The Historich (Gedung Sudirman)
di Cimahi, Jawa Barat
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Asal-Usul dan Periode Pendirian
Pembangunan Gedung Sudirman tidak dapat dilepaskan dari peran Cimahi sebagai Garnizoensstad (Kota Garnisun). Dibangun pada tahun 1885, gedung ini merupakan salah satu struktur tertua di kawasan militer Cimahi. Pada masa kolonial, gedung ini bernama Sociëteit voor Officieren atau balai pertemuan bagi perwira-perwira Belanda.
Pendirian gedung ini bertepatan dengan masa di mana Gubernur Jenderal Daendels telah lama meletakkan dasar infrastruktur lewat Jalan Raya Pos (Grote Postweg), namun pengembangan spesifik Cimahi baru masif dilakukan di era Gubernur Jenderal Willem Rooseboom. Gedung ini difungsikan sebagai pusat hiburan, dansa, dan sosialisasi kaum elit militer KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger) yang bertugas di pusat-pusat pendidikan militer sekitarnya.
Gaya Arsitektur dan Detail Konstruksi
The Historich merupakan representasi murni dari gaya arsitektur Indische Empire, sebuah gaya yang memadukan estetika Neoklasik Eropa dengan adaptasi iklim tropis Hindia Belanda. Karakteristik utama yang mencolok adalah penggunaan pilar-pilar besar bermotif Doric atau Ionic di bagian fasad gedung, yang memberikan kesan megah, kokoh, dan otoriter.
Secara teknis, gedung ini memiliki langit-langit yang sangat tinggi untuk sirkulasi udara yang maksimal, mengingat suhu Jawa Barat yang bisa terasa lembap. Jendela-jendela besar dengan kusen kayu jati berkualitas tinggi serta pintu-pintu ganda (doubledoor) menjadi ciri khas yang masih terjaga hingga kini. Lantainya menggunakan tegel kuno yang memberikan nuansa sejuk di dalam ruangan. Salah satu detail unik adalah bagian aula utama yang luas tanpa pilar di tengah, memungkinkan aktivitas dansa atau pertemuan skala besar dilakukan tanpa hambatan visual.
Signifikansi Sejarah dan Peristiwa Penting
Sebagai Sociëteit, Gedung Sudirman adalah pusat gravitasi sosial bagi para perwira Belanda. Di sinilah keputusan-keputusan strategis militer sering kali dibicarakan secara informal dalam suasana jamuan makan malam. Namun, fungsi gedung ini berubah drastis seiring beralihnya kekuasaan.
Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), gedung ini diambil alih oleh tentara Kekaisaran Jepang dan sempat digunakan sebagai markas atau tempat koordinasi militer mereka di wilayah Cimahi. Pasca kemerdekaan Indonesia, gedung ini dinasionalisasi dan namanya diubah menjadi Gedung Sudirman, merujuk pada Panglima Besar Jenderal Sudirman sebagai simbol kedaulatan militer Republik Indonesia.
Salah satu fakta sejarah yang jarang diketahui adalah peran gedung ini selama masa Revolusi Fisik. Gedung ini menjadi titik penting dalam koordinasi pertahanan militer Indonesia di Jawa Barat, mengingat lokasinya yang dikelilingi oleh gudang senjata dan pusat pendidikan infanteri.
Tokoh dan Hubungan dengan Periode Sejarah
Selain keterkaitannya dengan para jenderal Belanda yang memimpin garnisun Cimahi, gedung ini memiliki kedekatan emosional dengan tokoh-tokoh militer Indonesia. Nama Jenderal Sudirman disematkan bukan tanpa alasan; itu adalah bentuk penghormatan sekaligus penegasan bahwa fasilitas yang dulunya eksklusif bagi kulit putih kini telah menjadi milik bangsa Indonesia.
Gedung ini juga menjadi saksi bisu transisi kekuasaan dari KNIL ke Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang kemudian berevolusi menjadi TNI. Tokoh-tokoh militer legendaris Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan di Cimahi, seperti Jenderal Ahmad Yani atau AH Nasution, dipastikan pernah menginjakkan kaki atau menghadiri acara resmi di gedung ini selama masa karier mereka.
Status Pelestarian dan Upaya Restorasi
Saat ini, The Historich berada di bawah pengelolaan militer (Kodam III/Siliwangi). Meskipun usianya telah melewati satu abad, gedung ini tetap berdiri kokoh berkat kualitas material bangunan masa lalu yang sangat baik. Upaya restorasi terus dilakukan secara berkala untuk menjaga keaslian bentuk arsitekturnya.
Pemerintah Kota Cimahi telah menetapkan Gedung Sudirman sebagai Cagar Budaya. Hal ini memastikan bahwa tidak boleh ada perubahan struktural yang merusak nilai historis bangunan tersebut. Nama "The Historich" sendiri merupakan merek komersial yang digunakan saat gedung ini difungsikan sebagai gedung pertemuan umum dan tempat pernikahan, sebuah strategi adaptif agar bangunan tua ini tetap memiliki nilai ekonomi untuk membiayai perawatannya yang mahal.
Kepentingan Budaya dan Keunikan
The Historich bukan sekadar tumpukan batu bata dan semen. Bagi warga Cimahi, gedung ini adalah identitas kota. Secara budaya, ia mewakili era transisi dari feodalisme kolonial menuju kemerdekaan. Keunikan utama gedung ini terletak pada tata ruangnya yang mampu mempertahankan akustik alami, menjadikannya salah satu tempat terbaik untuk pertunjukan musik atau pidato tanpa bantuan pengeras suara yang berlebihan.
Fakta unik lainnya adalah keberadaan bunker atau ruang bawah tanah kecil yang dulunya berfungsi sebagai tempat penyimpanan logistik atau dokumen rahasia. Meskipun akses ke area ini sering kali terbatas untuk umum demi alasan keamanan dan pelestarian, keberadaannya menambah misteri dan daya tarik sejarah gedung ini.
Kesimpulan
The Historich (Gedung Sudirman) tetap berdiri sebagai penjaga memori kolektif masyarakat Cimahi. Dari sebuah tempat pesta para opsir Belanda menjadi simbol kejayaan militer Indonesia, gedung ini telah melintasi berbagai zaman—mulai dari kolonialisme, pendudukan Jepang, masa revolusi, hingga era modern. Keberadaannya mengingatkan kita bahwa sejarah tidak hanya tertulis dalam buku, tetapi juga terpahat kuat pada pilar-pilar kokoh yang masih berdiri tegak di jantung kota. Melestarikan The Historich berarti menjaga martabat dan akar sejarah militer Indonesia di Jawa Barat.
📋 Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Cimahi
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Cimahi
Pelajari lebih lanjut tentang Cimahi dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Cimahi