Kuliner19 Februari 2026

Panduan Lengkap Kuliner Kaki Lima Jakarta: Jajanan Legendaris yang Wajib Dicoba

Panduan Lengkap Kuliner Kaki Lima Jakarta: Jajanan Legendaris yang Wajib Dicoba

Jakarta, ibu kota Indonesia, bukan hanya pusat bisnis dan pemerintahan, tapi juga surga kuliner kaki lima yang tiada duanya. Kota ini menyajikan beragam cita rasa dari seluruh nusantara dalam bentuk jajanan kaki lima yang menggoda lidah. Dari sudut jalan yang sederhana hingga gang sempit yang penuh aroma rempah, kuliner kaki lima Jakarta menawarkan pengalaman rasa yang autentik dan tak terlupakan. Jika Anda ingin merasakan denyut nadi kuliner ibu kota, maka menjelajahi street food legendaris Jakarta adalah pilihan tepat. Artikel ini akan membimbing Anda mengenal kawasan-kawasan kuliner utama, makanan wajib coba, serta tips praktis untuk menikmati jajanan kaki lima dengan aman dan nyaman.

Jakarta, Surga Street Food yang Tak Pernah Tidur

Ketika malam mulai turun, Jakarta justru semakin hidup dengan warna-warni pedagang kaki lima yang membuka lapaknya. Suasana jalanan dipenuhi aroma harum rempah dan suara riuh percakapan para pengunjung. Kuliner kaki lima di sini bukan sekadar makanan cepat saji, melainkan bagian dari budaya dan sejarah kota metropolitan ini. Setiap piring nasi goreng, sate, atau martabak yang disajikan mengandung cerita dan rasa yang telah diwariskan turun-temurun.

Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara menjadikan street food sebagai salah satu daya tarik utama saat berkunjung ke Jakarta. Selain harganya yang terjangkau, kualitas dan keaslian rasa yang ditawarkan oleh para pedagang kaki lima mampu memikat hati siapa saja yang mencicipinya.

Kawasan Kuliner Legendaris di Jakarta

Menjelajahi kuliner kaki lima Jakarta akan terasa lebih lengkap jika Anda tahu kawasan mana saja yang wajib dikunjungi. Berikut beberapa spot legendaris yang menyajikan ragam makanan kaki lima terbaik.

Pecenongan: Surganya Martabak dan Sate

Pecenongan, yang terletak di pusat Jakarta Selatan, dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner malam paling populer. Di sini, Anda bisa menemukan martabak manis dan martabak telur yang melegenda, dengan berbagai topping mulai dari coklat, keju, hingga kacang. Harga martabak manis di Pecenongan biasanya berkisar antara Rp 30.000 sampai Rp 50.000 (USD 2-3,5) per porsi, tergantung ukuran dan topping.

Selain martabak, Pecenongan juga terkenal dengan nasi goreng dan sate ayam maupun kambing yang dimasak langsung di depan pengunjung. Aroma bumbu bakar yang khas dan daging yang empuk membuat sate di sini sulit ditolak. Sate di Pecenongan umumnya dijual dengan harga sekitar Rp 20.000–40.000 (USD 1,5-3) per porsi.

Sabang (Jalan H. Agus Salim): Surganya Soto dan Es Teler

Jalan Sabang yang terletak di pusat Jakarta Pusat adalah destinasi kuliner kaki lima yang tidak kalah hits. Di sini, Anda dapat menikmati hidangan soto Betawi yang kaya rempah dan kuah santan gurih. Soto Betawi di Sabang biasanya disajikan dengan daging sapi, jeroan, dan emping, serta dibanderol sekitar Rp 25.000–40.000 (USD 1,7-3) per mangkuk.

Tidak jauh dari situ, Anda juga bisa mencicipi gado-gado khas Jakarta dengan saus kacang yang kental dan segar. Serta jangan lewatkan es teler, minuman dingin berisi campuran kelapa muda, alpukat, nangka, dan cincau yang menyegarkan dahaga, dengan harga sekitar Rp 15.000–25.000 (USD 1-1,7).

Glodok/Chinatown: Surga Bakmi dan Pangsit

Glodok, kawasan Pecinan di Jakarta Barat, menawarkan pengalaman kuliner khas Tionghoa yang kaya rasa dan tekstur. Bakmi dan pangsit rebus atau goreng di sini sangat populer dan legendaris. Bakmi Glodok biasanya disajikan dengan suwiran ayam, pangsit, serta kuah kaldu yang gurih, dengan harga mulai Rp 20.000–35.000 (USD 1,4-2,5) per porsi.

