Kota16 Februari 2026

Jejak Sejarah & Lezatnya Pempek Palembang: Wisata Kuliner Tak Terlupakan

Pendahuluan

Selamat datang di Palembang, sebuah kota yang kaya akan sejarah, budaya, dan tentu saja, kelezatan kuliner yang tak tertandingi! Terletak di tepi Sungai Musi yang megah, Palembang bukan sekadar ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, melainkan juga saksi bisu peradaban besar Sriwijaya yang pernah berjaya. Kota ini menawarkan perpaduan harmonis antara warisan masa lalu yang megah dan denyut kehidupan modern yang dinamis. Bagi para penjelajah budaya dan pecinta kuliner, Palembang adalah destinasi impian yang menjanjikan pengalaman tak terlupakan.

Dalam panduan komprehensif ini, kita akan menjelajahi jejak-jejak sejarah yang terbentang di sudut-sudut kota, mulai dari peninggalan kerajaan hingga bangunan kolonial yang sarat cerita. Lebih dari sekadar napak tilas sejarah, kita juga akan menyelami dunia kuliner Palembang yang legendaris, dengan bintang utamanya: pempek. Siapa yang tidak mengenal kelezatan pempek, ikan tenggiri yang diolah dengan sagu, disajikan dengan cuko pedas manis yang khas? Namun, Palembang menawarkan lebih dari sekadar pempek; ada segudang kuliner lezat lainnya yang siap menggoyang lidah Anda. Bersiaplah untuk petualangan yang memanjakan indra, di mana setiap sudut kota menyimpan cerita dan setiap gigitan kuliner menghadirkan kebahagiaan. Mari kita mulai perjalanan menakjubkan ini ke Palembang!

Sejarah & Latar Belakang

Palembang, yang sering dijuluki "Kota Pempek", adalah salah satu kota tertua di Indonesia, dengan sejarah panjang yang membentang ribuan tahun. Keberadaannya sebagai pusat perdagangan dan maritim telah membentuk identitasnya yang unik. Jauh sebelum Indonesia merdeka, Palembang telah menjadi ibu kota Kerajaan Sriwijaya, sebuah imperium maritim yang kuat dan berpengaruh di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-13. Sriwijaya menguasai jalur perdagangan laut yang vital, menjadikannya pusat kebudayaan dan agama Buddha yang penting. Peninggalan kejayaan Sriwijaya masih dapat dirasakan hingga kini, meskipun banyak yang telah terkubur atau hilang ditelan zaman.

Periode Sriwijaya meninggalkan jejak yang mendalam pada lanskap budaya dan sejarah Palembang. Posisi strategisnya di tepi Sungai Musi, sungai terpanjang di Sumatera, memfasilitasi perdagangan dan komunikasi dengan berbagai wilayah. Sungai Musi bukan hanya urat nadi kehidupan, tetapi juga saksi bisu geliat peradaban. Di sepanjang tepiannya, kerajaan-kerajaan kecil tumbuh dan berkembang, sebelum akhirnya Palembang bangkit menjadi pusat kekuasaan Sriwijaya.

Setelah keruntuhan Sriwijaya akibat serangan dari kerajaan Majapahit dan kerajaan lain, Palembang mengalami berbagai periode kekuasaan, termasuk di bawah pengaruh Kesultanan Demak dan kemudian menjadi pusat Kesultanan Palembang Darussalam. Pada masa Kesultanan, Palembang terus berkembang sebagai pusat perdagangan, khususnya komoditas seperti lada dan hasil hutan lainnya. Pengaruh Islam semakin menguat, tercermin dalam arsitektur masjid-masjid bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini.

