Mamberamo Raya
EpicDipublikasikan: Januari 2025
History
#
Sejarah dan Warisan Budaya Mamberamo Raya
Mamberamo Raya, sebuah kabupaten di Provinsi Papua yang membentang seluas 29.154,66 km², merupakan wilayah yang sering dijuluki sebagai "Amazon-nya Indonesia". Berada di posisi kardinal timur nusantara, wilayah ini memiliki karakteristik geografis yang unik karena didominasi oleh aliran Sungai Mamberamo yang membelah hutan hujan tropis primer dan bermuara di pesisir utara Samudera Pasifik. Secara administratif, kabupaten ini berbatasan dengan tujuh wilayah tetangga, termasuk Sarmi, Waropen, dan Puncak Jaya, menjadikannya titik strategis di utara Papua.
##
Masa Kolonial dan Penjelajahan Awal
Sejarah tertulis Mamberamo dimulai dari laporan para penjelajah Eropa yang terpukau oleh besarnya debit air sungai ini. Nama "Mamberamo" berasal dari bahasa lokal suku Dani, Mambe (besar) dan Ramo (air). Pada abad ke-19, pemerintah kolonial Belanda mulai menaruh perhatian pada wilayah ini melalui ekspedisi ilmiah. Salah satu momen krusial adalah ekspedisi yang dipimpin oleh perwira angkatan laut Belanda, A.J. van der Aa pada tahun 1870-an, serta penelitian botani oleh H.J. Lam pada tahun 1920 yang mendokumentasikan keanekaragaman hayati di sepanjang daerah aliran sungai. Selama masa kolonial, wilayah ini masuk dalam pembagian administratif Onderafdeeling Mamberamo di bawah kekuasaan Belanda yang berpusat di pesisir utara.
##
Perjuangan Kemerdekaan dan Integrasi
Pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945, Mamberamo Raya menjadi bagian dari dinamika politik Irian Barat. Tokoh-tokoh adat setempat mulai berinteraksi dengan gerakan nasionalis yang dibawa oleh para pejuang yang diasingkan ke Tanah Papua. Setelah Perjanjian New York 1962 dan pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepernas) pada tahun 1969, wilayah Mamberamo secara resmi menjadi bagian mutlak dari kedaulatan Republik Indonesia. Integrasi ini membawa perubahan signifikan dalam struktur pemerintahan lokal, meskipun aksesibilitas tetap menjadi tantangan utama karena medan yang berat.
##
Pembentukan Administratif dan Pembangunan Modern
Secara hukum, Kabupaten Mamberamo Raya adalah hasil pemekaran yang relatif baru, disahkan melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2007 pada tanggal 15 Maret 2007. Pemekaran ini menggabungkan wilayah dari Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Waropen. Burmeso ditetapkan sebagai ibu kota kabupaten. Langkah politik ini diambil untuk mempercepat jangkauan pelayanan publik bagi suku-suku asli seperti suku Bauzi, Warembori, dan Kwerba yang menghuni pedalaman.
##
Warisan Budaya dan Identitas Lokal
Warisan budaya Mamberamo Raya sangat kental dengan kehidupan sungai dan hutan. Tradisi lisan menceritakan tentang asal-usul manusia dari pohon kehidupan di sepanjang sungai. Suku Bauzi, yang dikenal sebagai salah satu suku penjelajah hutan paling mahir, memiliki pengetahuan tradisional tentang navigasi sungai dan pengobatan herbal yang luar biasa. Kerajinan khas seperti ukiran kayu dan anyaman noken dari serat kayu lokal menjadi simbol ketahanan budaya mereka. Situs bersejarah di wilayah ini umumnya berupa pemukiman tua di tepi sungai yang menjadi saksi bisu perpindahan pola hidup nomaden menuju menetap.
Kini, Mamberamo Raya terus berkembang dengan menyeimbangkan modernitas dan konservasi alam. Sebagai wilayah dengan status kelangkaan "Epic", pelestarian ekosistem rawa dan sungai menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menjaga identitas sejarah dan lingkungan bagi generasi mendatang.
