Panduan19 Februari 2026

Itinerari Backpacking Indonesia 1-2 Bulan: Panduan Lengkap untuk Traveler Budget

Itinerari Backpacking Indonesia 1-2 Bulan: Panduan Lengkap untuk Traveler Budget

Indonesia adalah surga bagi para backpacker yang ingin menjelajahi ragam budaya, lanskap alam, dan keindahan tropis dengan anggaran terbatas. Dari gemerlap Jakarta hingga keajaiban bawah laut Nusa Tenggara, perjalanan selama 1-2 bulan di Indonesia menawarkan pengalaman tak terlupakan. Dalam panduan lengkap ini, saya akan mengajak Anda menyusuri rute terbaik, tips visa, budget harian hingga cara transportasi antar pulau yang efisien. Yuk, siapkan ransel dan semangat petualanganmu!

Visa Indonesia untuk Backpacker: VOA 30 Hari dan Perpanjangannya

Sebelum berangkat, penting mengetahui aturan visa bagi wisatawan asing. Indonesia menawarkan Visa on Arrival (VOA) selama 30 hari dengan biaya sekitar IDR 500.000 (±USD 35). VOA ini bisa diperoleh di bandara internasional dan pelabuhan utama. Jika ingin tinggal lebih lama, Anda bisa memperpanjang visa 30 hari sekali di kantor imigrasi daerah dengan biaya perpanjangan sekitar IDR 500.000. Jadi, total maksimal visa turis bisa sampai 60 hari tanpa perlu keluar dari wilayah Indonesia.

Perpanjangan visa biasanya memerlukan waktu 3-5 hari kerja, jadi pastikan mengajukan sebelum visa Anda habis masa berlakunya. Alternatif lain, jika Anda tinggal selama 1-2 bulan dan ingin perjalanan lebih bebas, bisa juga mengajukan visa sosial budaya di kedutaan Indonesia sebelum berangkat. Visa sosial budaya ini biasanya memberikan izin tinggal hingga 60 hari dengan kemungkinan perpanjangan hingga 6 bulan, cocok bagi yang ingin mendalami budaya dan kehidupan lokal secara lebih intens.

---

Minggu 1-2: Eksplorasi Jakarta dan Jawa Barat

Jakarta: Pintu Gerbang Urban yang Dinamis

Perjalanan dimulai di Jakarta, ibu kota yang padat dan penuh warna. Meski sering dianggap kota sibuk, Jakarta punya banyak destinasi menarik seperti Kota Tua dengan bangunan kolonial Belanda, Museum Nasional, serta kuliner legendaris di Jalan Sabang. Untuk akomodasi budget, Anda bisa menemukan hostel nyaman dengan harga mulai IDR 100.000 (±USD 7) per malam di kawasan Menteng atau Jalan Jaksa.

Transportasi di Jakarta sangat mudah dengan KRL commuter line, TransJakarta busway, dan ojek online yang murah. Budget makan sehari sekitar IDR 50.000-70.000 (±USD 3.5-5) sudah cukup untuk makanan lokal yang lezat. Jangan lupa mencoba kuliner khas seperti nasi uduk, kerak telor, dan soto Betawi yang mudah ditemukan di warung pinggir jalan.

Bandung: Surga Kopi dan Alam Pegunungan

Dari Jakarta, naik kereta ekonomi ke Bandung (sekitar IDR 70.000, 3 jam perjalanan). Bandung terkenal dengan hawa sejuk pegunungan, factory outlet, dan kuliner kreatif. Jangan lewatkan berjalan-jalan di Dago Atas dan menikmati kopi di kafe-kafe hipster. Hostel di Bandung rata-rata IDR 80.000-120.000 per malam.

Tips hemat: Manfaatkan angkot atau ojek online untuk berkeliling, dan coba jajanan pasar seperti batagor dan siomay yang murah dan mengenyangkan.