Memasuki era kolonial, Palembang menjadi rebutan antara Belanda dan Inggris. Akhirnya, Belanda berhasil menguasai Palembang dan menjadikannya pusat administrasi serta ekonomi. Peninggalan arsitektur kolonial masih banyak ditemukan di Palembang, seperti gedung-gedung pemerintahan lama dan bangunan perkebunan. Periode ini juga membawa perubahan sosial dan ekonomi yang signifikan bagi kota.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Palembang terus memainkan peran penting sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan. Kota ini mengalami modernisasi yang pesat, namun tetap berupaya melestarikan warisan budayanya yang kaya. Sungai Musi tetap menjadi elemen sentral dalam kehidupan kota, menghubungkan berbagai komunitas dan menjadi latar belakang bagi banyak cerita sejarah. Dari kejayaan Sriwijaya hingga era modern, Palembang selalu menjadi kota yang dinamis, penuh dengan kisah-kisah menarik yang menunggu untuk diungkap oleh para pengunjung.

Daya Tarik Utama

Palembang menawarkan sejuta pesona yang memikat, perpaduan antara warisan sejarah yang megah dan keindahan alam yang memesona, ditambah lagi dengan denyut kehidupan modern yang kian berkembang. Bagi para pelancong, kota ini menyajikan pengalaman yang beragam, mulai dari penjelajahan sejarah hingga kenikmatan kuliner yang tiada duanya. Mari kita selami beberapa daya tarik utama yang menjadikan Palembang destinasi yang wajib dikunjungi.

1. Jembatan Ampera (Ampera Bridge)

Ikon kota Palembang yang paling terkenal adalah Jembatan Ampera. Dibangun pada tahun 1962, jembatan megah yang membentang di atas Sungai Musi ini bukan hanya sarana transportasi vital, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat Palembang. Dari jembatan ini, Anda bisa menikmati pemandangan Sungai Musi yang luas, lalu lintas perahu yang ramai, dan siluet kota Palembang yang indah, terutama saat senja atau malam hari ketika lampu-lampu kota mulai menyala. Mengabadikan momen dengan latar belakang Jembatan Ampera adalah ritual wajib bagi setiap pengunjung.

2. Pulau Kemaro

Terletak di tengah Sungai Musi, Pulau Kemaro adalah sebuah pulau kecil yang memiliki pesona mistis dan historis. Konon, pulau ini terbentuk dari lumpur yang dibawa oleh Sungai Musi. Di pulau ini terdapat sebuah kelenteng tua, Pagoda Sembilan Tingkat, dan makam seorang putri Tionghoa yang legendaris, Siti Fatimah. Pulau Kemaro menjadi tempat yang sangat menarik, terutama saat perayaan Cap Go Meh, di mana diadakan festival yang meriah dengan berbagai atraksi budaya.

3. Museum Balaputradewa

Untuk menyelami lebih dalam sejarah Palembang, Museum Balaputradewa adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan. Museum ini menyimpan berbagai koleksi artefak bersejarah, mulai dari peninggalan Kerajaan Sriwijaya seperti arca, prasasti, hingga keramik dari masa lalu. Koleksi yang dipamerkan memberikan gambaran utuh mengenai kejayaan Sriwijaya sebagai imperium maritim. Museum ini menjadi jendela penting untuk memahami akar sejarah kota Palembang.

4. Kompleks Pemakaman Kuta Gede

Bagi Anda yang tertarik dengan sejarah kesultanan, Kompleks Pemakaman Kuta Gede menawarkan wawasan tentang masa Kesultanan Palembang Darussalam. Di sini terdapat makam para sultan dan tokoh penting pada masa kesultanan. Suasana yang tenang dan arsitektur makam yang khas memberikan nuansa sakral dan historis.

5. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II adalah masjid terbesar dan tertua di Palembang. Dibangun pada abad ke-18, masjid ini merupakan saksi bisu perkembangan Islam di Palembang. Arsitektur masjid yang megah dengan perpaduan gaya Melayu, Eropa, dan Timur Tengah mencerminkan sejarah panjang dan pengaruh budaya yang beragam di kota ini. Masjid ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Palembang.

