Bangunan Ikonik

Pura Giri Sutra Mandala

di Pringsewu, Lampung

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Filosofi Desain dan Konsep Tata Ruang

Arsitektur Pura Giri Sutra Mandala berpegang teguh pada konsep Tri Hita Karana, yang mengatur hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan. Penerapan ini terlihat jelas pada pembagian zona atau Tri Mandala.

Bagian pertama adalah Nista Mandala (jaba sisi), yang berfungsi sebagai zona transisi dari dunia luar menuju area suci. Di sini, pengunjung disambut oleh lansekap yang tertata rapi dengan vegetasi khas tropis. Memasuki zona kedua, Madya Mandala (jaba tengah), kita akan menemukan bangunan pendukung seperti bale kulkul dan bale gong. Terakhir, Utama Mandala (jeroan) merupakan zona paling sakral yang berada di elevasi tertinggi, melambangkan kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta.

Penggunaan elevasi tanah yang berundak-undak bukan hanya karena kondisi topografi Pringsewu yang berbukit, tetapi juga merupakan metafora visual dari Gunung Mahameru. Setiap tingkatan anak tangga menuju gerbang utama dirancang untuk memberikan pengalaman ruang yang kontemplatif bagi siapapun yang memasukinya.

Candi Bentar dan Kori Agung: Gerbang Estetika

Salah satu fitur arsitektural yang paling mencolok dari Pura Giri Sutra Mandala adalah Candi Bentar—gerbang terbelah yang menjadi ikon utama. Candi Bentar di sini dibangun dengan presisi tinggi, menggunakan kombinasi batu bata merah yang diekspos (terakota) dan ukiran batu paras yang halus. Kontras warna antara merah bata dan putih keabuan dari ukiran menciptakan ritme visual yang dinamis.

Setelah melewati Candi Bentar, pengunjung akan dihadapkan pada Kori Agung yang megah. Berbeda dengan Candi Bentar yang terbuka, Kori Agung memiliki atap bertingkat yang menjulang tinggi. Relief yang dipahat pada dinding Kori Agung menggambarkan motif Karang Boma, sosok penjaga yang dipercaya mampu mengusir aura negatif. Detail ukiran di Pura Giri Sutra Mandala menunjukkan kemahiran tangan-tangan seniman ukir yang didatangkan khusus untuk memastikan orisinalitas gaya arsitektur Bali tetap terjaga meskipun berada di Lampung.

Inovasi Struktural dan Materialitas

Meskipun mengadopsi gaya tradisional, konstruksi Pura Giri Sutra Mandala melibatkan inovasi struktural untuk menghadapi iklim dan geografi lokal. Struktur utama bangunan menggunakan beton bertulang yang disamarkan dengan sangat apik oleh pelapis batu alam dan bata ekspos. Hal ini dilakukan untuk memastikan daya tahan bangunan dalam jangka panjang terhadap kelembapan tinggi dan potensi aktivitas seismik di wilayah Lampung.

Atap pada bangunan bale dan pelinggih menggunakan material alami seperti ijuk dan genteng tanah liat, yang memberikan isolasi termal alami sehingga suhu di dalam area pura tetap sejuk. Menariknya, terdapat integrasi material lokal Lampung dalam elemen dekoratif tertentu, yang menunjukkan semangat "Giri Sutra" (Gunung dan Benang Suci) sebagai pemersatu antara tradisi leluhur Bali dan bumi tempat mereka berpijak sekarang.

Makna Arsitektur dalam Konteks Sosial

Pura Giri Sutra Mandala bukan hanya sebuah objek estetika, tetapi juga pusat gravitasi sosial. Desain Madya Mandala yang luas memungkinkan terjadinya interaksi sosial yang intens. Secara arsitektural, ruang terbuka ini dirancang untuk menampung ratusan orang selama upacara besar seperti Galungan, Kuningan, atau Nyepi.

Keberadaan pura ini di Pringsewu, yang mayoritas penduduknya adalah Muslim dan Kristiani, menjadikannya simbol toleransi. Secara visual, menara pura yang menjulang di antara pepohonan hijau Pringsewu menjadi pengingat akan keberagaman yang harmonis. Arsitekturnya yang terbuka (tanpa pagar masif yang menutupi pandangan) mencerminkan sifat inklusivitas komunitas Hindu di Lampung terhadap masyarakat sekitar.

Detail Pelinggih dan Ornamen Suci

Di dalam Utama Mandala, terdapat berbagai Pelinggih (bangunan suci) dengan detail yang sangat rumit. Padmasana, sebagai bangunan utama, menjulang tinggi dengan ukiran Bedawang Nala (kura-kura raksasa) dan dua ekor naga yang melilitnya. Simbolisme ini menggambarkan fondasi dunia dalam kosmologi Hindu.

Penggunaan ornamen Patra (sulur-suluran) dan Kekarangan (motif binatang mitologi) pada setiap sudut bangunan tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga memiliki fungsi struktural sebagai pengunci sambungan kayu atau batu. Presisi simetris pada setiap bangunan menciptakan keseimbangan visual yang menenangkan mata, sebuah prinsip dasar dalam arsitektur vernakular Bali yang diterapkan secara sempurna di sini.

Pengalaman Pengunjung dan Fungsi Saat Ini

Saat ini, Pura Giri Sutra Mandala telah menjadi destinasi wisata religi dan arsitektur unggulan di Pringsewu. Pengunjung yang datang tidak hanya bertujuan untuk bersembahyang, tetapi juga untuk mempelajari kekayaan arsitektur nusantara. Jalur pedestrian yang dirancang mengelilingi area pura memungkinkan pengunjung menikmati keindahan bangunan dari berbagai sudut tanpa mengganggu kesucian area Utama Mandala.

Pada sore hari, pencahayaan alami matahari terbenam menyinari fasad batu bata merah pura, menciptakan pendaran warna keemasan yang dramatis. Pengalaman sensorik ini—perpaduan antara visual arsitektur yang megah, aroma dupa yang harum, dan suara angin perbukitan—menjadikan kunjungan ke Pura Giri Sutra Mandala sebuah perjalanan spiritual dan estetika yang mendalam.

Secara keseluruhan, Pura Giri Sutra Mandala adalah mahakarya arsitektur di Lampung. Ia berhasil membuktikan bahwa arsitektur tradisional dapat beradaptasi dengan lokasi baru tanpa kehilangan jiwanya. Bangunan ini berdiri tegak sebagai saksi bisu kreativitas manusia dalam memuliakan Tuhan sekaligus menghargai keindahan alam dan budaya lokal Pringsewu.

📋 Informasi Kunjungan

address
Tegalsari, Kec. Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung
entrance fee
Gratis / Donasi sukarela
opening hours
Setiap hari (menyesuaikan waktu ibadah)

Tempat Menarik Lainnya di Pringsewu

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Pringsewu

Pelajari lebih lanjut tentang Pringsewu dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Pringsewu