Pangandaran: Pantai dan Hutan Mangrove

Setelah menikmati kota, saatnya ke Pangandaran, sekitar 7 jam naik bus dari Bandung (biaya sekitar IDR 80.000). Tempat ini cocok untuk bersantai di pantai, snorkeling, dan trekking di hutan mangrove. Penginapan sederhana mulai dari IDR 100.000 per malam. Budget harian di sini bisa ditekan sekitar IDR 150.000 termasuk makan dan transport lokal.

Selain itu, Anda bisa menyewa perahu kecil untuk menjelajahi pantai dan pulau-pulau kecil di sekitar, dengan harga sewa sekitar IDR 100.000-150.000 per jam. Jangan lupa mencoba ikan bakar segar yang menjadi sajian favorit di daerah pesisir ini.

---

Minggu 2-3: Jawa Tengah dan Timur yang Memikat

Yogyakarta: Kota Budaya dan Kreativitas

Setelah Jawa Barat, lanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dengan kereta dari Bandung (sekitar 8 jam, biaya IDR 150.000). Yogyakarta adalah pusat budaya Jawa, dengan Keraton, Malioboro, dan pasar tradisional yang hidup. Hostel di Jogja banyak yang menawarkan harga sekitar IDR 70.000-100.000.

Di Jogja, manfaatkan sepeda sewaan sekitar IDR 30.000 per hari untuk menjelajah kota secara hemat dan bebas macet. Jangan lewatkan kuliner gudeg yang legendaris, dan jelajahi kawasan seni di sekitar Jalan Prawirotaman.

Borobudur dan Prambanan: Warisan Dunia UNESCO

Jangan lewatkan kunjungan ke Candi Borobudur dan Prambanan, sekitar 1-2 jam perjalanan dari Yogyakarta. Tiket masuk Borobudur sekitar IDR 50.000 untuk wisatawan lokal dan IDR 300.000 (±USD 20) untuk turis asing. Candi Prambanan lebih murah, sekitar IDR 50.000. Anda bisa ikut tur sehari atau naik angkutan umum dari kota dengan biaya terjangkau.

Tips praktis: Berangkat pagi-pagi untuk menghindari keramaian dan cuaca panas. Bawa air minum dan topi, serta gunakan alas kaki yang nyaman untuk berjalan di area candi.

Bromo dan Kawah Ijen: Petualangan Gunung Berapi

Dari Yogyakarta, naik kereta ke Surabaya (sekitar 4 jam, IDR 90.000), lalu lanjut ke Probolinggo untuk menuju Gunung Bromo. Paket tour Bromo biasanya sekitar IDR 400.000-600.000 termasuk jeep, guide, dan penginapan homestay. Dari Bromo, lanjut ke Banyuwangi untuk trekking Kawah Ijen, biaya tur sekitar IDR 300.000. Jangan lupa bawa jaket hangat karena suhu di gunung bisa sangat dingin.

Untuk pengalaman maksimal, usahakan ikut tur sunrise di Bromo yang dimulai sekitar pukul 3 dini hari. Pemandangan matahari terbit dari Penanjakan sangat memukau dan menjadi momen foto terbaik. Sementara di Kawah Ijen, siapkan masker gas untuk melindungi diri dari asap belerang.

---

Minggu 3-4: Bali, Pulau Dewata yang Memukau

Ubud: Pusat Seni dan Alam

Dari Banyuwangi, naik ferry ke Bali (IDR 50.000) dan lanjut ke Ubud. Ubud adalah jantung budaya Bali dengan sawah terasering, galeri seni, dan yoga retreat. Hostel di Ubud mulai dari IDR 100.000 per malam. Cobalah makan di warung lokal dengan budget sekitar IDR 40.000 per porsi.

Selain itu, jangan lewatkan pasar seni Ubud yang menawarkan kerajinan tangan unik dan oleh-oleh khas Bali. Anda juga bisa menyewa sepeda untuk berkeliling sawah dan desa sekitar dengan harga sekitar IDR 40.000 per hari.

Canggu: Surga Para Peselancar dan Digital Nomad

Canggu populer dengan pantai-pantai surfing dan suasana santai. Penginapan di sini sedikit lebih mahal, mulai IDR 150.000 per malam, tapi masih ramah backpacker. Transportasi paling praktis dengan sewa motor sekitar IDR 70.000 per hari.