6. Kampung Arab

Kampung Arab Palembang adalah kawasan yang kaya akan sejarah dan budaya. Di sini, Anda akan menemukan rumah-rumah bergaya tradisional Arab, masjid-masjid tua, dan berbagai toko yang menjual kain, parfum, serta pernak-pernik khas Timur Tengah. Kunjungi kawasan ini untuk merasakan atmosfer budaya yang berbeda dan menemukan berbagai cerita menarik.

7. Wisata Kuliner Pempek & Jajanan Khas

Tentu saja, tidak lengkap rasanya berkunjung ke Palembang tanpa mencicipi pempek. Di setiap sudut kota, Anda akan menemukan berbagai kedai pempek yang menyajikan hidangan lezat ini. Selain pempek, Palembang juga kaya akan jajanan khas lainnya seperti model, tekwan, lenggang, dan masih banyak lagi. Menjelajahi berbagai tempat makan dan mencicipi kelezatan kuliner lokal adalah bagian tak terpisahkan dari petualangan di Palembang.

8. Taman Purbakala Sriwijaya

Terletak di tepi Sungai Musi, Taman Purbakala Sriwijaya merupakan situs arkeologi yang menyimpan sisa-sisa peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Meskipun banyak yang telah terkubur, situs ini memberikan gambaran tentang tata kota dan kehidupan masyarakat Sriwijaya di masa lalu. Pengunjung dapat melihat sisa-sisa fondasi bangunan kuno dan artefak yang ditemukan di area ini.

Setiap daya tarik di Palembang menawarkan perspektif unik tentang kota ini, menjadikannya destinasi yang lengkap bagi para pelancong yang mencari pengalaman otentik, kaya akan sejarah, budaya, dan cita rasa yang menggugah selera.

Travel Tips & Logistics

Merencanakan perjalanan ke Palembang akan semakin menyenangkan jika Anda memahami beberapa tips praktis dan logistik yang dapat menunjang kenyamanan Anda. Kota ini relatif mudah dijangkau dan memiliki infrastruktur yang memadai untuk menampung wisatawan.

Cara Menuju Palembang

  • Pesawat Terbang: Cara tercepat dan paling umum untuk mencapai Palembang adalah melalui udara. Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM) melayani berbagai penerbangan domestik dari kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan lainnya. Beberapa maskapai penerbangan nasional beroperasi setiap hari.
  • Kereta Api: Bagi Anda yang ingin menikmati perjalanan darat yang lebih santai, kereta api bisa menjadi pilihan. Stasiun kereta api Kertapati adalah stasiun utama di Palembang yang terhubung dengan beberapa kota di Sumatera Selatan dan sekitarnya.
  • Bus Antar Kota: Tersedia berbagai layanan bus antar kota yang menghubungkan Palembang dengan kota-kota lain di Sumatera. Ini adalah pilihan yang lebih ekonomis namun membutuhkan waktu tempuh yang lebih lama.
  • Kapal Laut: Meskipun tidak umum digunakan untuk wisata, Palembang memiliki pelabuhan yang melayani transportasi laut.

Transportasi di Palembang

  • Transportasi Online (Ojek & Mobil): Aplikasi transportasi online seperti Gojek dan Grab sangat populer dan mudah diakses di Palembang. Anda bisa memesan ojek motor atau mobil untuk berkeliling kota dengan harga yang terjangkau.
  • Taksi: Taksi konvensional juga tersedia, namun pastikan Anda menggunakan taksi resmi dan menyepakati tarif sebelum memulai perjalanan.
  • Trans Musi (Bus Transjakarta Palembang): Layanan bus rapid transit ini beroperasi di beberapa koridor utama kota, menawarkan alternatif transportasi publik yang nyaman dan murah untuk menjangkau berbagai lokasi.
  • Perahu Penyeberangan (Getek): Untuk merasakan pengalaman unik melintasi Sungai Musi, Anda bisa menggunakan perahu penyeberangan tradisional yang disebut "getek". Ini adalah cara yang menyenangkan untuk melihat kehidupan di tepi sungai.
  • Becak Motor: Masih banyak ditemukan di beberapa area, becak motor menawarkan pengalaman transportasi lokal yang otentik.

