Sebuah pulau kecil terletak di antara Lombok dan Sumbawa, menunggu wisatawan yang menginginkan sesuatu yang jauh dari keramaian Bali. Pulau Kenawa hanya seluas 13 hingga 15 hektar. Tidak ada yang tinggal di sana. Tidak ada hotel. Tidak ada restoran. Tidak ada toko. Hanya pasir putih, air berwarna pirus, dan savana bergelombang yang berubah warna mengikuti musim.
Bagi siapa saja yang lelah dengan beach club yang mahal dan tempat wisata yang ramai, inilah pelarian yang Anda cari.
Di Mana Pulau Kenawa?
Pulau Kenawa termasuk dalam kepulauan Gili Balu di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Pulau ini berada di Selat Alas, sekitar 15 menit perjalanan kapal dari Pelabuhan Poto Tano. Gunung Rinjani terlihat di kejauhan saat cuaca cerah, terlihat dari bukit di tengah pulau.
Pulau ini masih menjadi salah satu destinasi yang kurang dikenal di Indonesia. Sebagian besar wisatawan yang menuju ke timur dari Lombok langsung melewati Flores atau Komodo, melewatkan secuil surga yang tenang ini.
Cara Menuju Ke Sana
Perjalanan ke Kenawa membutuhkan perencanaan, tetapi memberi penghargaan bagi mereka yang melakukannya.
Dari Lombok:
Mulai dari Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur. Kapal feri berangkat sepanjang hari menuju Pelabuhan Poto Tano di Sumbawa Barat. Penyeberangan memakan waktu 1,5 hingga 2 jam dengan biaya sekitar Rp 18.000 hingga 26.000 per orang untuk tiket feri biasa.
Di Poto Tano, berjalan sekitar 200 meter dari terminal feri utama untuk menemukan dermaga yang lebih kecil. Operator perahu lokal menunggu di sini untuk mengantarkan wisatawan ke Kenawa. Perjalanan memakan waktu 15 hingga 20 menit.
Sewa perahu berbiaya sekitar Rp 300.000 untuk pulang-pergi ke Kenawa saja, dibagi hingga 10 penumpang. Jika Anda ingin mengunjungi pulau terdekat seperti Paserang dan Kambing, bersiap membayar sekitar Rp 600.000 untuk perahu bersama yang mencakup ketiga pulau.
Dari Sumbawa Besar:
Terbang ke Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III. Berkendara sekitar 1,5 jam ke Pelabuhan Poto Tano, lalu naik perahu ke pulau.
Usahakan tiba pada pagi hari. Cahaya lebih baik untuk foto, dan Anda mendapat lebih banyak waktu untuk menjelajah sebelum angin sore kencang.
Apa yang Bisa Dilakukan di Pulau Kenawa
Naik Bukit Kenawa
Sebuah bukit kecil menjulang sekitar 80 meter di tengah pulau. Pendakian memakan waktu 10 hingga 15 menit melalui jalur yang curam. Kenakan sepatu yang tepat karena tanah menjadi licin, terutama setelah hujan.
Di puncak, Anda mendapat pemandangan 360 derajat. Lautan membentang di setiap arah. Pulau-pulau terdekat menghiasi cakrawala. Gunung Rinjani muncul di sebelah timur saat langit cerah. Matahari terbit dan terbenam memberikan cahaya terbaik untuk foto.
Snorkeling di Air Jernih
Air di sekitar Kenawa tetap sangat jernih, dengan jarak pandang mencapai 3 hingga 5 meter. Terumbu karang tumbuh dekat dengan pantai. Ikan-ikan tropis berenang tepat di bawah permukaan.
Anda dapat menyewa peralatan snorkeling di pulau sekitar Rp 25.000 hingga 30.000 per set. Pantai utara menawarkan akses termudah ke spot snorkeling yang bagus.
Berkemah Di Bawah Bintang
Tidak ada hotel di Kenawa. Pengunjung datang untuk wisata hari itu atau membawa tenda untuk menginap. Berkemah di pantai atau di savana memberikan kursi terdepan untuk menyaksikan matahari terbenam dan terbit.
Pulau ini memiliki toilet dasar, sebuah mushola kecil, dan beberapa warung makan yang buka saat ramai. Jangan berharap banyak. Bawa semua yang Anda butuhkan, terutama air minum.
Menjelajahi Savana
Savana berumput menutupi sebagian besar pulau. Selama musim hujan, sekitar November hingga Maret, rumput berubah menjadi hijau cerah. Di musim kemarau dari April hingga Oktober, warnanya berubah menjadi cokelat keemasan. Keduanya terlihat indah dengan latar laut biru.
Berjalan mengelilingi pulau. Butuh waktu kurang dari satu jam untuk melingkari seluruhnya. Anda mungkin melihat kambing merumput di rerumputan.
Waktu Terbaik Berkunjung
Musim kemarau dari April hingga Oktober menawarkan cuaca paling stabil. Laut yang tenang membuat perjalanan kapal lebih mudah. Savana berwarna keemasan terlihat menawan dalam foto.
Musim hujan membawa lanskap yang lebih hijau dan lebih sedikit pengunjung. Perjalanan kapal bisa menjadi kasar saat angin kencang. Periksa kondisi lokal sebelum merencanakan perjalanan di bulan-bulan ini.
Tips Praktis
Bawa air minum yang cukup. Pulau ini tidak memiliki sumber air tawar.
Bawa camilan dan makanan. Warung mungkin tidak buka atau kehabisan stok.
Gunakan sunscreen ramah terumbu karang untuk melindungi koral.
Kenakan sepatu yang kuat untuk pendakian bukit. Sandal cukup untuk pantai.
Bawa senter atau headlamp jika berkemah. Tidak ada listrik di pulau.
Siapkan sinyal telepon yang terbatas atau tidak ada sama sekali. Beri tahu seseorang rencana Anda sebelum pergi.
Jangan menyalakan api di savana. Rumput kering mudah terbakar.
Pulau-pulau Terdekat
Banyak pengunjung menggabungkan Kenawa dengan singgah ke pulau-pulau tetangga.
Pulau Paserang menawarkan spot snorkeling yang bagus dengan karang sehat.
Pulau Kambing mendapat namanya dari kambing-kambing yang berkeliaran di sana.
Pulau Belang menambah pantai lain ke dalam itinerary.
Operator perahu dapat mengatur perjalanan setengah hari atau satu hari penuh yang mencakup beberapa pulau.
Kenapa Kenawa Penting
Pulau Kenawa mewakili jenis perjalanan yang berbeda. Pulau ini meminta Anda untuk memperlambat langkah. Membawa apa yang Anda butuhkan dan membawa pulang sampah Anda. Bangun dengan suara ombak, bukan kemacetan.
Pulau ini tidak akan cocok untuk semua orang. Jika Anda butuh AC, room service, dan Wi-Fi yang stabil, cari tempat lain. Tetapi bagi mereka yang bersedia menukar kenyamanan dengan keindahan alam yang murni, Kenawa memberikan sesuatu yang semakin langka: tempat yang terasa belum tersentuh.
Pergi segera. Tempat seperti ini tidak akan tenang selamanya.