Tempat Rekreasi

Taman Marga Satwa Tandurusa

di Bitung, Sulawesi Utara

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Menjelajahi Keajaiban Endemik di Taman Marga Satwa Tandurusa, Bitung

Sulawesi Utara tidak hanya dikenal dengan keindahan bawah laut Bunaken atau pesona pegunungan di Tomohon. Di jantung Kota Bitung, tepatnya di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, terdapat sebuah destinasi rekreasi edukatif yang menawarkan pengalaman unik bertemu dengan satwa-satwa langka penghuni Pulau Sulawesi. Taman Marga Satwa Tandurusa bukan sekadar kebun binatang biasa; ia adalah jendela konservasi yang memperkenalkan kekayaan biodiversitas Wallacea kepada dunia.

#

Jejak Sejarah dan Evolusi Destinasi

Taman Marga Satwa Tandurusa memiliki sejarah panjang yang bermula dari kecintaan terhadap satwa lokal. Awalnya, tempat ini berkembang dari koleksi pribadi yang kemudian dikelola lebih profesional untuk menjadi sarana edukasi masyarakat. Seiring berjalannya waktu, tempat ini berevolusi dari sekadar penangkaran menjadi ikon pariwisata utama di Bitung.

Pemerintah Kota Bitung terus melakukan renovasi dan peningkatan fasilitas guna memastikan kesejahteraan satwa serta kenyamanan pengunjung. Evolusi ini terlihat dari penataan kandang yang mulai mengadopsi konsep semi-alami, memberikan ruang gerak yang lebih baik bagi penghuninya sekaligus memberikan sudut pandang pengamatan yang lebih jelas bagi wisatawan yang datang.

#

Ikon Utama: Bertemu Si Mungil Tarsius Spectrum

Daya tarik utama yang menjadikan Taman Marga Satwa Tandurusa mendunia adalah keberadaan Tarsius spectrum. Primata terkecil di dunia ini merupakan satwa endemik Sulawesi yang memiliki karakteristik unik dengan mata besar yang tidak bisa melirik serta kepala yang mampu berputar hingga 180 derajat.

Berbeda dengan melihat Tarsius di alam liar Cagar Alam Tangkoko yang membutuhkan trekking berjam-jam, di Tandurusa, pengunjung dapat melihat satwa nokturnal ini dari jarak dekat di dalam ruang khusus yang dirancang menyerupai habitat aslinya. Pengalaman melihat Tarsius yang sedang memeluk dahan pohon kecil merupakan momen fotograpi yang paling dicari oleh wisatawan mancanegara maupun domestik.

#

Ragam Satwa Endemik dan Koleksi Unik

Selain Tarsius, rekreasi di Tandurusa memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat berbagai satwa khas Sulawesi lainnya yang sulit ditemukan di tempat lain:

1. Babirusa (*Babyrousa babyrussa*): Satwa dengan taring panjang yang menembus moncongnya ini menjadi salah satu daya tarik karena bentuk fisiknya yang eksotis.

2. Anoa: Sapi kerdil khas Sulawesi yang dikenal pemalu namun tangguh. Pengunjung bisa mengamati dua jenis anoa di sini, yakni anoa dataran rendah dan dataran tinggi.

3. Monyet Hitam Sulawesi (*Macaca nigra*): Dikenal dengan sebutan "Yaki" oleh warga lokal, primata berambut jambul dan pantat berwarna merah muda ini sangat aktif dan sering berinteraksi dengan pengunjung melalui gerakan-gerakan jenaka di dalam kandangnya.

4. Koleksi Burung: Berbagai jenis burung seperti Rangkong Sulawesi (Knobbed Hornbill) dengan paruh besarnya yang berwarna-warni, serta burung Kakatua dan Nuri menghiasi area aviary.

5. Reptil: Terdapat koleksi ular sanca berukuran besar serta buaya yang menempati area khusus di bagian belakang taman.

#

Aktivitas Rekreasi dan Pengalaman Edukatif

Taman Marga Satwa Tandurusa menawarkan pengalaman rekreasi yang komprehensif. Pengunjung tidak hanya datang untuk menonton, tetapi juga belajar.