Tips: Jika Anda baru belajar surfing, banyak sekolah surfing yang menawarkan paket pelajaran dengan harga terjangkau. Selain itu, kafe-kafe di Canggu sering menyediakan Wi-Fi gratis, cocok untuk digital nomad yang ingin bekerja sambil berlibur.

Uluwatu dan Nusa Penida: Keindahan Alam yang Dramatis

Jangan lupa kunjungi Pura Uluwatu dengan pemandangan sunset spektakuler dan tarian kecak. Dari Sanur, naik fast boat ke Nusa Penida (IDR 150.000 sekali jalan), pulau kecil dengan pantai eksotis dan spot snorkeling luar biasa. Penginapan di Nusa Penida mulai dari IDR 120.000.

Di Nusa Penida, sewa motor adalah cara terbaik untuk mengeksplorasi pulau, dengan biaya sekitar IDR 70.000-100.000 per hari. Beberapa spot wajib dikunjungi antara lain Kelingking Beach, Angel’s Billabong, dan Broken Beach yang menawarkan pemandangan menakjubkan.

---

Minggu 4-5: Lombok dan Gili Islands, Surga Tropis yang Tenang

Gunung Rinjani dan Kuta Lombok

Dari Bali, terbang ke Lombok (maskapai budget seperti Lion Air atau Wings Air dari IDR 300.000). Pendakian Gunung Rinjani adalah pengalaman epik, biasanya paket trekking 2-3 hari mulai dari IDR 1.500.000 termasuk guide dan akomodasi. Jika tidak mendaki, Kuta Lombok menawarkan pantai cantik dengan pasir putih dan suasana lebih sepi.

Selain pantai, Kuta Lombok juga dikenal dengan desa adat dan kerajinan lokal seperti tenun ikat yang bisa Anda kunjungi untuk melihat langsung proses pembuatannya.

Gili Trawangan, Air, dan Meno

Gili Islands terkenal dengan snorkeling dan diving. Fast boat dari Lombok ke Gili Trawangan sekitar IDR 150.000. Hostel di Gili mulai dari IDR 100.000, makan di warung lokal sekitar IDR 40.000. Jangan lewatkan snorkeling di Gili Meno yang tenang dan Gili Air dengan terumbu karangnya yang indah.

Tips hemat: Gili Islands bebas kendaraan bermotor, jadi berjalan kaki atau menyewa sepeda adalah pilihan terbaik. Selalu bawa snorkel sendiri untuk menghemat biaya sewa alat.

---

Minggu 5-6: Flores dan Komodo, Keajaiban Alam Dunia

Labuan Bajo: Gerbang ke Komodo

Dari Lombok, terbang ke Labuan Bajo, Flores (biaya sekitar IDR 1.000.000 dengan maskapai budget). Labuan Bajo adalah titik awal untuk menjelajah Pulau Komodo dan sekitarnya.

Jangan lupa untuk menjelajahi pasar ikan di Labuan Bajo yang menawarkan hasil laut segar dan suasana lokal yang hidup.

Boat Trip Komodo dan Pulau-pulau Sekitarnya

Tur sehari ke Pulau Komodo, Rinca, dan Pink Beach biasanya sekitar IDR 700.000 termasuk makan siang dan snorkeling. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan komodo dan pemandangan laut yang jernih.

Tips: Pilih tur yang ramah lingkungan dan pastikan untuk mengikuti aturan pengunjung demi kelestarian habitat komodo.

Keindahan Danau Kelimutu

Dari Labuan Bajo, Anda bisa naik bus atau sewa motor menuju Moni (2-3 jam) untuk mendaki Danau Kelimutu, kawah dengan tiga warna air yang unik. Tiket masuk sekitar IDR 30.000. Pendakian pagi hari sangat direkomendasikan untuk menikmati sunrise yang magis.

Selain Danau Kelimutu, jelajahi juga desa-desa tradisional di sekitar yang menawarkan pengalaman budaya Flores yang autentik.

