Pura Mandara Giri Semeru Agung
di Lumajang, Jawa Timur
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Asal-Usul Historis dan Filosofi Kosmologi
Akar sejarah Pura Mandara Giri Semeru Agung tidak dapat dipisahkan dari naskah kuno Tantu Panggelaran yang berasal dari abad ke-15. Dalam teks tersebut, disebutkan bahwa Gunung Semeru (Mahameru) adalah puncak dari Gunung Meru di India yang dipindahkan ke Pulau Jawa oleh para dewa untuk memaku pulau ini agar tidak berguncang di tengah samudra. Bagian dasar yang jatuh selama perjalanan menjadi deretan gunung di Jawa, sementara puncaknya diletakkan di sisi timur, yang kini dikenal sebagai Gunung Semeru.
Secara harfiah, nama "Mandara Giri" merujuk pada gunung yang digunakan untuk mengaduk samudra dalam mitologi Hindu (Samudra Manthana) demi mendapatkan air suci kehidupan, Amerta. Pembangunan pura di lokasi ini pada era modern (mulai dirintis secara formal pada tahun 1960-an dan diresmikan pada 1992) merupakan upaya untuk membangkitkan kembali memori kolektif spiritualitas leluhur yang sempat meredup pasca runtuhnya Majapahit. Pemilihan Senduro sebagai lokasi pembangunan didasarkan pada jalur kuno para pendeta dan raja-raja zaman dahulu saat melakukan ritual Tirtha Yatra menuju puncak Semeru.
Arsitektur: Perpaduan Estetika Majapahit dan Bali
Salah satu keunikan utama Pura Mandara Giri Semeru Agung terletak pada gaya arsitekturnya yang merepresentasikan perpaduan harmonis antara langgam Jawa Kuno (Majapahitan) dan gaya arsitektur Bali modern. Struktur pura ini mengikuti konsep Tri Mandala, yaitu pembagian area menjadi tiga zona kesucian: Nista Mandala (luar), Madya Mandala (tengah), dan Utama Mandala (dalam/paling suci).
Pintu gerbang utama atau Candi Bentar di pura ini dibangun dengan bata merah tanpa semen, mencerminkan kejayaan arsitektur era Majapahit seperti yang ditemukan pada situs Trowulan. Sementara itu, detail ukiran dan patung-patung yang menghiasi area dalam pura menunjukkan keahlian seniman Bali. Keberadaan Padmasana yang menjulang tinggi di Utama Mandala merupakan simbol dari takhta Tuhan (Sang Hyang Widhi Wasa) yang bertahta di puncak tertinggi Mahameru. Material batu alam yang digunakan diambil langsung dari aliran lahar Gunung Semeru, memberikan ikatan energi yang kuat antara bangunan dengan alam sekitarnya.
Signifikansi Sejarah dan Tokoh Terkait
Secara historis, wilayah Senduro di Lumajang telah lama dikenal sebagai daerah "Suci" atau Sima. Dalam prasasti-prasasti kuno, Lumajang sering disebut sebagai wilayah yang memiliki otonomi khusus karena perannya sebagai penyangga kegiatan keagamaan di kaki Gunung Semeru. Tokoh-tokoh besar seperti Mpu Bharada dan Dang Hyang Nirartha diyakini pernah melakukan perjalanan spiritual di kawasan ini.
Pembangunan kembali pura ini pada abad ke-20 melibatkan tokoh-tokoh penting dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Pura ini diresmikan pada bulan Juli 1992 melalui upacara besar Panca Wali Krama. Momen ini menandai kembalinya fungsi spiritual Gunung Semeru sebagai "Ibu" dari semua gunung di Jawa dan Bali, menjadikannya titik temu bagi umat Hindu dari berbagai daerah untuk melakukan ziarah.
Peristiwa Penting dan Ritual Keagamaan
Pura Mandara Giri Semeru Agung menjadi pusat pelaksanaan upacara Pioseman atau Piodalan yang jatuh pada setiap Purnama Kasa (bulan purnama pertama dalam kalender Saka). Pada saat tersebut, ribuan umat dari seluruh Indonesia, terutama dari Bali, berbondong-bondong datang ke Senduro. Fenomena ini menciptakan dinamika budaya yang unik, di mana terjadi pertukaran tradisi antara masyarakat lokal Lumajang dengan pendatang dari Bali.
Salah satu peristiwa bersejarah yang sering diperingati adalah ritual Mebakti kolektif yang melibatkan elemen lintas agama di Lumajang, menunjukkan bahwa pura ini bukan hanya milik satu golongan, melainkan ikon kedamaian dan toleransi di Jawa Timur. Keberadaan pura ini juga menghidupkan kembali tradisi Tumpeng dan sesaji lokal yang memiliki kemiripan akar dengan ritual di Bali.
Pelestarian dan Status Saat Ini
Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan Pura Mandara Giri Semeru Agung sebagai salah satu destinasi wisata religi unggulan. Upaya pelestarian dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi fisik bangunan maupun lingkungan sekitar. Mengingat lokasinya yang berada di zona rawan bencana letusan Semeru, struktur pura dirancang sedemikian rupa agar tahan terhadap getaran gempa, dan koordinasi dengan pihak vulkanologi selalu terjaga.
Restorasi secara berkala dilakukan pada bagian ukiran kayu dan pengecatan ulang bata merah untuk menjaga estetika aslinya. Selain itu, kawasan sekitar pura kini dikembangkan menjadi pusat studi kebudayaan Hindu-Jawa, di mana peneliti dan sejarawan sering berkunjung untuk mempelajari sisa-sisa peradaban Hindu di Jawa Timur yang masih bertahan dan berkembang.
Pentingnya Budaya dan Religiusitas
Bagi masyarakat Hindu, Pura Mandara Giri Semeru Agung dianggap sebagai Pura Kahyangan Jagat, yang berarti pura ini merupakan tempat pemujaan universal. Posisinya dianggap sejajar dengan Pura Besakih di Bali. Secara kultural, keberadaan pura ini memperkuat identitas masyarakat Tengger dan masyarakat lokal lainnya di sekitar Semeru yang masih memegang teguh adat istiadat leluhur.
Keunikan lain yang patut dicatat adalah fakta bahwa pura ini berdiri di lingkungan masyarakat yang mayoritas Muslim. Harmoni yang tercipta di Senduro, di mana suara azan dan bunyi genta pura bersahutan, menjadi bukti konkret bahwa situs sejarah ini adalah pilar persatuan nasional. Pura Mandara Giri Semeru Agung bukan hanya tentang batu dan bangunan, melainkan tentang penghormatan manusia terhadap alam semesta dan pencarian kedamaian di bawah bayang-bayang gunung tertinggi di Pulau Jawa.
π Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Lumajang
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Lumajang
Pelajari lebih lanjut tentang Lumajang dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Lumajang