Geography
#
Geografi dan Bentang Alam Mamberamo Raya
Mamberamo Raya merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua yang memiliki karakteristik geografis yang luar biasa unik dan kompleks. Terletak di bagian timur wilayah Papua, kabupaten ini mencakup area seluas 29.154,66 km², menjadikannya salah satu entitas administratif terluas yang didominasi oleh ekosistem lahan basah dan hutan hujan tropis yang masih perawan. Wilayah ini memiliki garis pantai yang membentang di sepanjang Laut Indonesia di sisi utara, yang memberikan akses maritim strategis sekaligus memengaruhi kondisi mikroklimat pesisirnya.
##
Topografi dan Hidrologi: "Amazon-nya Indonesia"
Pilar utama geografi Mamberamo Raya adalah Sungai Mamberamo, salah satu sungai terbesar dan terpanjang di Indonesia. Sungai ini membelah wilayah dari pedalaman Pegunungan Tengah hingga bermuara ke Samudra Pasifik. Topografinya sangat bervariasi, mulai dari dataran rendah aluvial yang luas, rawa-rawa gambut, hingga perbukitan curam di bagian selatan. Fenomena unik di wilayah ini adalah keberadaan Danau Rombebai, danau terbesar di Papua yang terletak di dataran rendah Mamberamo, yang berfungsi sebagai reservoir alami bagi sistem hidrologi lokal. Lembah Mamberamo sendiri sering dijuluki sebagai "Amazon-nya Indonesia" karena jaringan anak sungai yang rumit dan hamparan hutan yang tak terputus.
##
Iklim dan Variasi Musiman
Mamberamo Raya berada dalam zona iklim tropis basah dengan curah hujan yang sangat tinggi sepanjang tahun. Suhu rata-rata berkisar antara 24°C hingga 32°C di dataran rendah. Pola cuaca sangat dipengaruhi oleh angin monsun; musim penghujan sering kali menyebabkan fluktuasi debit sungai yang drastis, mengakibatkan banjir musiman di dataran banjir (floodplains) yang justru menyuburkan tanah di sekitarnya. Kelembapan udara yang tinggi mencapai 80-90% menciptakan kabut tebal di area lembah dan hutan primer pada pagi hari.
##
Keanekaragaman Hayati dan Zona Ekologi
Secara ekologis, Mamberamo Raya adalah zona megabiodiversitas. Kawasan ini mencakup Suaka Margasatwa Mamberamo Foja yang melindungi spesies ikonik seperti Kanguru Pohon dan Burung Cendrawasih. Keberadaan Pegunungan Foja yang terisolasi di dalam wilayah ini menciptakan "dunia yang hilang" secara biologis, di mana banyak spesies endemik ditemukan di sini. Ekosistemnya membentang dari hutan mangrove di pesisir utara, hutan rawa air tawar, hingga hutan pegunungan bawah.
##
Potensi Sumber Daya Alam
Kekayaan alam Mamberamo Raya mencakup sektor kehutanan, perikanan darat, dan potensi mineral. Hutan tropisnya menyimpan cadangan kayu yang melimpah, sementara sungai-sungainya menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan air tawar dan buaya muara yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat adat. Di bawah permukaannya, wilayah ini diidentifikasi memiliki potensi cadangan gas alam dan emas yang signifikan, meskipun aksesibilitas geografis yang menantang dan komitmen pelestarian lingkungan menjadi faktor utama dalam pengembangannya. Dengan batas wilayah yang bersinggungan langsung dengan tujuh daerah tetangga, Mamberamo Raya memegang peranan kunci sebagai koridor ekologi dan jalur transportasi sungai utama di bagian timur Papua.
Culture
#
Kemilau Budaya Mamberamo Raya: Sang Raksasa di Jantung Papua
Kabupaten Mamberamo Raya, yang sering dijuluki sebagai "Amazon-nya Indonesia," merupakan wilayah seluas 29.154,66 km² yang membentang di pesisir utara hingga pedalaman Papua. Terletak di posisi strategis bagian timur Nusantara dan berbatasan langsung dengan tujuh wilayah administratif lainnya, Mamberamo Raya menyimpan kekayaan budaya "Epic" yang lahir dari aliran sungai terpanjang di Papua, Sungai Mamberamo.