  • Wisata Edukasi Keluarga: Orang tua sering membawa anak-anak mereka untuk mengenalkan pentingnya menjaga kelestarian alam. Terdapat papan informasi di setiap kandang yang menjelaskan nama ilmiah, habitat, dan status konservasi satwa tersebut.
  • Fotografi Alam: Bagi pecinta fotografi, tempat ini adalah surga untuk memotret detail satwa secara close-up. Pencahayaan alami di bawah pepohonan rindang memberikan atmosfer foto yang dramatis.
  • Interaksi Terbatas: Di bawah pengawasan petugas, pada waktu-waktu tertentu, pengunjung dapat melihat proses pemberian makan (feeding time) yang memberikan wawasan tentang pola diet satwa-satwa endemik tersebut.

#

Fasilitas dan Kenyamanan Pengunjung

Untuk menunjang kenyamanan rekreasi, Taman Marga Satwa Tandurusa dilengkapi dengan berbagai fasilitas:

  • Jalur Pejalan Kaki yang Teduh: Seluruh area taman dinaungi oleh pepohonan besar, sehingga udara terasa sejuk meskipun Bitung merupakan kota pelabuhan yang cenderung panas.
  • Area Istirahat dan Gazebo: Tersedia tempat duduk dan gazebo bagi keluarga yang ingin bersantai sejenak sambil menikmati bekal atau sekadar menghirup udara segar.
  • Kios Souvenir dan Kuliner: Di sekitar area pintu masuk, terdapat pedagang lokal yang menjajakan makanan ringan khas Sulawesi Utara serta cinderamata bertema Tarsius.
  • Aksesibilitas: Lokasinya yang berada di pinggir pantai Selat Lembeh memberikan bonus pemandangan laut yang indah saat pengunjung berjalan menuju lokasi taman.

#

Signifikansi Budaya dan Peran Komunitas

Bagi masyarakat Bitung, Taman Marga Satwa Tandurusa adalah kebanggaan lokal. Tempat ini menjadi simbol identitas daerah yang kaya akan sumber daya alam. Keberadaan taman ini mendorong komunitas lokal untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan dan perdagangan satwa ilegal. Peran masyarakat sekitar sebagai pemandu wisata juga menunjukkan adanya sinergi antara pariwisata dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

#

Informasi Pengunjung dan Waktu Terbaik

Taman Marga Satwa Tandurusa buka setiap hari dari pagi hingga sore hari. Namun, ada beberapa tips untuk mendapatkan pengalaman rekreasi maksimal:

  • Waktu Kunjungan: Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada pagi hari (pukul 09.00 - 11.00) saat satwa cenderung lebih aktif, atau sore hari (pukul 15.00 - 17.00) saat suhu udara lebih sejuk.
  • Etiket Berkunjung: Mengingat Tarsius adalah hewan nokturnal yang sensitif terhadap cahaya, pengunjung sangat dilarang menggunakan lampu kilat (flash) saat memotret mereka. Ketenangan juga sangat dijaga agar tidak membuat satwa stres.
  • Lokasi dan Akses: Dari pusat Kota Manado, perjalanan darat menuju Bitung memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam melalui jalan tol. Dari pusat Kota Bitung, perjalanan dilanjutkan menuju arah Pelabuhan Perikanan Aertembaga.

Taman Marga Satwa Tandurusa adalah destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang ingin merasakan kedekatan dengan alam Sulawesi. Dengan biaya tiket masuk yang sangat terjangkau, pengunjung mendapatkan paket lengkap rekreasi: hiburan, ilmu pengetahuan, dan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan hayati nusantara agar tetap lestari untuk generasi mendatang.

πŸ“‹ Informasi Kunjungan

address
Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung
entrance fee
Rp 10.000 per orang
opening hours
Setiap hari, 08:00 - 17:00

Tempat Menarik Lainnya di Bitung

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Bitung

Pelajari lebih lanjut tentang Bitung dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Bitung