Tempat Rekreasi

Ladang Budaya (Ladaya)

di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Menjelajahi Pesona Ladang Budaya (Ladaya): Oase Rekreasi dan Tradisi di Kutai Kartanegara

Kalimantan Timur tidak hanya dikenal dengan kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga destinasi wisata yang memadukan keasrian alam dengan kearifan lokal. Salah satu destinasi yang paling menonjol di Kabupaten Kutai Kartanegara adalah Ladang Budaya, atau yang lebih akrab disapa dengan sebutan Ladaya. Terletak di Tenggarong, Ladaya telah bertransformasi menjadi pusat rekreasi keluarga yang menawarkan pengalaman unik yang jarang ditemukan di tempat lain, yakni perpaduan antara edukasi budaya Dayak dan Kutai dengan fasilitas hiburan modern yang menyatu dengan rimbunnya hutan tropis.

#

Sejarah Singkat dan Evolusi Ladaya

Ladang Budaya awalnya tidak dirancang semata-mata sebagai objek wisata komersial massal. Berdirinya Ladaya berakar dari visi untuk melestarikan identitas budaya Kalimantan di tengah arus modernisasi. Pada awal pengembangannya, tempat ini difungsikan sebagai wadah bagi para seniman dan budayawan lokal untuk mengekspresikan karya mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, pengelola melihat potensi besar untuk menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata edukatif.

Evolusi Ladaya terlihat dari penambahan fasilitas yang terus berkembang. Dari sekadar lahan hijau dengan beberapa bangunan kayu tradisional, kini Ladaya telah menjelma menjadi kompleks rekreasi terpadu yang memiliki kebun binatang mini, area outbound, hingga penginapan unik yang menjadi ikon media sosial bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kutai Kartanegara.

#

Pengalaman Menginap di Rumah Kayu yang Ikonik

Salah satu daya tarik utama yang membuat Ladaya begitu spesifik adalah keberadaan penginapan yang disebut "Rumah Kayu". Berbeda dengan hotel berbahan beton pada umumnya, penginapan di sini dibangun dengan arsitektur menyerupai lumbung padi tradisional dengan sentuhan artistik kontemporer. Rumah-rumah ini dibangun di atas kontur tanah yang berbukit, memberikan pemandangan hijau yang menyegarkan mata langsung dari jendela kamar.

Menginap di Ladaya memberikan pengalaman akustik alam yang luar biasa. Saat malam tiba, pengunjung akan ditemani oleh suara serangga hutan dan gesekan daun, menciptakan suasana meditatif yang sempurna bagi mereka yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.

#

Fasilitas Rekreasi dan Aktivitas Outbound

Bagi pengunjung yang mencari tantangan fisik, Ladaya menyediakan berbagai fasilitas outbound yang menantang adrenalin. Beberapa aktivitas yang tersedia meliputi:

1. Paintball: Dengan area yang didesain menyerupai medan perang hutan, pengunjung dapat bermain taktik tim di bawah naungan pohon-pohon besar.

2. Flying Fox: Meluncur dari ketinggian bukit memberikan sensasi luar biasa sekaligus kesempatan untuk melihat seluruh area Ladaya dari sudut pandang burung.

3. Area Memanah: Ladaya menyediakan area khusus memanah yang dipandu oleh instruktur, memberikan pengalaman olahraga ketangkasan bagi dewasa maupun anak-anak.

Selain aktivitas yang memicu adrenalin, tersedia pula jalur treking ringan di dalam kawasan yang memungkinkan pengunjung untuk mengeksplorasi kekayaan flora lokal Kalimantan tanpa harus masuk jauh ke dalam hutan rimba.

#

Kebun Binatang Mini dan Kedekatan dengan Fauna Lokal

Ladaya sangat ramah keluarga, terutama bagi anak-anak, berkat adanya kebun binatang mini (mini zoo). Di sini, pengunjung dapat berinteraksi dan melihat lebih dekat beberapa hewan khas Kalimantan seperti burung enggang, berbagai jenis unggas eksotis, hingga beruang madu. Keberadaan fauna ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya konservasi satwa dilindungi di tanah Borneo.