##
Sistem Sosial dan Tradisi Adat
Kehidupan masyarakat Mamberamo Raya berpusat pada kearifan lokal yang sangat menghormati alam. Terdapat suku-suku besar seperti suku Bauzi, Warembari, dan Warembori yang mendiami bantaran sungai dan pesisir. Salah satu tradisi yang masih kental adalah sistem Ondoafi atau kepemimpinan adat yang mengatur distribusi hak ulayat atas hutan dan sungai. Upacara adat sering kali dilakukan saat pembukaan lahan baru atau sebelum melakukan berburu di hutan, sebagai bentuk penghormatan kepada roh leluhur yang diyakini menjaga keseimbangan ekosistem sungai.
##
Kesenian, Tari, dan Musik
Seni pertunjukan di Mamberamo Raya sangat dipengaruhi oleh gerakan fauna lokal. Tari Burung Cenderawasih dan Tari Perang adalah dua pementasan yang sering ditampilkan dalam menyambut tamu agung. Alat musik utama mereka adalah Tifa dengan ukiran khas motif meliuk yang melambangkan aliran sungai Mamberamo. Uniknya, masyarakat di wilayah pedalaman menggunakan alat musik tiup dari bambu dan kulit kerang (bia) untuk berkomunikasi antar desa melintasi sungai yang luas.
##
Kuliner Khas dan Ketahanan Pangan
Kuliner Mamberamo Raya sangat bergantung pada hasil sungai dan hutan sagu. Hidangan khas yang paling otentik adalah Ulat Sagu Bakar dan Papeda Dingin yang disajikan dengan ikan Sembilang atau ikan Gabus hasil tangkapan sungai. Teknik memasak Bakar Batu (Barapen) di wilayah ini memiliki ciri khas tersendiri dengan penggunaan dedaunan hutan tertentu yang memberikan aroma aromatik yang tajam, berbeda dengan Barapen di wilayah pegunungan tengah.
##
Bahasa dan Dialek Lokal
Keragaman linguistik di daerah ini sangat luar biasa. Terdapat puluhan dialek, namun Bahasa Bauzi dan Bahasa Warembori menjadi yang paling dominan di wilayah pedalaman. Masyarakat lokal memiliki ekspresi unik dalam menyebut sungai besar sebagai "Ibu," yang mencerminkan ketergantungan hidup mereka pada aliran air Mamberamo.
##
Busana Tradisional dan Kriya
Pakaian adat Mamberamo Raya menonjolkan penggunaan bahan alam. Para pria mengenakan Sali yang terbuat dari kulit kayu yang ditumbuk halus, sementara hiasan kepala menggunakan bulu burung Kasuari atau Cenderawasih. Kerajinan tangan yang sangat dihargai adalah Noken Mamberamo, yang anyamannya lebih rapat dan kuat karena biasanya digunakan untuk membawa hasil buruan berat atau kayu bakar.
##
Praktik Religi dan Festival Budaya
Meskipun mayoritas masyarakat telah memeluk agama Kristen, praktik sinkretisme dengan kepercayaan animisme masih terlihat dalam ritual perlindungan diri. Festival yang paling dinanti adalah Festival Budaya Mamberamo, di mana lomba dayung perahu tradisional melintasi sungai raksasa menjadi daya tarik utama. Festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan simbol persatuan tujuh wilayah adat yang bertetangga, mempertegas identitas Mamberamo Raya sebagai benteng budaya di timur Indonesia.
Tourism
Menjelajahi Mamberamo Raya: Amazon di Timur Indonesia
Terletak di koordinat strategis bagian timur Provinsi Papua, Mamberamo Raya merupakan permata tersembunyi seluas 29.154,66 km² yang menawarkan eksotisme alam liar yang tiada tara. Dikenal sebagai "Amazon-nya Indonesia", kabupaten yang berbatasan dengan tujuh wilayah administratif ini menyajikan perpaduan unik antara ekosistem sungai raksasa, hutan hujan tropis yang perawan, dan garis pantai yang memukau.