Selain itu, Glodok juga terkenal dengan berbagai kue tradisional Tionghoa, seperti kue lapis, bakpia, dan onde-onde yang bisa Anda jadikan oleh-oleh khas Jakarta. Jangan lupa mencicipi jajanan ini langsung di pasar malam atau kios kaki lima yang buka hingga larut malam.

Blok M: Nasi Padang dan Sop Buntut

Blok M di Jakarta Selatan adalah pusat kuliner yang tidak pernah sepi oleh pengunjung. Di sini, Anda bisa menikmati nasi Padang dengan berbagai lauk pauk yang menggugah selera, mulai dari rendang, ayam pop, hingga gulai tunjang. Harga seporsi nasi Padang kaki lima di Blok M biasanya berkisar Rp 20.000–40.000 (USD 1,4-3).

Selain itu, sop buntut yang disajikan hangat dengan kuah kaldu kaya rempah juga menjadi favorit di kawasan ini. Seporsi sop buntut kaki lima di Blok M dijual sekitar Rp 30.000–50.000 (USD 2-3,5).

Menteng: Bubur Ayam dan Kerak Telor

Menteng, kawasan elit yang juga menyimpan kuliner kaki lima autentik, sangat terkenal dengan bubur ayam dan kerak telor khas Betawi. Bubur ayam di sini disajikan dengan suwiran ayam, cakwe, dan telur rebus dengan harga Rp 15.000–25.000 (USD 1-1,7) per mangkuk.

Kerak telor, makanan khas Betawi berupa telur yang dicampur dengan kelapa parut dan beras ketan, dimasak di atas arang dan disajikan hangat, adalah menu wajib coba. Harganya cukup terjangkau, sekitar Rp 15.000–25.000 per porsi.

Makanan Wajib Coba di Kuliner Kaki Lima Jakarta

Setelah tahu kawasan-kawasan legendaris, saatnya mengenal makanan kaki lima yang wajib Anda coba saat berada di Jakarta. Berikut daftar lengkapnya:

Nasi Goreng dan Mie Goreng

Nasi goreng dan mie goreng adalah ikon street food Indonesia yang mudah ditemukan di hampir seluruh penjuru Jakarta. Nasi goreng khas kaki lima Jakarta biasanya dimasak dengan kecap manis, irisan telur, ayam, dan kerupuk sebagai pelengkap. Harga per porsi mulai dari Rp 15.000–30.000 (USD 1-2).

Mie goreng yang dimasak dengan bumbu rahasia pedagang biasanya disajikan dengan telur, sayuran, dan daging ayam atau seafood. Mie goreng kaki lima juga berkisar harga Rp 15.000–30.000.

Sate Ayam dan Kambing

Sate adalah salah satu makanan favorit yang tak pernah absen. Di Jakarta, ada banyak varian sate ayam dan kambing yang dimasak dengan bumbu kacang atau kecap manis. Rasa daging yang empuk dan bumbu yang meresap membuat sate kaki lima selalu diminati. Harga satu porsi sate berkisar Rp 20.000–40.000 (USD 1,4-3).

Martabak Manis dan Martabak Telur

Martabak manis berbahan dasar tepung terigu dengan isian coklat, keju, dan kacang menjadi camilan malam yang nikmat. Sedangkan martabak telur, yang gurih dengan isian daging cincang dan telur, pas sebagai makanan berat. Harga martabak manis dan telur biasanya berkisar Rp 30.000–50.000.

Kerak Telor Khas Betawi

Makanan tradisional yang satu ini wajib Anda coba untuk merasakan autentisitas Betawi. Teksturnya renyah dan gurih dengan campuran kelapa parut dan telur bebek. Kerak telor biasanya dijual di kawasan Menteng dan sekitarnya dengan harga Rp 15.000–25.000.

Soto Betawi

Soto Betawi adalah sup daging sapi yang kaya akan santan dan rempah, dengan rasa gurih dan segar. Banyak pedagang kaki lima di Jakarta, terutama di Sabang, yang menawarkan soto Betawi dengan harga Rp 25.000–40.000.

Gado-Gado

Gado-gado adalah salad sayuran dengan saus kacang kental yang sangat populer. Rasanya segar, gurih, dan mengenyangkan. Anda bisa menemukan gado-gado di banyak tempat kaki lima dengan harga mulai Rp 15.000–30.000.