#

Signifikansi Budaya dan Peran bagi Komunitas

Sesuai namanya, "Ladang Budaya" bukan sekadar tempat bermain. Tempat ini sering menjadi tuan rumah bagi berbagai festival seni, pertunjukan tari tradisional Kutai dan Dayak, serta pameran kerajinan tangan. Ruang terbuka di Ladaya sering digunakan sebagai panggung pementasan yang menyatukan antara seniman senior dan generasi muda.

Bagi komunitas lokal, Ladaya berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif. Banyak tenaga kerja di sini berasal dari masyarakat sekitar, dan produk-produk lokal seringkali dipamerkan di area kantin maupun toko suvenir, memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis pariwisata.

#

Fasilitas Pendukung dan Kenyamanan Pengunjung

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Ladaya dilengkapi dengan fasilitas yang sangat memadai:

  • Gazebo: Tersebar di berbagai titik, gazebo kayu ini dapat disewa untuk acara piknik keluarga atau sekadar tempat berteduh.
  • Kantin dan Food Court: Menyajikan berbagai kuliner khas Kalimantan Timur serta makanan populer lainnya dengan harga yang terjangkau.
  • Area Parkir Luas: Mampu menampung bus pariwisata, menjadikannya destinasi favorit bagi rombongan sekolah maupun instansi.
  • Musholla dan Toilet: Tersedia di beberapa titik strategis dengan kebersihan yang terjaga dengan baik.

#

Informasi Pengunjung dan Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Ladaya terletak tidak jauh dari pusat kota Tenggarong, sehingga sangat mudah diakses baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Akses jalan menuju lokasi sudah teraspal mulus dengan penunjuk jalan yang jelas.

Waktu Terbaik:

  • Pagi Hari (08.00 - 10.00): Waktu terbaik untuk menikmati udara segar dan melakukan aktivitas fisik seperti outbound sebelum matahari terlalu terik.
  • Akhir Pekan: Jika Anda ingin merasakan keramaian dan melihat lebih banyak aktivitas komunitas, akhir pekan adalah waktu yang tepat. Namun, bagi Anda yang mencari ketenangan untuk berfoto atau healing, hari kerja (Senin-Jumat) sangat direkomendasikan.
  • Musim Kemarau: Mengingat konsep Ladaya adalah wisata luar ruangan (outdoor), berkunjung saat musim kemarau akan lebih memudahkan Anda mengeksplorasi seluruh sudut area tanpa khawatir terhalang hujan.

#

Mengapa Ladaya Unik?

Yang membedakan Ladaya dari tempat rekreasi lain di Kalimantan Timur adalah kemampuannya mempertahankan nuansa tradisional tanpa terlihat ketinggalan zaman. Pengelola berhasil memadukan konsep back to nature dengan kebutuhan estetika generasi modern (instagenic). Setiap sudut bangunan kayu, jembatan gantung mini, hingga penataan tamannya dipikirkan dengan matang sehingga setiap jepretan kamera akan menghasilkan foto yang indah.

Ladang Budaya (Ladaya) adalah bukti bahwa pariwisata dapat berjalan beriringan dengan pelestarian alam dan budaya. Bagi siapa pun yang berkunjung ke Kutai Kartanegara, menyempatkan diri singgah di Ladaya adalah sebuah keharusan untuk merasakan denyut kehidupan Kalimantan yang harmonis antara manusia, tradisi, dan alam.

πŸ“‹ Informasi Kunjungan

address
Jl. Bachrun Hadis, Mangkurawang, Kec. Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara
entrance fee
Rp 15.000 per orang
opening hours
Setiap hari, 09:00 - 18:00

Tempat Menarik Lainnya di Kutai Kartanegara

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Kutai Kartanegara

Pelajari lebih lanjut tentang Kutai Kartanegara dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Kutai Kartanegara