#
Pesona Alam: Dari Sungai Raksasa hingga Pesisir Pasifik
Daya tarik utama wilayah ini adalah Sungai Mamberamo, sungai terdalam dan terlebar di Indonesia. Menyusuri sungai ini memberikan pemandangan hutan rawa yang menjadi habitat bagi buaya muara raksasa dan burung Cenderawasih yang menari di dahan pohon. Di sisi utara, Mamberamo Raya memiliki akses langsung ke Samudera Pasifik dengan pantai-pantai yang masih sangat alami, tempat penyu belimbing seringkali mendarat untuk bertelur. Pegunungan Foja, yang merupakan "dunia yang hilang", menyimpan keanekaragaman hayati endemik yang tidak ditemukan di belahan bumi mana pun.
#
Jejak Budaya dan Sejarah Lokal
Berbeda dengan wilayah perkotaan, atraksi budaya di sini bersifat hidup dan menyatu dengan alam. Pengunjung dapat mengunjungi pemukiman suku-suku asli seperti Suku Bauzi yang memiliki kearifan lokal luar biasa dalam menjaga ekosistem hutan. Meskipun tidak memiliki museum formal, setiap desa adalah museum hidup di mana kerajinan tangan seperti Noken tradisional dan ukiran kayu khas Mamberamo diproduksi dengan teknik turun-temurun. Situs-situs sejarah berupa peninggalan perang atau pos-pos pemukiman awal zending memberikan gambaran tentang ketangguhan masyarakat lokal di masa lalu.
#
Wisata Kuliner Eksotis
Pengalaman kuliner di Mamberamo Raya adalah tentang eksplorasi rasa. Sagu merupakan bahan pokok yang diolah menjadi Papeda, namun yang unik di sini adalah "Ulat Sagu" yang dibakar atau dimakan segar sebagai sumber protein tinggi. Bagi pecinta hidangan laut, ikan sembilang dan udang galah sungai berukuran besar yang ditangkap langsung dari Sungai Mamberamo memberikan cita rasa manis alami yang sulit ditemukan di restoran kota besar.
#
Petualangan dan Aktivitas Luar Ruangan
Mamberamo Raya adalah surga bagi pencari tantangan dengan kategori "Epic". Aktivitas utama meliputi ekspedisi sungai menggunakan perahu motor (longboat), pengamatan burung (bird watching) di kedalaman hutan, serta trekking melintasi jalur-jalur rimbun Pegunungan Foja. Memancing di sungai ini juga memberikan sensasi berbeda, di mana pemancing berkesempatan berhadapan dengan ikan-ikan predator air tawar yang kuat.
#
Akomodasi dan Waktu Terbaik
Keramahtamahan penduduk lokal menjadi jantung dari pengalaman menginap di sini. Selain penginapan sederhana di pusat pemerintahan Burmeso, wisatawan seringkali tinggal di rumah-rumah penduduk (homestay) untuk merasakan kehidupan asli Papua. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada musim kemarau antara bulan Juni hingga September, saat debit air sungai lebih tenang dan jalur hutan lebih mudah untuk dilalui, memastikan pengalaman petualangan Anda tetap aman dan mengesankan.
Economy
#
Profil Ekonomi Kabupaten Mamberamo Raya: Raksasa Tidur di Timur Papua
Kabupaten Mamberamo Raya, dengan luas wilayah mencapai 29.154,66 km², merupakan salah satu wilayah strategis di Provinsi Papua yang memiliki karakteristik geografis unik. Terletak di bagian timur Indonesia, kabupaten ini berbatasan langsung dengan tujuh wilayah administratif, menjadikannya simpul konektivitas penting bagi pedalaman Papua. Dengan garis pantai yang membentang luas di sepanjang Laut Indonesia, Mamberamo Raya memiliki potensi ekonomi maritim yang sangat besar dan spesifik.