Akomodasi

Palembang menawarkan beragam pilihan akomodasi, mulai dari hotel berbintang, hotel budget, hingga penginapan lokal. Anda dapat menemukan penginapan yang sesuai dengan anggaran dan preferensi Anda di sekitar pusat kota, dekat dengan area wisata, atau di kawasan yang lebih tenang.

Waktu Terbaik Berkunjung

  • Musim Kemarau (Juni - September): Umumnya merupakan waktu yang paling ideal untuk berkunjung karena cuaca cenderung lebih kering dan cerah, memudahkan aktivitas outdoor dan penjelajahan.
  • Hindari Musim Hujan (Oktober - Mei): Meskipun Palembang bisa dikunjungi kapan saja, musim hujan dapat menyebabkan beberapa area menjadi tergenang air dan aktivitas luar ruangan mungkin terganggu.
  • Festival Budaya: Jika Anda tertarik untuk menyaksikan perayaan budaya, pertimbangkan untuk berkunjung saat perayaan Imlek di Pulau Kemaro atau acara-acara keagamaan lainnya yang sering diadakan di Masjid Agung.

Tips Tambahan

  • Mata Uang: Mata uang yang digunakan adalah Rupiah (IDR).
  • Bahasa: Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi. Bahasa Melayu Palembang juga digunakan dalam percakapan sehari-hari di kalangan masyarakat lokal.
  • Keamanan: Palembang umumnya aman untuk dikunjungi. Namun, seperti kota besar lainnya, selalu waspada terhadap barang bawaan Anda, terutama di tempat ramai.
  • Kesehatan: Pastikan Anda minum air mineral kemasan dan berhati-hatilah saat mencicipi makanan jalanan untuk menghindari masalah pencernaan.
  • Pakaian: Kenakan pakaian yang nyaman dan sopan, terutama saat mengunjungi tempat ibadah.
  • Negosiasi Harga: Untuk transportasi seperti becak motor atau saat berbelanja di pasar tradisional, tawar-menawar harga adalah hal yang umum dilakukan.
  • Rencanakan Jadwal: Buatlah daftar tempat yang ingin Anda kunjungi dan atur jadwal Anda agar lebih efisien. Jangan lupa alokasikan waktu yang cukup untuk menikmati kuliner khas Palembang.

Dengan memahami tips dan logistik ini, perjalanan Anda ke Palembang diharapkan akan berjalan lancar dan penuh kenangan indah. Selamat menjelajahi keindahan Palembang!

Kuliner & Pengalaman Lokal

Palembang adalah surga bagi pecinta kuliner, dan bintang utamanya tak lain adalah pempek. Namun, kelezatan kuliner kota ini tidak berhenti di situ. Menyelami dunia kuliner Palembang berarti membuka gerbang menuju cita rasa unik yang dipengaruhi oleh hasil laut melimpah dan kekayaan rempah-rempah Nusantara.

Pempek: Sang Raja Kuliner Palembang

Pempek adalah hidangan ikonik yang terbuat dari daging ikan tenggiri yang dihaluskan, dicampur dengan tepung sagu, dan dibentuk menjadi berbagai variasi seperti kapal selam (berisi telur), lenjer (lonjong), adaan (bulat), dan kerupuk. Rahasia kelezatan pempek terletak pada kualitas ikan segar dan tentu saja, "cuko" – saus khas Palembang yang terbuat dari gula merah, cuka, bawang putih, cabai, dan udang rebon. Cuko memiliki rasa manis, asam, dan pedas yang seimbang, sangat cocok dipadukan dengan pempek yang gurih. Saat mencicipi pempek, jangan lupa tambahkan pelengkap seperti timun segar, mi kuning, dan ebi (udang kering yang ditumbuk).

