Budaya9 menit

Toponimi Nusantara: Mengungkap Sejarah di Balik Nama Daerah

Arti di balik nama Jakarta, Surabaya, hingga Balikpapan. Nama sebuah tempat adalah fosil linguistik yang merekam sejarah.

Tim GeoKepo25 Januari 2025

Toponimi Nusantara: Mengungkap Sejarah Nama Daerah

Setiap nama daerah—Jakarta, Surabaya, Bandung—bukanlah label acak, melainkan artefak sejarah yang merekam peristiwa dan legenda.

1. Jakarta: Kemenangan Gemilang

Berasal dari "Jayakarta" (Sanskerta: Jaya = kemenangan, Karta = dicapai). Nama yang diberikan Fatahillah setelah merebut Sunda Kelapa pada 1527.

2. Surabaya: Sura ing Bhaya

Secara populer dikaitkan dengan mitos Hiu (Sura) dan Buaya (Baya). Namun secara historis berarti "Keberanian menghadapi bahaya" (Sura ing Bhaya).

3. Bandung: Bendungan Purba

Diambil dari kata "Bendung", merujuk pada bendungan alami lava Gunung Sunda Purba yang menciptakan danau raksasa di masa lalu di cekungan Bandung.

4. Semarang: Pohon Asam yang Jarang

Menurut legenda, berasal dari "Asem yang Arang-arang" (Pohon asam yang tumbuh jarang/berjarak), ditemukan oleh Ki Ageng Pandan Arang.

5. Makassar: Karakter yang Terbuka

Berasal dari "A'Maka-sara'" yang berarti "menampakkan diri", mencerminkan karakter masyarakatnya yang terbuka, jujur, dan pemberani.

6. Balikpapan: Papan yang Kembali

Ada legenda kepingan papan upeti yang hilang diterjang badai namun muncul kembali di pesisir pantai tersebut, sehingga dinamai Balikpapan.

Kesimpulan

Toponimi membuat kita sadar bahwa setiap nama di peta GeoKepo memiliki jiwa dan cerita. Mempelajarinya adalah cara menghargai identitas bangsa kita sendiri.

#toponimi#sejarah#etimologi#tradisi#nusantara

Tantang Pengetahuan Geografimu!

Setelah membaca artikel, uji pengetahuanmu dengan bermain GeoKepo

Artikel Terkait