Panduan Lengkap Sate Madura: Mencari Sate Panggang Terbaik di Indonesia
Sate Madura bukan sekadar makanan jalanan biasa. Ini adalah hidangan yang disajikan di pernikahan, hari raya, dan hampir semua acara di mana orang ingin makan sesuatu yang luar biasa. Berbeda dengan sate yang mungkin Anda temukan di tempat lain di Asia Tenggara, sate Madura menggunakan resep saus kacang khusus yang akan diperdebatkan secara passionate oleh warga lokal. Beberapa orang ingin lebih pedas. Yang lain ingin lebih banyak kecap manis. Semua orang setuju bahwa sate harus dipanggang di atas arang.
Panduan ini mencakup semua yang Anda butuhkan untuk menemukan sate Madura terbaik di Indonesia, mulai dari warung legenda di Madura sendiri hingga tempat tersembunyi di Jakarta dan Bali yang sering dikunjungi warga lokal.
Apa yang Membedakan Sate Madura
Dagingnya berpengaruh. Sate Madura tradisional menggunakan ayam atau kucing, dipotong kecil-kecil dan ditusuk ke tusuk bambu. Kuncinya ada di marinasi, yaitu campuran rempah, kunyit, dan saus kacang andalan. Sebagian besar tempat membuat versi mereka sendiri, dan perbedaan antara yang biasa dan yang luar biasa tergantung pada keseimbangan sausnya.
Saus kacang bukan hanya kacang tanah yang digiling. Ini menggabungkan kacang tanah yang disangrai dengan kecap manis, bawang putih, bawang merah, cabe, dan kadang nanas atau asam jawa untuk rasa asam. Beberapa vendor menambahkan gula aren. Yang lain menggunakan jenis cabe yang berbeda. Masing-masing menciptakan profil rasa yang berbeda.
Cara memanggang juga penting. Sate Madura otentik dimasak di atas arang tempurung kelapa. Ini memberikan daging rasa asap yang halus yang tidak bisa ditiru oleh arang gas atau listrik.
Tempat Terbaik Mencoba Sate Madura
Pulau Madura (Tempat Kelahiran)
Sate Pak Pangka terletak di jalan utama Pamekasan. Los pasar ini sudah beroperasi lebih dari 40 tahun. Saus di sini lebih manis dari biasanya, dengan sentuhan nanas yang terasa. Mereka menyajikan sate ayam dan kucing, plus nasi gurih (nasi dengan saus sate). Datang sebelum jam 2 siang karena biasanya sudah habis terjual.
Sate KH. Hasyim di Sampang adalah favorit di kalangan warga Madura. Toko ini membuat semuanya segar setiap hari. Saus kacang memiliki tekstur yang lebih kasar dari yang Anda temukan di Surabaya, memberikan nuansa yang lebih sederhana. Harga sangat murah. Seporsi 25 tusuk hanya sekitar Rp 30.000.
Surabaya (Ibu Kuliner Jawa Timur)
Sate Kelopo di Manyar ini bukan sate Madura tradisional, tetapi layak disebutkan. Sate kelopo menggunakan santan parut alih-alih saus kacang, menciptakan pengalaman yang sepenuhnya berbeda. Terletald dekat jembatan Manyar, los ini buka jam 5 sore dan tetap ramai sampai tengah malam.
Untuk sate kacang Madura yang tepat, arahkan ke Sate Nyot di area Wonokromo. Mereka memanggang sesuai pesanan, jadi daging selalu segar dari bara.
Jakarta
Sate Pak H. Murtado dekat pasar tekstil Tanah Abang. Gerobak ini sudah menyajikan sate Madura sejak tahun 1987. Sausnya tebal, berani, dan terasa pedas. Datang dengan lapar karena porsiannya cukup besar.
Sate Madura Pak Kumis di Tebet terletak di Jakarta Selatan. Ini adalah salah satu dari sedikit tempat yang masih menggunakan daging kucing sebagai standar. Banyak tempat di Jakarta beralih ke ayam karena alasan biaya, tetapi Pak Kumis mempertahankan pendekatan tradisional. Kucingnya empuk, tidak berbau langu.
Bali (Ya, Betul)
Paling tidak terduga, Bali memiliki sate Madura yang sangat bagus, terutama di area dengan komunitas imigran Madura.
Sate Madura IBoy di Kuta terletak dekat bundaran utama. Los ini menarik warga lokal dan wisatawan. Sausnya lebih mild dari versi Jawa Timur, disesuaikan untuk lidah wisatawan tetapi tetap otentik. Bagus untuk makan malam cepat larut malam setelah sesi pantai.
Cara Memesan Seperti Warga Lokal
Orang Indonesia punya istilah spesifik. Ini yang penting:
- Sate ayam berarti sate ayam
- Sate kucing berarti sate kucing
- Sate sapi berarti sate sapi (lebih jarang dalam gaya Madura)
- Porsi berarti porsi
- Bakar berarti dipanggang
- Dua tusuk berarti dua tusuk (pesanan minimum biasanya)
Ketika duduk, cukup bilang "sate ayam berapa pori?" untuk bertanya berapa harga seporsi. Kebanyakan warungnya menyajikan 10 sampai 25 tusuk per pori.
Tips Tambahan
Pemula sebaiknya mulai dengan ayam. Kucing punya rasa yang lebih kuat yang mungkin terasa terlalu menyengat untuk beberapa pengunjung. Saus di warung-warung di Madura sendiri lebih pedas dari yang Anda temukan di area wisatawan.
Bawa tisu. Warung tradisional mungkin tidak memiliki serbet, dan sate bisa kotor.
Makan di jam-jam tidak biasa. Warung terbaik seringnya sudah habis menjelang sore. Malam hari (jam 7 sampai 10 malam) adalah waktu terbaik untuk sate segar baru dipanggang.
Membuat Sate Madura di Rumah
Jika Anda ingin menciptakan ulang pengalaman di rumah, sausnya adalah bagian yang sulit. Anda membutuhkan:
- 200 gram kacang tanah sangrai, digiling kasar
- 4 sendok makan kecap manis
- 3 bawang merah, dihaluskan
- 2 siung bawang putih, dihaluskan
- 2 cabe merah besar, dihaluskan
- 1 sendok teh pasta asam jawa
- 1 sendok makan gula aren
- Garam secukupnya
Campurkan semua kecuali kacang tanah terlebih dahulu. Didihkan campuran saus sampai mengental, lalu tambahkan kacang tanah giling. Dinginkan. Sausnya harus cukup tebal untuk melapisi sendok.
Untuk dagingnya, marinasi paha ayam dengan kunyit, garam, dan sedikit kecap manis selama minimal 2 jam. Tusuk ke tusuk bambu. Panggang di api besar, terus putar, selama 8 sampai 10 menit.
Sajikan dengan nasi, lontong, dan irisan bawang merah di atas.
Kata Akhir
Sate Madura membuktikan bahwa dunia makanan jalanan Indonesia jauh melampaui nasi goreng. Kombinasi daging asap, saus kacang yang kompleks, dan rasa arang Asia Tenggara tertentu menciptakan sesuatu yang benar-benar istimewa.
Bagian terbaiknya? Anda bisa menemukan sate Madura yang excellent hampir di mana saja di Indonesia. Warung-warung yang terdaftar di sini adalah titik awal. Tanyakan kepada warga lokal tentang favorit mereka karena semua orang punya pendapat, dan memang seharusnya begitu.
Selamat makan!