Lewati ke konten utama

Pertanyaan Umum

Pertanyaan yang paling sering diajukan tentang berkunjung ke Indonesia, dan tentang GeoKepo sendiri.

Berkunjung ke Indonesia

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Indonesia?▼
Sebagian besar Indonesia memiliki dua musim: musim kemarau (kira-kira April–Oktober) dan musim hujan (Oktober–April). Musim kemarau adalah waktu paling populer untuk Bali, Jawa, Lombok, dan Nusa Tenggara. Namun Indonesia membentang lebih dari 5.000 km, sehingga polanya berbeda: Sumatra bagian utara dan Maluku memiliki siklus hujan yang bergeser beberapa bulan. Puncak keramaian domestik terjadi saat libur Lebaran, Natal, dan libur sekolah pertengahan tahun.
Apakah saya perlu visa untuk masuk ke Indonesia?▼
Tergantung kewarganegaraan Anda. Indonesia menyediakan beberapa jalur: bebas visa kunjungan singkat untuk sebagian negara, Visa on Arrival (VoA) yang dibeli di bandara kedatangan untuk banyak negara lain, dan e-VoA yang diajukan online sebelum berangkat. Paspor umumnya harus berlaku minimal enam bulan sejak tanggal masuk. Ketentuan dan daftar negara berubah cukup sering — selalu periksa situs resmi Direktorat Jenderal Imigrasi (imigrasi.go.id) atau kedutaan Indonesia terdekat sebelum memesan tiket.
Bagaimana cara berpindah antarpulau di Indonesia?▼
Penerbangan domestik adalah cara tercepat dan sering kali termurah untuk jarak jauh; Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar berfungsi sebagai hub utama. Untuk jarak pendek antarpulau — misalnya Bali ke Lombok atau Gili — kapal cepat beroperasi setiap hari. Kapal Pelni menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar di seluruh nusantara dengan harga murah namun perjalanan berhari-hari. Di Jawa, kereta api adalah pilihan terbaik dan dapat dipesan online jauh hari sebelumnya.
Mata uang apa yang digunakan di Indonesia, dan apakah kartu diterima?▼
Mata uangnya adalah Rupiah Indonesia (IDR). Hotel, restoran besar, dan supermarket di kota umumnya menerima kartu, dan pembayaran QRIS lewat aplikasi lokal ada di mana-mana. Namun warung, pasar, transportasi lokal, dan tiket masuk objek wisata kecil sering kali hanya menerima uang tunai — bawa uang kecil. ATM tersedia luas di kota dan daerah wisata, tetapi jarang di pulau-pulau terpencil, jadi tarik tunai sebelum berangkat ke sana.
Bahasa apa yang digunakan di Indonesia?▼
Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional dan dipahami di seluruh negeri. Di samping itu terdapat lebih dari 700 bahasa daerah — Jawa, Sunda, Batak, Minang, Bugis, Bali, dan banyak lagi — yang menjadi bahasa sehari-hari di daerah asalnya. Bahasa Inggris umum digunakan di kawasan wisata seperti Bali dan di hotel besar, tetapi jauh lebih jarang di kota kecil dan pedesaan.
Etiket apa yang perlu saya perhatikan saat berkunjung?▼
Gunakan tangan kanan untuk memberi dan menerima sesuatu. Lepas alas kaki sebelum memasuki rumah, masjid, atau pura. Berpakaian sopan di tempat ibadah — bahu dan lutut tertutup; pura di Bali biasanya mewajibkan sarung yang sering dipinjamkan di pintu masuk. Minta izin sebelum memotret orang. Menunjukkan kesabaran dan berbicara dengan nada tenang sangat dihargai; menaikkan suara di depan umum dianggap tidak sopan.
Berapa banyak provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia?▼
Indonesia terbagi menjadi 38 provinsi, yang kemudian terbagi lagi menjadi 514 kabupaten dan kota. Kabupaten dipimpin oleh bupati dan umumnya mencakup wilayah pedesaan yang luas; kota dipimpin oleh walikota dan mencakup wilayah perkotaan. GeoKepo memuat profil untuk seluruh 514 wilayah tersebut.
Apakah air keran aman diminum di Indonesia?▼
Tidak. Air keran di Indonesia tidak aman diminum langsung. Gunakan air kemasan atau air yang sudah dimasak; sebagian besar hotel dan penginapan menyediakannya. Es batu di restoran dan kafe mapan umumnya dibuat dari air olahan dan aman, namun sebaiknya berhati-hati di warung pinggir jalan.