Variasi Pempek Lainnya

Selain pempek dasar, Palembang juga menawarkan variasi lain yang tak kalah menggugah selera:

  • Model: Mirip dengan pempek lenjer, namun direbus dan disajikan dalam kuah kaldu ikan yang gurih dengan tambahan bihun, udang, dan tahu.
  • Tekwan: Bola-bola ikan kecil yang terbuat dari adonan pempek, disajikan dalam kuah kaldu ikan yang kaya rasa, mirip dengan model namun dengan bentuk yang lebih kecil dan ditambahkan jamur kuping.
  • Laksan: Pempek lenjer yang dipotong-potong dan disajikan dalam kuah santan kental berwarna oranye kemerahan, memberikan rasa yang kaya dan sedikit pedas.
  • Celimpungan: Mirip dengan laksan, namun kuahnya lebih bening dan rasa rempahnya lebih kuat.

Makanan Khas Palembang Lainnya

  • Mie Celor: Mi kuning tebal yang disajikan dengan kuah santan kental yang gurih, biasanya ditambahkan udang, telur rebus, dan tauge. Rasanya kaya dan memanjakan lidah.
  • Pindang Patin: Ikan patin yang dimasak dalam kuah asam pedas yang kaya rempah. Rasa asamnya berasal dari nanas, asam kandis, dan tomat, memberikan sensasi segar yang unik.
  • Martabak HAR: Martabak telur khas Palembang yang disajikan dengan kuah kari kental dan acar timun. Berbeda dengan martabak pada umumnya, martabak ini memiliki cita rasa lokal yang kuat.

Pengalaman Lokal yang Autentik

Untuk mendapatkan pengalaman kuliner yang paling otentik, kunjungi pasar tradisional seperti Pasar 16 Ilir, di mana Anda dapat menemukan berbagai jajanan dan bahan makanan lokal. Mengunjungi kedai pempek lokal yang ramai, duduk bersama penduduk setempat, dan menikmati hidangan secara langsung adalah cara terbaik untuk merasakan kehidupan Palembang.

Jangan ragu untuk mencoba berbagai jenis pempek dan makanan khas lainnya. Setiap kedai mungkin memiliki resep cuko atau kuah yang sedikit berbeda, memberikan keunikan tersendiri. Bertanyalah kepada penduduk lokal tentang rekomendasi tempat makan favorit mereka untuk mendapatkan pengalaman yang paling memuaskan. Mencicipi kuliner Palembang bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang merasakan kehangatan dan keramahan masyarakatnya.

Kesimpulan

Palembang adalah permata Sumatera Selatan yang menawarkan perpaduan memukau antara sejarah yang kaya, budaya yang dinamis, dan kuliner yang legendaris. Dari jejak kejayaan Sriwijaya yang terbentang di museum dan situs purbakala, hingga keindahan arsitektur masjid dan bangunan kolonial, kota ini menyimpan cerita yang tak ada habisnya untuk dijelajahi. Sungai Musi yang membelah kota menjadi saksi bisu perjalanan panjang peradaban Palembang, memberikan latar yang indah untuk setiap petualangan.

Namun, daya tarik utama Palembang yang tak terbantahkan adalah kulinernya, dengan pempek sebagai bintang utamanya. Kelezatan ikan tenggiri yang berpadu dengan sagu dan cuko khasnya telah memikat hati banyak orang. Lebih dari sekadar makanan, pempek adalah bagian dari identitas budaya Palembang. Ditambah lagi dengan variasi hidangan lezat lainnya seperti model, tekwan, mie celor, dan pindang patin, Palembang menjanjikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat menjelajahi semua keajaiban yang ditawarkan Palembang, mulai dari transportasi yang mudah diakses, pilihan akomodasi yang beragam, hingga tips praktis untuk menikmati setiap momen. Palembang mengundang Anda untuk merasakan denyut sejarahnya, menikmati kelezatan kulinernya, dan merasakan keramahan penduduknya. Sebuah perjalanan ke Palembang bukan hanya sekadar liburan, tetapi sebuah petualangan imersif yang akan meninggalkan jejak mendalam di hati Anda. Bersiaplah untuk terpesona oleh pesona Palembang yang tak lekang oleh waktu.

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?