##
Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan
Sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi lokal, namun dengan pendekatan yang masih sangat tradisional. Komoditas unggulan wilayah ini meliputi sagu, yang tumbuh subur secara alami di sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai) Mamberamo. Sagu bukan hanya bahan pangan pokok, tetapi kini mulai dikembangkan sebagai komoditas industri olahan. Selain itu, potensi perkebunan seperti kakao dan kelapa di wilayah pesisir mulai menunjukkan tren peningkatan produksi.
##
Ekonomi Maritim dan Perikanan
Sebagai wilayah yang memiliki garis pantai panjang, ekonomi maritim adalah pilar masa depan Mamberamo Raya. Kekayaan laut di perairan utara mencakup potensi tuna, tongkol, dan cakalang yang melimpah. Di sisi lain, keberadaan Sungai Mamberamo yang dijuluki "Amazonnya Indonesia" memberikan keunggulan pada sektor perikanan air tawar, terutama ikan sembilang dan udang galah, yang menjadi produk ekspor antar-wilayah.
##
Industri, Kerajinan, dan Produk Lokal
Industri di Mamberamo Raya masih didominasi oleh skala rumah tangga. Produk lokal yang menonjol adalah kerajinan tangan dari serat kayu dan kulit kayu, serta anyaman noken dengan corak khas suku-suku di lembah Mamberamo. Pengembangan industri pengolahan kayu (silvikultur) juga menjadi perhatian, mengingat luasnya hutan produksi di wilayah ini, namun tetap dengan pengawasan ketat terhadap kelestarian lingkungan.
##
Pariwisata dan Jasa
Sektor jasa dan pariwisata berbasis ekologi (ekowisata) menjadi potensi "Epic" yang langka. Keanekaragaman hayati di Suaka Margasatwa Memberamo-Foja menawarkan wisata pengamatan burung Cendrawasih dan reptil endemik. Namun, kontribusi sektor ini masih terbatas oleh aksesibilitas, sehingga peluang investasi di bidang penginapan dan jasa pemandu wisata masih terbuka sangat lebar.
##
Infrastruktur dan Tren Ketenagakerjaan
Pembangunan infrastruktur transportasi merupakan tantangan sekaligus peluang utama. Saat ini, ketergantungan pada transportasi udara (pesawat perintis) dan transportasi sungai sangat tinggi. Pengembangan Pelabuhan Burmeso dan peningkatan kualitas jalan darat yang menghubungkan tujuh wilayah tetangga terus digenjot untuk menekan biaya logistik. Tren ketenagakerjaan mulai bergeser dari sektor ekstraktif primer menuju sektor jasa pemerintahan dan perdagangan kecil, seiring dengan pemekaran wilayah dan peningkatan alokasi dana desa yang memicu perputaran uang di tingkat lokal. Mamberamo Raya bukan sekadar wilayah administratif, melainkan koridor ekonomi masa depan yang menghubungkan kekayaan hutan dan potensi samudera di timur Indonesia.
Demographics
#
Profil Demografis Kabupaten Mamberamo Raya
Kabupaten Mamberamo Raya, yang terletak di bagian utara Provinsi Papua dengan luas wilayah mencapai 29.154,66 km², menyajikan karakteristik demografis yang unik sebagai salah satu wilayah "Epic" di timur Indonesia. Dengan garis pantai yang luas dan jalinan sungai raksasa Mamberamo, dinamika kependudukan di wilayah ini sangat dipengaruhi oleh kondisi geografisnya yang menantang namun kaya akan sumber daya alam.
##
Ukuran, Kepadatan, dan Distribusi Penduduk
Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Mamberamo Raya berkisar antara 38.000 hingga 40.000 jiwa. Hal ini menghasilkan tingkat kepadatan penduduk yang sangat rendah, yakni hanya sekitar 1,3 hingga 1,5 jiwa per kilometer persegi. Distribusi penduduk cenderung terkonsentrasi di sepanjang aliran sungai besar dan wilayah pesisir utara. Distrik Kasonaweja dan Burmeso menjadi pusat konsentrasi utama karena fungsinya sebagai pusat pemerintahan, sementara wilayah pedalaman yang sulit dijangkau tetap memiliki populasi yang sangat tersebar.