Tentang GeoKepo

Apa itu GeoKepo?▼
GeoKepo adalah ensiklopedia dan panduan perjalanan Indonesia yang dilengkapi game tebak peta harian. Setiap hari, satu dari 514 kabupaten dan kota muncul sebagai siluet peta, dan Anda menebak namanya dari bentuknya.
Bagaimana cara bermain GeoKepo?▼
1. Setiap hari pukul 00.00 WIB, satu dari 514 kabupaten dan kota Indonesia muncul sebagai siluet peta tanpa nama. 2. Sejak awal Anda melihat provinsinya, apakah wilayahnya memiliki garis pantai, jumlah wilayah tetangganya, posisi mata anginnya, dan luasnya. 3. Ketik nama kabupaten atau kota. Daftar saran hanya memuat wilayah di provinsi jawaban. Anda punya empat tebakan — tiga pada hari bertingkat sulit. 4. Setiap tebakan yang salah membuka satu fakta tentang daerah itu. Jika tebakan habis, jawabannya ditampilkan. 5. Tebakan yang benar menambah streak harian Anda dan membuka kartu daerah itu di koleksi. Puzzle berikutnya muncul tengah malam WIB.
Berapa kali saya bisa menebak dalam satu puzzle?▼
Empat kali di hari biasa, dan tiga kali pada hari bertingkat sulit. Setiap tebakan yang salah membuka fakta baru tentang daerah itu; jika tebakan habis, jawabannya ditampilkan.
Bagaimana hasil saya dicatat?▼
Tidak ada skor poin. Setiap hari dicatat sebagai menang atau kalah beserta jumlah tebakan yang Anda pakai. Kemenangan menambah streak harian dan membuka kartu daerah itu di koleksi Anda; papan peringkat mengurutkan pemain berdasarkan streak yang sedang berjalan.
Apakah GeoKepo gratis?▼
Ya, GeoKepo sepenuhnya gratis. Puzzle harian, mode latihan, koleksi kartu, dan seluruh ensiklopedia bisa diakses tanpa biaya dan tanpa akun.
Apa itu mode latihan di GeoKepo?▼
Mode latihan memberi Anda puzzle tambahan kapan saja tanpa memengaruhi streak harian. Cocok untuk belajar geografi Indonesia tanpa tekanan.
Apa itu sistem streak?▼
Streak menghitung berapa hari berturut-turut Anda berhasil menebak puzzle harian. Setiap kemenangan menambah streak; jika Anda gagal atau tidak bermain sehari, streak dimulai lagi dari awal.
Apa itu koleksi kartu?▼
Setiap daerah yang berhasil Anda tebak membuka kartunya di koleksi Anda. Kartu memiliki tingkat kelangkaan (Common, Rare, Epic) yang menunjukkan seberapa sulit siluetnya dikenali.
Apa arti tingkat kartu Common, Rare, dan Epic?▼
Common (abu-abu), Rare (biru), dan Epic (ungu) menunjukkan seberapa sulit siluet sebuah daerah dikenali. Tingkatnya dihitung dari luas wilayah, garis pantai, dan jumlah pulau — wilayah yang kecil, berpantai, dan terdiri dari banyak pulau lebih sulit, sehingga lebih langka.
Di mana saya bisa melihat koleksi saya?▼
Buka menu "Koleksi" untuk melihat semua kartu yang telah Anda buka, diurutkan berdasarkan provinsi atau kelangkaan.
Apakah GeoKepo bisa dimainkan secara offline?▼
Ya. GeoKepo adalah Progressive Web App (PWA) yang bisa dipasang dari browser. Puzzle harian disimpan di perangkat, dan tebakan yang dibuat tanpa koneksi dikirim begitu Anda kembali online.
Berapa banyak kabupaten dan kota di Indonesia?▼
Indonesia memiliki 514 kabupaten dan kota yang tersebar di 38 provinsi. GeoKepo mencakup semuanya, baik di ensiklopedia maupun sebagai target puzzle.
Apa bedanya kabupaten dan kota?▼
Kabupaten dipimpin oleh bupati dan umumnya memiliki wilayah yang lebih luas dengan populasi campuran. Kota dipimpin oleh walikota dan umumnya lebih padat dengan dominasi aktivitas perkotaan.
Apakah GeoKepo tersedia dalam bahasa Inggris?▼
Ya. GeoKepo tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Gunakan pemilih bahasa di bagian atas halaman, atau buka alamat yang diawali /en/ untuk versi bahasa Inggris.
Bagaimana cara melaporkan bug atau memberikan masukan?▼
Kirim email ke admin@geokepo.id atau gunakan halaman Hubungi Kami. Untuk kesalahan data, halaman Koreksi menjelaskan cara kami memeriksa dan mencatat perbaikan.
Apakah data saya aman di GeoKepo?▼
GeoKepo menggunakan Supabase untuk menyimpan data permainan. Kami tidak menyimpan data sensitif dan tidak membagikan informasi pribadi Anda kepada pihak ketiga.

Masih ada pertanyaan?

Hubungi kami melalui media sosial atau email