lanskap.

## Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Untuk mendapatkan pengalaman visual yang maksimal, pemilihan waktu kunjungan sangatlah krusial. Pasir akan terlihat paling merah muda pada pukul 08.00 hingga 10.00 pagi dan pukul 16.00 hingga 17.00 sore. Hal ini dikarenakan sudut datang sinar matahari mempengaruhi pantulan warna pada butiran karang merah.

Secara musiman, waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada bulan Mei hingga Oktober (musim kemarau). Pada periode ini, langit cenderung cerah tanpa awan, dan air laut berada pada tingkat kejernihan tertinggi. Namun, bagi mereka yang menyukai pemandangan bukit yang hijau, berkunjung di akhir musim hujan (Maret-April) akan memberikan nuansa yang lebih tropis.

## Status Konservasi dan Perlindungan Lingkungan

Sebagai bagian dari kawasan hutan lindung Sekaroh, Pantai Tangsi berada di bawah pengawasan ketat terkait kelestarian alamnya. Upaya konservasi difokuskan pada perlindungan terumbu karang dari jangkar kapal dan larangan membawa pulang pasir pantai sebagai suvenir. Pengunjung sangat diimbau untuk mempraktikkan prinsip *Leave No Trace* (tidak meninggalkan jejak), mengingat ekosistem *Foraminifera* sangat sensitif terhadap perubahan suhu air dan pencemaran limbah plastik.

Pemerintah daerah dan komunitas lokal kini mulai menerapkan sistem pengelolaan berbasis lingkungan untuk memastikan bahwa lonjakan jumlah wisatawan tidak merusak struktur alami pasir dan kesehatan karang yang menjadi sumber warna pink tersebut.

## Aksesibilitas dan Fasilitas

Menuju Pantai Tangsi merupakan sebuah petualangan tersendiri. Terletak sekitar 82 kilometer dari Kota Mataram, perjalanan darat membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam. Jalur menuju lokasi telah banyak mengalami perbaikan, meskipun beberapa kilometer terakhir masih berupa jalanan yang membelah hutan jati dan kawasan sabana yang menantang.

Alternatif akses yang populer adalah melalui jalur laut. Wisatawan dapat menyewa perahu dari Pelabuhan Tanjung Luar. Jalur laut ini sangat direkomendasikan karena memberikan kesempatan untuk mampir ke pulau-pulau kecil di sekitarnya sebelum mencapai Pantai Pink.

Fasilitas di lokasi kini sudah cukup memadai namun tetap mempertahankan kesan alami. Terdapat area parkir, beberapa warung lokal yang menyajikan hidangan laut segar (seafood) dan kelapa muda, serta gazebo-gazebo kecil untuk beristirahat. Meskipun belum ada hotel mewah langsung di bibir pantai, tersedia beberapa opsi penginapan berkonsep *eco-homestay* di desa-desa sekitar yang memungkinkan wisatawan untuk merasakan keramahan penduduk lokal Lombok Timur.

Pantai Pink (Pantai Tangsi) bukan sekadar destinasi foto; ia adalah bukti keagungan evolusi alam. Setiap butir pasirnya menceritakan kisah tentang kehidupan laut yang kompleks dan keindahan yang lahir dari ketenangan ujung timur Pulau Lombok.
