Wisata Alam

Bendungan Mama

di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Harmoni Ekosistem dan Lansekap Alam

Bendungan Mama berdiri kokoh di tengah hamparan perbukitan yang didominasi oleh vegetasi khas Sumbawa. Berbeda dengan bendungan di Pulau Jawa yang sering kali dikelilingi hutan homogen, Bendungan Mama menyuguhkan pemandangan hutan sekunder dan area terbuka hijau yang luas. Saat musim hujan tiba, kawasan ini bertransformasi menjadi permadani hijau yang rimbun, di mana air bendungan yang jernih memantulkan warna langit biru dan puncak-puncak bukit di sekitarnya.

Keunikan ekosistem di sekitar Bendungan Mama terletak pada keberagaman hayatinya. Area ini merupakan habitat bagi berbagai jenis burung endemik Nusa Tenggara. Pengunjung yang jeli sering kali dapat melihat elang bondol bermata tajam yang mengitari permukaan air untuk mencari mangsa, atau kawanan burung terkukur yang hinggap di dahan-dahan pohon asam (Tamarindus indica) yang tumbuh subur di sepanjang akses jalan. Keberadaan air yang melimpah di tengah wilayah yang cenderung kering menjadikan bendungan ini sebagai titik vital bagi satwa liar setempat untuk bertahan hidup.

Pengalaman Wisata dan Aktivitas Luar Ruangan

Bendungan Mama bukan sekadar penampung air untuk irigasi; ia adalah pusat rekreasi yang menawarkan berbagai pengalaman sensorik bagi pecinta alam.

1. Memancing dan Kuliner Lokal

Salah satu aktivitas paling populer di sini adalah memancing. Perairan Bendungan Mama merupakan rumah bagi berbagai jenis ikan air tawar seperti nila, mujair, dan ikan gabus. Para pemancing sering kali terlihat di tepian bendungan sejak fajar menyingsing. Bagi mereka yang tidak membawa alat pancing, menikmati ikan bakar hasil tangkapan nelayan lokal di warung-warung sekitar menjadi pengalaman kuliner yang otentik, di mana bumbu khas Sumbawa yang pedas dan asam menyatu sempurna dengan kesegaran ikan.

2. Fotografi Alam dan Lanskap

Struktur bendungan yang megah dengan latar belakang perbukitan menciptakan komposisi foto yang dramatis. Titik favorit para fotografer adalah di atas mercu bendungan, di mana pandangan mata dapat menjangkau luasnya permukaan air hingga ke kaki bukit. Saat matahari terbenam (sunset), cahaya keemasan yang jatuh di permukaan air menciptakan suasana melankolis yang sangat indah untuk diabadikan.

3. Piknik Keluarga dan Relaksasi

Area di sekitar bendungan memiliki banyak spot teduh di bawah pepohonan besar. Banyak keluarga datang membawa tikar dan bekal untuk menikmati semilir angin yang bertiup kencang dari arah lembah. Suara gemericik air dari saluran pelimpah (spillway) memberikan efek terapi suara yang menenangkan, menjadikannya tempat ideal untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.

Variasi Musim dan Waktu Berkunjung Terbaik

Karakteristik visual Bendungan Mama berubah secara signifikan mengikuti ritme musim di Nusa Tenggara Barat.

  • Musim Hujan (Desember – April): Ini adalah waktu terbaik bagi mereka yang mencari pemandangan hijau sejauh mata memandang. Debit air berada pada titik tertinggi, dan vegetasi di sekitar bendungan tampak sangat subur. Udara terasa lebih sejuk dan lembap.
  • Musim Kemarau (Mei – Oktober): Pada periode ini, Bendungan Mama menampilkan sisi eksotisnya. Perbukitan berubah warna menjadi cokelat keemasan, memberikan nuansa "Savana Afrika" yang khas. Meskipun debit air menurun, akses jalan biasanya lebih mudah dilalui dan langit cenderung cerah tanpa awan, sangat cocok untuk aktivitas luar ruangan sepanjang hari.

Disarankan untuk mengunjungi bendungan pada pagi hari sebelum pukul 10.00 atau sore hari setelah pukul 16.00 untuk menghindari terik matahari Sumbawa yang cukup menyengat.

Konservasi dan Perlindungan Lingkungan

Sebagai infrastruktur vital, Bendungan Mama dikelola dengan pengawasan ketat terhadap kelestarian lingkungan. Fungsi utamanya sebagai penyuplai air untuk ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Lopok dan sekitarnya menjadikan perlindungan terhadap daerah aliran sungai (DAS) sebagai prioritas utama.

Upaya konservasi dilakukan melalui penghijauan di area sabuk hijau (green belt) bendungan untuk mencegah erosi dan sedimentasi. Pengunjung sangat diimbau untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke dalam air pancingan atau area hutan, mengingat ekosistem air tawar di sini sangat sensitif terhadap polusi plastik. Kesadaran masyarakat lokal dalam menjaga hutan di hulu sungai juga menjadi kunci bagi keberlangsungan debit air di Bendungan Mama.

Aksesibilitas dan Fasilitas Pendukung

Bendungan Mama terletak sekitar 20 hingga 30 kilometer dari pusat Kota Sumbawa Besar. Perjalanan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Akses jalan menuju lokasi secara umum sudah teraspal dengan baik, meskipun terdapat beberapa tanjakan dan kelokan yang menuntut kewaspadaan pengemudi.

Fasilitas yang tersedia di kawasan wisata ini meliputi:

  • Area Parkir: Tersedia lahan parkir yang cukup memadai di dekat pintu masuk utama.
  • Warung Rakyat: Menjual aneka minuman dingin, camilan, dan makanan khas lokal.
  • Gazebo: Beberapa tempat duduk permanen telah dibangun di titik-titik strategis untuk beristirahat.
  • Jalur Pedestrian: Area di sepanjang dinding bendungan dapat digunakan untuk berjalan santai atau berolahraga ringan sambil menikmati pemandangan.

Bendungan Mama adalah bukti nyata bagaimana intervensi manusia dalam bentuk infrastruktur dapat berdampingan dengan alam jika dikelola dengan bijak. Ia bukan hanya sekadar destinasi wisata, melainkan jantung kehidupan bagi petani Sumbawa dan rumah bagi keanekaragaman hayati yang berharga. Mengunjungi Bendungan Mama berarti mengagumi ketenangan air, kekuatan struktur, dan keajaiban alam Sumbawa yang tak lekang oleh waktu.

πŸ“‹ Informasi Kunjungan

address
Desa Mama, Kec. Lopok, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
entrance fee
Rp 5.000 per orang
opening hours
Setiap hari, 06:00 - 18:00

Tempat Menarik Lainnya di Sumbawa

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Sumbawa

Pelajari lebih lanjut tentang Sumbawa dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Sumbawa