Situs Orang Kayo Hitam
di Tanjung Jabung Timur, Jambi
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Menelusuri Jejak Kejayaan Jambi di Situs Orang Kayo Hitam
Situs Orang Kayo Hitam merupakan salah satu cagar budaya paling sakral dan bernilai historis tinggi di Provinsi Jambi. Terletak di Kelurahan Simpang, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, situs ini bukan sekadar kompleks pemakaman kuno, melainkan simbol kedaulatan Kerajaan Melayu Jambi dan titik balik peralihan pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha menuju Islam di Pantai Timur Sumatra.
#
Asal-Usul Historis dan Era Pembentukan
Situs ini berkaitan erat dengan sosok legendaris Orang Kayo Hitam, putra bungsu dari pasangan Datuk Paduko Berhalo (seorang penyiar agama Islam asal Turki/Persia) dan Putri Selaras Pinang Masak (penguasa Jambi keturunan Kerajaan Siguntang). Orang Kayo Hitam diperkirakan hidup pada akhir abad ke-15 hingga awal abad ke-16.
Pembangunan situs ini di wilayah Berbak memiliki alasan strategis dan spiritual. Pada masa itu, wilayah hilir Batanghari merupakan pintu gerbang perdagangan internasional. Orang Kayo Hitam memilih kawasan ini sebagai basis pertahanan sekaligus tempat peristirahatan terakhir. Era ini menandai berakhirnya ketergantungan Jambi terhadap Kerajaan Majapahit, di mana Orang Kayo Hitam dengan gagah berani menolak memberikan upeti kepada kerajaan di Jawa tersebut.
#
Gaya Arsitektur dan Detail Konstruksi
Situs Orang Kayo Hitam memiliki karakteristik arsitektur yang unik, mencerminkan akulturasi budaya. Kompleks ini dikelilingi oleh struktur pagar bata kuno yang khas era transisi. Makam utamanya tidak menggunakan nisan batu biasa, melainkan nisan kayu yang dihiasi ukiran bermotif flora yang rumit, menunjukkan pengaruh seni ukir Melayu yang halus.
Salah satu elemen konstruksi yang paling mencolok adalah penggunaan material bata merah berukuran besar, yang serupa dengan material candi-candi di Situs Muaro Jambi, namun dengan penataan yang lebih sederhana sesuai fungsi pemakaman Islam awal. Di dalam kompleks ini, terdapat tiga makam utama: makam Orang Kayo Hitam, makam istrinya Putri Mayang Mangurai, dan makam kucing kesayangan mereka yang menurut legenda setia menjaga sang penguasa. Keberadaan struktur tanggul di sekitar situs juga menunjukkan upaya arsitektur kuno dalam melindungi area suci dari luapan Sungai Batanghari yang kerap membanjiri wilayah Berbak.
#
Signifikansi Sejarah dan Peristiwa Penting
Situs ini adalah saksi bisu dari peristiwa "Keris Siginjei", pusaka legendaris yang menjadi lambang kekuasaan raja-raja Jambi. Menurut catatan sejarah lisan dan naskah kuno, di lokasi inilah strategi-strategi pertahanan melawan ekspansi luar disusun. Orang Kayo Hitam dikenal sebagai pemimpin yang menyatukan wilayah-wilayah di Jambi bawah satu kepemimpinan yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Signifikansi situs ini juga terletak pada perannya sebagai pusat penyebaran Islam pertama di wilayah pesisir Jambi. Integrasi antara hukum adat dan hukum syarak (Islam) yang menjadi pondasi masyarakat Jambi modern diyakini bermula dari kebijakan yang lahir di masa kepemimpinan tokoh yang dimakamkan di sini.
#
Tokoh dan Periode Terkait
Tokoh utama situs ini, Orang Kayo Hitam, adalah saudara kandung dari Orang Kayo Pingai dan Orang Kayo Kedataran. Ketiganya merupakan pilar kekuatan Jambi pada masanya. Namun, Orang Kayo Hitam-lah yang paling menonjol karena kesaktian dan keberaniannya. Ia memerintah pada periode transisi ketika pengaruh pengaruh Hindu-Buddha dari Kerajaan Sriwijaya mulai memudar dan kesultanan-kesultanan Islam mulai mengokohkan eksistensinya di Nusantara.
Istrinya, Putri Mayang Mangurai, adalah putri dari Temenggung Merah Mato, penguasa wilayah hilir yang awalnya berseteru namun kemudian bersekutu melalui jalur pernikahan. Aliansi ini memperkuat posisi Jambi di jalur perdagangan Selat Malaka.
#
Status Pelestarian dan Upaya Restorasi
Situs Orang Kayo Hitam telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional. Pemerintah Provinsi Jambi dan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V secara rutin melakukan pemeliharaan. Tantangan utama pelestarian situs ini adalah lokasinya yang berada di kawasan rawa pasang surut.
Restorasi besar dilakukan untuk memperkuat struktur pagar dan cungkup (atap pelindung) makam guna mencegah pelapukan kayu nisan akibat kelembapan tinggi. Selain itu, akses menuju situs kini telah diperbaiki dengan pembangunan dermaga dan jalan setapak (pedestrian) untuk memudahkan peziarah dan wisatawan, tanpa merusak ekosistem asli hutan rawa di sekitarnya.
#
Kepentingan Budaya dan Religi
Bagi masyarakat Jambi, Situs Orang Kayo Hitam adalah "Tanah Keramat". Setiap tahun, ribuan peziarah datang untuk melakukan ritual doa dan penghormatan, terutama menjelang bulan suci Ramadan atau saat hari jadi Provinsi Jambi. Situs ini menjadi jangkar identitas bagi orang Melayu Jambi.
Secara budaya, situs ini menjadi inspirasi bagi berbagai karya seni, mulai dari tarian, batik motif "Kapal Sanggat", hingga lagu-lagu daerah yang menceritakan kepahlawanan sang tokoh. Keberadaan situs ini menegaskan bahwa Jambi memiliki silsilah kepemimpinan yang egaliter dan religius.
#
Fakta Sejarah Unik
Salah satu fakta unik yang jarang diketahui adalah keterkaitan situs ini dengan legenda "Putri Pinang Masak" yang berasal dari daratan Tiongkok namun menetap di Jambi. Hal ini dibuktikan dengan temuan fragmen keramik dinasti Ming di sekitar area situs, yang menunjukkan bahwa pada masa hidup Orang Kayo Hitam, wilayah Tanjung Jabung Timur sudah memiliki hubungan dagang yang sangat maju dengan bangsa asing.
Selain itu, terdapat mitos yang dipercaya masyarakat setempat bahwa air di sekitar situs memiliki khasiat penyembuhan, yang secara ilmiah menunjukkan betapa bersihnya ekosistem gambut di sekitar makam karena dijaga dengan ketat oleh masyarakat sebagai area terlarang untuk dirusak. Situs Orang Kayo Hitam tetap berdiri sebagai monumen kebanggaan, mengingatkan generasi masa kini akan kejayaan maritim dan kedalaman spiritual leluhur Jambi.
π Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Tanjung Jabung Timur
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Tanjung Jabung Timur
Pelajari lebih lanjut tentang Tanjung Jabung Timur dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Tanjung Jabung Timur