Nasi Uduk

Nasi uduk adalah nasi yang dimasak dengan santan dan daun pandan, disajikan bersama lauk seperti ayam goreng, telur, dan sambal. Nasi uduk kaki lima biasanya dijual dengan harga Rp 15.000–30.000.

Es Cendol dan Dawet

Untuk menutup santapan, es cendol atau dawet yang terbuat dari tepung beras hijau dengan santan dan gula merah cair sangat menyegarkan. Minuman ini cocok dinikmati di tengah panasnya Jakarta, dengan harga Rp 10.000–20.000.

Harga Rata-Rata Kuliner Kaki Lima Jakarta

Salah satu daya tarik utama kuliner kaki lima adalah harganya yang sangat terjangkau. Rata-rata makanan kaki lima di Jakarta dijual dengan harga antara Rp 10.000 sampai Rp 50.000 (USD 0,7–3,5) per porsi, tergantung jenis makanan dan lokasi. Dengan budget yang minim, Anda sudah bisa menikmati beragam cita rasa autentik khas ibu kota.

Tips Keamanan Makanan untuk Wisatawan

Meskipun kuliner kaki lima menggoda, penting bagi wisatawan untuk tetap memperhatikan aspek keamanan makanan. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  • Pilih pedagang yang ramai dan terlihat bersih. Keramaian biasanya menandakan makanan yang segar dan terpercaya.
  • Perhatikan cara penyajian dan kebersihan alat makan serta lapak.
  • Hindari makanan yang disimpan lama di suhu ruang.
  • Minumlah air kemasan atau minuman yang dimasak dan disajikan langsung.
  • Jika Anda memiliki alergi makanan, tanyakan bahan yang digunakan sebelum memesan.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda dapat menikmati street food Jakarta tanpa khawatir.

Waktu Terbaik Menikmati Kuliner Kaki Lima Jakarta

Waktu terbaik untuk menikmati kuliner kaki lima di Jakarta adalah malam hari, terutama setelah pukul 18.00 hingga tengah malam. Pada jam-jam ini, banyak pedagang kaki lima yang mulai buka, dan suasana menjadi lebih hidup. Udara yang lebih sejuk di malam hari juga membuat pengalaman makan di pinggir jalan terasa lebih nyaman.

Beberapa kawasan, seperti Pecenongan dan Sabang, bahkan baru benar-benar ramai setelah jam 20.00. Jadi, rencanakan kunjungan kuliner Anda di malam hari agar bisa mencoba lebih banyak variasi makanan.

Cara Menemukan Street Food Terbaik: Ikuti Keramaian Lokal

Salah satu trik terbaik untuk menemukan street food yang lezat adalah dengan mengikuti keramaian lokal. Pedagang kaki lima yang ramai biasanya menandakan makanan yang enak dan higienis. Jangan ragu untuk bertanya kepada penduduk setempat atau wisatawan lain tentang tempat makan favorit mereka.

Selain itu, perhatikan juga antrian dan review online yang bisa memberikan gambaran kualitas makanan. Dengan cara ini, Anda tidak hanya mendapatkan makanan enak, tapi juga pengalaman kuliner yang otentik.

Kesimpulan

Jakarta adalah surga kuliner kaki lima yang wajib dijelajahi bagi siapa saja yang ingin merasakan cita rasa autentik Indonesia dengan harga terjangkau. Dari Pecenongan yang terkenal dengan martabak dan sate, Sabang dengan soto dan es teler, hingga Glodok yang kaya akan bakmi dan kue tradisional, setiap kawasan menawarkan keunikan rasa dan pengalaman tersendiri.

Makanan wajib coba seperti nasi goreng, sate, martabak, kerak telor, dan soto Betawi akan memanjakan lidah Anda dengan kombinasi rasa yang kaya dan menggoda. Dengan harga rata-rata antara Rp 10.000 sampai Rp 50.000, eksplorasi kuliner kaki lima Jakarta menjadi sangat terjangkau.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan makanan, memilih waktu terbaik di malam hari, serta mengikuti keramaian lokal untuk menemukan street food terbaik. Dengan panduan ini, perjalanan kuliner kaki lima Anda di Jakarta akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan dan penuh kenangan manis.

Selamat menjelajahi dan menikmati kelezatan kuliner kaki lima Jakarta!

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?