##
Komposisi Etnis dan Keragaman Budaya
Mamberamo Raya dikenal sebagai "Amazon-nya Papua" karena keberagaman suku aslinya. Wilayah ini dihuni oleh berbagai suku besar seperti Suku Bauzi, Fayu, Warembori, dan Dasener. Suku Bauzi, khususnya, dikenal memiliki kearifan lokal yang kuat dalam beradaptasi dengan ekosistem hutan hujan. Keragaman ini juga tercermin dalam penggunaan bahasa daerah yang sangat variatif. Meskipun masyarakat asli mendominasi, terdapat kehadiran penduduk pendatang (transmigran dan pedagang) di pusat distrik yang membawa pengaruh budaya dari luar Papua.
##
Struktur Usia dan Pendidikan
Piramida penduduk Mamberamo Raya menunjukkan struktur ekspansif dengan basis yang lebar, menandakan proporsi penduduk usia muda yang besar (0-19 tahun). Hal ini mengindikasikan angka kelahiran yang cukup tinggi. Namun, tantangan besar terlihat pada tingkat pendidikan. Meskipun literasi terus diupayakan, angka putus sekolah masih signifikan karena keterbatasan akses fisik menuju gedung sekolah di wilayah terpencil. Mayoritas penduduk usia dewasa memiliki tingkat pendidikan dasar, sementara akses ke pendidikan tinggi umumnya mengharuskan migrasi ke Jayapura atau Sarmi.
##
Urbanisasi dan Pola Migrasi
Dinamika rural-urban di Mamberamo Raya masih sangat terbatas. Belum ada wilayah yang sepenuhnya terkategori urban secara fungsional selain pusat pemerintahan. Pola migrasi yang menonjol adalah migrasi internal musiman, di mana penduduk berpindah mengikuti siklus sumber daya alam (berburu dan meramu). Secara eksternal, terjadi arus keluar penduduk usia produktif yang mencari pekerjaan atau pendidikan ke wilayah tetangga yang berbatasan langsung dengan tujuh kabupaten lainnya, mencerminkan posisi strategis Mamberamo Raya sebagai hub konektivitas di wilayah timur Papua.
💡 Fakta Unik
- 1.Wilayah ini pernah menjadi pusat pemerintahan sementara Nugini Belanda pada tahun 1944 setelah pasukan Sekutu merebutnya dari tangan Jepang dalam Operasi Reckless.
- 2.Masyarakat adat di pesisir utara wilayah ini memiliki tradisi melukis di atas kulit kayu pohon khombouw yang menggunakan pewarna alami dari arang dan tanah liat.
- 3.Terdapat sebuah danau air tawar raksasa yang dikelilingi oleh puluhan pulau kecil dan menjadi habitat bagi ikan pelangi endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia.
- 4.Kawasan ini merupakan pintu gerbang utama transportasi udara di Pulau Papua dan dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada tahun 2021.
Destinasi di Mamberamo Raya
Semua Destinasi→Sungai Mamberamo
Dikenal sebagai 'Amazon-nya Indonesia', sungai raksasa ini membelah jantung Papua dengan keanekaraga...
Wisata AlamDanau Rombebai
Sebagai danau terbesar di Provinsi Papua, Rombebai menawarkan pemandangan magis dengan hamparan air ...
Wisata AlamKawasan Suaka Margasatwa Memberamo Foja
Wilayah konservasi ini merupakan surga bagi para peneliti dan pecinta alam karena menyimpan spesies-...
Pusat KebudayaanKampung Burmeso
Burmeso berfungsi sebagai pusat pemerintahan sekaligus jendela budaya untuk mengenal kehidupan masya...
Wisata AlamMuara Sungai Mamberamo
Titik pertemuan antara air tawar sungai yang perkasa dan Samudra Pasifik ini menyajikan pemandangan ...
Bangunan IkonikTugu Kasonaweja
Terletak di salah satu pusat pemukiman terbesar, tugu ini menjadi simbol modernitas yang mulai menye...
Tempat Lainnya di Papua
Lokasi Serupa
Panduan Perjalanan Terkait
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiUji Pengetahuanmu!
Apakah kamu bisa menebak Mamberamo Raya dari siluet petanya?