Wisata Alam

Pulau Maratua

di Berau, Kalimantan

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Morfologi dan Bentang Alam yang Unik

Secara geologis, Pulau Maratua adalah sebuah atol raksasa. Berbeda dengan pulau-pulau vulkanik di wilayah Indonesia lainnya, Maratua didominasi oleh batuan karst yang membentuk tebing-tebing rendah serta gua-gua alam yang eksotis. Bentuk pulaunya yang melengkung menciptakan sebuah laguna raksasa di bagian tengahnya, di mana air laut yang tenang berwarna hijau toska bertemu dengan hamparan pasir putih yang halus seperti bedak.

Garis pantainya dihiasi oleh vegetasi pesisir yang rapat, mulai dari pohon kelapa yang menjulang hingga hutan bakau yang menjadi benteng alami dari abrasi. Di beberapa titik, pengunjung dapat menemukan fenomena "danau di tengah pulau" yang terbentuk dari resapan air laut melalui celah-celah batuan karst selama ribuan tahun, menciptakan ekosistem air payau yang unik.

Biodiversitas: Rumah bagi Penyu Hijau dan Kekayaan Bawah Laut

Pulau Maratua terletak di dalam kawasan Segitiga Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle), yang berarti wilayah ini memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di planet ini. Salah satu fitur alam paling ikonik di Maratua adalah populasinya sebagai habitat peneluran Penyu Hijau (Chelonia mydas) dan Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata). Pengunjung dapat dengan mudah menyaksikan penyu-penyu besar berenang bebas tepat di bawah dermaga penginapan atau saat melakukan snorkeling di sekitar pantai.

Di bawah permukaan air, ekosistem terumbu karangnya merupakan rumah bagi ribuan spesies ikan tropis, mulai dari barracuda yang membentuk formasi tornado, mandarin fish yang berwarna-warni, hingga pari elang (eagle rays). Bagi para penyelam profesional, Maratua menawarkan tantangan berupa arus bawah laut yang kuat di beberapa titik, yang justru menjadi daya tarik karena membawa nutrisi bagi pelagik besar seperti hiu karang (black-tip dan white-tip reef sharks).

Aktivitas Luar Ruangan dan Pengalaman Menarik

Eksplorasi di Pulau Maratua tidak terbatas pada aktivitas air saja. Keunikan bentang alamnya memungkinkan berbagai kegiatan luar ruangan yang variatif:

1. Diving di "The Channel": Ini adalah titik penyelaman paling terkenal di Maratua. Di sini, penyelam dapat menyaksikan kawanan besar ikan barakuda dan hiu yang berenang melawan arus. Pengalaman ini memberikan sensasi memacu adrenalin yang jarang ditemukan di tempat lain.

2. Eksplorasi Gua Haji Mangku: Terletak di tengah hutan karst, gua ini menawarkan kolam air payau berwarna biru tua yang jernih. Pengunjung dapat melakukan cliff jumping dari bibir gua atau sekadar berenang menikmati kesejukan air di balik dinding batu yang megah.

3. Island Hopping ke Pulau Kakaban dan Sangalaki: Maratua merupakan titik keberangkatan ideal untuk mengunjungi Pulau Kakaban yang terkenal dengan danau ubur-ubur tanpa sengatnya, serta Pulau Sangalaki yang menjadi pusat konservasi penyu dan habitat Pari Manta.

4. Menikmati Sunset di Dermaga Panjang: Mengingat posisi geografisnya, Maratua menyuguhkan pemandangan matahari terbenam yang dramatis. Cahaya jingga yang memantul di atas laguna tenang menciptakan harmoni visual yang memukau.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Iklim di Maratua dipengaruhi oleh pola musim di Kalimantan dan Laut Sulawesi. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada April hingga Oktober, saat musim kemarau. Pada periode ini, laut cenderung tenang dengan visibilitas bawah air yang mencapai 20 hingga 30 meter, sangat ideal untuk kegiatan penyelaman dan fotografi bawah laut.

Sebaliknya, pada bulan Desember hingga Februari, gelombang laut bisa menjadi cukup tinggi akibat pengaruh angin muson, yang mungkin mempengaruhi jadwal transportasi laut. Namun, bagi pengamat penyu, sepanjang tahun adalah waktu yang baik karena penyu-penyu di sini menetap dan tidak bermigrasi jauh.

Konservasi dan Perlindungan Lingkungan

Sebagai wilayah yang memiliki ekosistem sensitif, Pulau Maratua ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) Berau. Perlindungan lingkungan sangat ditekankan di sini. Masyarakat lokal dan pengelola resort bekerja sama dalam menjaga kelestarian terumbu karang dengan melarang penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau sianida.

Upaya konservasi juga difokuskan pada perlindungan sarang penyu dari predator alam maupun aktivitas manusia. Wisatawan sangat diimbau untuk tidak menyentuh penyu saat menyelam, tidak menggunakan sunscreen yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi karang (oxybenzone free), dan meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai karena fasilitas pengolahan sampah di pulau masih sangat terbatas.

Aksesibilitas dan Fasilitas Penunjang

Meskipun berada di perbatasan terluar, akses menuju Pulau Maratua kini semakin mudah. Terdapat dua jalur utama:

  • Jalur Udara: Tersedia penerbangan perintis dari Balikpapan atau Samarinda langsung menuju Bandara Maratua. Jalur ini adalah yang tercepat meskipun jadwalnya tidak setiap hari.
  • Jalur Laut: Wisatawan dapat terbang menuju Bandara Kalimarau di Tanjung Redeb (Berau), kemudian melanjutkan perjalanan darat selama 2 jam menuju pelabuhan Tanjung Batu, dan dilanjutkan dengan speedboat selama sekitar 1 hingga 1,5 jam.

Fasilitas di Maratua sudah sangat memadai untuk mendukung kegiatan pariwisata. Tersedia berbagai pilihan akomodasi, mulai dari homestay milik penduduk lokal di desa-desa seperti Desa Bohe Bukut dan Payung-Payung, hingga resort mewah yang dibangun di atas air (water villa). Setiap resort umumnya menyediakan fasilitas dive center lengkap dengan instruktur bersertifikasi internasional.

Pulau Maratua adalah bukti nyata kekayaan alam Indonesia yang luar biasa. Kombinasi antara struktur atol yang unik, kekayaan biodiversitas bawah laut yang mendunia, serta kearifan lokal dalam menjaga alam, menjadikan Maratua bukan sekadar destinasi wisata, melainkan laboratorium alam yang harus terus dijaga kelestariannya untuk generasi mendatang.

πŸ“‹ Informasi Kunjungan

address
Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau
entrance fee
Gratis (Biaya tergantung aktivitas dan resor)
opening hours
Buka 24 jam

Tempat Menarik Lainnya di Berau

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Berau

Pelajari lebih lanjut tentang Berau dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Berau