Wisata Alam

Ekowisata Sukarejo

di Tanjung Jabung Barat, Jambi

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Keunikan Ekosistem dan Lanskap Alam

Ekowisata Sukarejo berdiri di atas bentang alam yang didominasi oleh lahan basah dan perkebunan berkelanjutan. Berbeda dengan pegunungan tinggi atau pantai berpasir putih, daya tarik utama Sukarejo terletak pada vegetasi khas dataran rendah Jambi. Kawasan ini merupakan perpaduan antara hutan sekunder yang dijaga kelestariannya dan area agroforestri yang tertata rapi.

Salah satu fitur alam yang paling menonjol adalah jalur setapak kayu (wooden boardwalk) yang membelah rimbunnya pepohonan. Di sini, pengunjung dapat melihat dari dekat ekosistem rawa gambut yang menjadi penyangga hidrologi penting bagi wilayah Tanjung Jabung Barat. Kelembapan udara yang terjaga dan kanopi pohon yang rapat menciptakan mikroklim yang sejuk, kontras dengan suhu panas yang biasanya menyengat di wilayah pesisir timur Sumatera.

Biodiversitas: Surga Flora dan Fauna Lokal

Keanekaragaman hayati di Ekowisata Sukarejo adalah magnet bagi para peneliti dan pecinta alam. Kawasan ini menjadi rumah bagi berbagai jenis burung endemik Sumatera dan burung migran yang sering terlihat mencari makan di sela-sela rimbunnya dahan. Suara kicauan burung yang saling bersahutan menjadi musik alami yang menemani setiap langkah pengunjung.

Dari sisi flora, Sukarejo memamerkan kekayaan tanaman hutan hujan tropis dan tanaman obat tradisional yang dibudidayakan oleh masyarakat setempat. Pohon-pohon peneduh besar seperti jenis meranti dan beberapa spesies palem hutan tumbuh subur di sini. Keunikan lainnya adalah keberadaan taman-taman bunga yang ditata sedemikian rupa untuk mendukung ekosistem serangga, termasuk berbagai jenis kupu-kupu berwarna-warni yang menambah estetika visual kawasan ini.

Aktivitas Luar Ruangan dan Pengalaman Wisata

Ekowisata Sukarejo dirancang untuk memberikan pengalaman yang imersif bagi pengunjungnya. Beberapa aktivitas unggulan yang dapat dinikmati antara lain:

1. Explorasi Jalur Hijau: Berjalan santai di atas jembatan kayu yang melintasi area hutan memberikan sensasi "back to nature" yang instan. Jalur ini sangat fotogenik dan menjadi spot favorit untuk mengabadikan momen.

2. Wisata Edukasi Pertanian (Agrowisata): Pengunjung dapat belajar tentang teknik budidaya tanaman, mulai dari pembibitan hingga panen. Seringkali, pengelola mengadakan sesi edukasi mengenai cara mengolah lahan tanpa bakar, sebuah praktik konservasi penting di lahan gambut.

3. Pengamatan Burung (Bird Watching): Bagi para pehobi fotografi alam liar, pagi hari di Sukarejo adalah waktu terbaik untuk membidik lensa ke arah dahan-dahan pohon untuk mencari spesies burung langka.

4. Area Outbound dan Ramah Keluarga: Terdapat ruang terbuka hijau yang luas yang sering digunakan untuk kegiatan gathering perusahaan atau piknik keluarga. Fasilitas permainan tradisional terkadang juga disediakan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

Status Konservasi dan Perlindungan Lingkungan

Aspek "Eko" dalam Ekowisata Sukarejo bukan sekadar label. Destinasi ini merupakan bagian dari upaya konservasi berbasis masyarakat. Area ini berfungsi sebagai zona penyangga untuk mencegah degradasi lahan dan kebakaran hutan yang sering mengancam wilayah Jambi. Pengelola menerapkan aturan ketat terkait pengelolaan sampah, di mana setiap pengunjung diimbau untuk tidak membawa plastik sekali pakai dan menjaga kebersihan jalur wisata.

Selain itu, sistem pengairan di kawasan ini dikelola secara tradisional namun efektif untuk memastikan lahan tetap basah selama musim kemarau, sehingga menjaga ekosistem gambut tetap stabil. Keberadaan ekowisata ini secara langsung memberikan nilai ekonomi pada pohon-pohon yang berdiri tegak, sehingga masyarakat lebih memilih melestarikan hutan daripada mengalihfungsikannya.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Untuk mendapatkan pengalaman maksimal, waktu terbaik mengunjungi Ekowisata Sukarejo adalah pada akhir musim penghujan menuju awal musim kemarau (sekitar bulan April hingga Juni). Pada periode ini, vegetasi sedang hijau-hijaunya, dan debit air di area rawa terlihat penuh namun tetap aman.

Jika Anda ingin menikmati suasana yang lebih tenang, disarankan datang pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 09.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, kabut tipis terkadang masih menyelimuti pepohonan, dan aktivitas satwa sedang berada pada puncaknya. Hindari berkunjung pada puncak musim kemarau yang ekstrem (Agustus-September) jika ingin menghindari risiko debu atau cuaca yang terlalu terik.

Aksesibilitas dan Fasilitas Pendukung

Ekowisata Sukarejo terletak di lokasi yang cukup strategis di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dari pusat kota Kuala Tungkal, perjalanan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan kondisi jalan yang sudah cukup baik dan teraspal.

Fasilitas yang tersedia di dalam kawasan sudah memadai untuk kenyamanan wisatawan, di antaranya:

  • Area Parkir: Lahan parkir yang cukup luas untuk kendaraan pribadi maupun bus pariwisata.
  • Balai Pertemuan: Gazebo-gazebo besar yang dapat digunakan untuk beristirahat atau rapat kecil.
  • Toilet dan Mushola: Fasilitas sanitasi yang bersih dan tempat ibadah yang terawat.
  • Warung Lokal: Masyarakat sekitar menjajakan makanan dan minuman ringan, serta produk olahan khas desa yang bisa dijadikan buah tangan.

Penutup: Masa Depan Ekowisata Sukarejo

Ekowisata Sukarejo adalah bukti nyata bahwa pariwisata dapat berjalan beriringan dengan pelestarian alam. Dengan mengunjungi tempat ini, wisatawan tidak hanya mendapatkan kesenangan visual dan ketenangan batin, tetapi juga berkontribusi langsung pada ekonomi hijau masyarakat Tanjung Jabung Barat. Melalui perlindungan biodiversitas yang konsisten dan pengelolaan yang profesional, Ekowisata Sukarejo berpotensi menjadi model percontohan wisata berkelanjutan di Provinsi Jambi dan Sumatera secara keseluruhan.

πŸ“‹ Informasi Kunjungan

address
Desa Sukarejo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat
entrance fee
Gratis (Biaya menyesuaikan aktivitas)
opening hours
08:00 - 17:00 WIB

Tempat Menarik Lainnya di Tanjung Jabung Barat

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Tanjung Jabung Barat

Pelajari lebih lanjut tentang Tanjung Jabung Barat dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Tanjung Jabung Barat