---

Minggu 7-8 (Opsional): Sumba atau Sulawesi, Petualangan Lanjutan

Jika Anda punya waktu ekstra, pertimbangkan untuk menjelajah Sumba dengan budaya dan pantai-pantai liar, atau Sulawesi dengan Taman Laut Bunaken dan Tana Toraja yang kaya adat.

Dari Labuan Bajo, terbang ke Kupang (Sumba) atau Makassar (Sulawesi) dengan harga tiket sekitar IDR 1.000.000-1.500.000. Di sana, akomodasi dan makan masih sangat terjangkau, sekitar IDR 100.000 per malam dan IDR 40.000 untuk makan.

Di Sumba, jangan lewatkan Pasola, festival perang tradisional yang unik jika berkunjung di waktu yang tepat. Di Sulawesi, selain Bunaken, cobalah trekking ke Toraja untuk melihat rumah adat Tongkonan dan upacara adat yang khas.

---

Budget Harian Backpacking di Indonesia

  • Akomodasi: Hostel dan guesthouse mulai dari IDR 70.000 - 150.000 per malam
  • Makan: Warung lokal sekitar IDR 30.000 - 50.000 per makan
  • Transportasi Lokal: Bus, ojek online, atau sewa motor sekitar IDR 20.000 - 70.000 per hari
  • Tur dan Aktivitas: Berkisar IDR 150.000 - 600.000 tergantung lokasi dan paket
  • Total perkiraan budget harian: IDR 200.000 - 350.000 (±USD 14-25) sudah cukup nyaman untuk backpacker hemat

Untuk menghemat lebih banyak, cobalah untuk membeli makanan di pasar tradisional dan memasak sendiri jika hostel menyediakan fasilitas dapur. Selain itu, gunakan transportasi umum sebanyak mungkin dan hindari taksi atau layanan premium yang mahal.

---

Tips Transportasi Antar Pulau yang Efisien

Indonesia terdiri dari ribuan pulau, sehingga transportasi antar pulau menjadi kunci perjalanan. Berikut beberapa tips:

  • Pesawat Budget: Maskapai seperti Lion Air, Wings Air, Citilink, dan AirAsia menawarkan tiket domestik murah, terutama jika booking jauh hari (mulai IDR 200.000). Gunakan aplikasi perbandingan harga untuk mendapatkan promo terbaik.
  • Ferry: Untuk pulau-pulau yang berdekatan seperti Bali-Lombok atau Jawa-Bali, ferry adalah opsi murah dan sering (IDR 50.000-100.000). Pastikan cek jadwal keberangkatan karena bisa berubah tergantung cuaca.
  • Bus dan Kereta: Di pulau Jawa, kereta ekonomi dan bus antarkota sangat murah dan nyaman, harga tiket mulai IDR 50.000. Pesan tiket online untuk menghindari kehabisan terutama saat musim liburan.
  • Fast Boat: Untuk Gili Islands dan Nusa Penida, fast boat lebih cepat dan praktis meskipun sedikit lebih mahal (IDR 100.000-200.000). Pilih operator yang terpercaya untuk keamanan dan kenyamanan.

---

Kesimpulan: Packing dan Persiapan Penting Backpacking Indonesia

Perjalanan backpacking 1-2 bulan di Indonesia adalah pengalaman kaya warna dan tantangan seru. Beberapa tips packing agar perjalanan lancar:

  • Bawa pakaian ringan, mudah kering, dan lapisan hangat untuk gunung
  • Sepatu trekking untuk Bromo, Ijen, Rinjani, dan Kelimutu
  • Power bank dan adaptor internasional
  • Obat-obatan pribadi dan sunblock
  • Tas ransel yang nyaman dan tahan air

Selain itu, bawa juga kantong plastik untuk menyimpan pakaian basah dan sampah agar tetap menjaga kebersihan selama perjalanan. Jangan lupa untuk selalu membawa fotokopi paspor dan dokumen penting sebagai cadangan.

Dengan perencanaan matang dan budget terkontrol, Anda bisa menikmati semua keindahan Indonesia mulai dari budaya urban hingga alam liar tropis tanpa khawatir kantong jebol. Selamat berpetualang dan selamat menikmati keajaiban Nusantara!

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?