Wisata Alam

Pulau Satonda

di Dompu, Nusa Tenggara Barat

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Pesona Magis Pulau Satonda: Permata Vulkanik di Jantung Dompu

Pulau Satonda bukan sekadar titik daratan di tengah Laut Flores. Destinasi yang terletak di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat ini merupakan sebuah anomali geologi yang memukau sekaligus menyimpan misteri purba. Secara administratif berada dalam wilayah Kecamatan Pekat, pulau ini terbentuk dari letusan gunung api purba yang muncul dari dasar laut ribuan tahun silam. Keunikan utamanya terletak pada kawah raksasa di tengah pulau yang terisi air asin, menciptakan pemandangan yang kontras antara perbukitan hijau, air danau yang tenang, dan hamparan laut biru yang mengelilinginya.

#

Geologi Unik: Danau Air Asin Purba

Daya tarik utama Pulau Satonda adalah Danau Satonda yang menempati kaldera gunung api purba di tengah pulau. Danau ini memiliki tingkat keasinan (salinitas) yang jauh lebih tinggi dibandingkan air laut di sekitarnya. Fenomena ini bermula dari letusan Gunung Tambora pada tahun 1815 yang memicu tsunami dahsyat. Gelombang tinggi tersebut meluap hingga melewati dinding kawah dan mengisi ceruk kaldera. Karena terjebak dan tidak memiliki saluran pembuangan ke laut, air tersebut mengalami proses evaporasi selama ratusan tahun, meningkatkan konsentrasi garam dan mineralnya.

Secara ilmiah, Danau Satonda sering disebut sebagai "Laboratorium Alam" karena kondisi airnya menyerupai kondisi laut pada masa Arkean (sekitar 3 miliar tahun lalu). Di sini, pengunjung dapat melihat struktur mikrobialit atau "terumbu karang purba" yang dibentuk oleh alga dan bakteri, sebuah fenomena langka yang jarang ditemukan di tempat lain di dunia.

#

Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem

Pulau Satonda merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo dan dikelola sebagai Taman Wisata Alam (TWA). Ekosistemnya terdiri dari hutan pantai dan hutan hujan tropis dataran rendah yang menjadi rumah bagi berbagai satwa. Salah satu penghuni ikonik pulau ini adalah koloni besar Kalong (kelelawar buah). Saat senja tiba, ribuan kalong akan terbang keluar dari rimbunnya pepohonan menuju daratan utama Sumbawa untuk mencari makan, menciptakan siluet yang dramatis di langit senja.

Di bawah permukaan air, Satonda menawarkan kekayaan terumbu karang yang luar biasa. Perairan di sekitar pulau merupakan bagian dari segitiga terumbu karang dunia. Anda dapat menemukan berbagai jenis koral keras dan lunak, serta ikan-ikan karang berwarna-warni seperti anemonefish, parrotfish, hingga penyu hijau yang sering terlihat mencari makan di padang lamun sekitar pantai.

#

Aktivitas Wisata dan Pengalaman Luar Ruangan

Bagi pencinta petualangan, Pulau Satonda menawarkan kombinasi aktivitas darat dan air yang lengkap:

1. Snorkeling dan Diving: Kejernihan air di sekitar dermaga dan pantai barat Satonda sangat luar biasa. Arus yang relatif tenang menjadikannya lokasi yang aman bagi pemula. Terumbu karang di sini sangat sehat karena terlindungi dari aktivitas penangkapan ikan komersial.

2. Trekking Menuju Viewpoint: Terdapat jalur pendakian ringan menuju puncak bukit yang membatasi bibir kawah. Dari titik pandang ini, pengunjung bisa melihat panorama 360 derajat yang memperlihatkan keindahan Danau Satonda di satu sisi dan kemegahan Gunung Tambora di seberang lautan.

3. Berenang di Danau: Meskipun airnya sangat asin, pengunjung diperbolehkan berenang di dalam danau. Sensasi mengapung di air yang kaya mineral ini memberikan pengalaman relaksasi yang unik.

4. Pohon Harapan (The Wishing Tree): Di pinggir danau, terdapat tradisi unik di mana pengunjung menggantungkan batu pada ranting pohon sambil mengucapkan doa atau harapan. Jika harapan terkabul, konon mereka harus kembali lagi ke pulau ini untuk melepaskan batu tersebut.

#

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Waktu paling ideal untuk mengunjungi Pulau Satonda adalah pada musim kemarau, antara bulan April hingga Oktober. Pada periode ini, langit cenderung cerah, air laut sangat jernih, dan ombak tenang, memudahkan perjalanan penyeberangan. Jika Anda datang pada bulan Agustus atau September, Anda mungkin bisa menyaksikan festival budaya tahunan yang sering dikaitkan dengan peringatan letusan Gunung Tambora. Hindari musim penghujan (Januari-Maret) karena gelombang laut di Laut Flores cenderung tinggi dan jalur pendakian di pulau bisa menjadi sangat licin.

#

Konservasi dan Perlindungan Lingkungan

Sebagai Taman Wisata Alam, Pulau Satonda berada di bawah pengawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat. Status ini memastikan bahwa pembangunan fasilitas di dalam pulau sangat dibatasi untuk menjaga keaslian ekosistem. Pengunjung sangat dilarang untuk mengambil apapun dari pulau, baik itu kerang, batu, maupun merusak terumbu karang. Program pelestarian penyu dan pembersihan sampah laut secara berkala menjadi agenda utama pengelola untuk mempertahankan status Satonda sebagai destinasi ekowisata berkelanjutan.

#

Aksesibilitas dan Fasilitas

Menuju Pulau Satonda memerlukan usaha ekstra yang sebanding dengan keindahannya. Dari Kota Dompu, Anda harus menempuh perjalanan darat menuju Labuan Kenanga atau Desa Nangamiro di pesisir utara kaki Gunung Tambora. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan menyewa perahu motor (speed boat atau kapal nelayan) dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 60 menit.

Fasilitas di Pulau Satonda tergolong sederhana namun mencukupi untuk kebutuhan dasar. Terdapat dermaga kayu yang kokoh, beberapa gazebo untuk beristirahat, jalur setapak yang teratur, dan toilet umum. Bagi yang ingin menginap, tersedia beberapa pilihan cottage atau penginapan dengan konsep ramah lingkungan yang dikelola secara terbatas. Namun, banyak wisatawan memilih untuk menginap di daratan utama Sumbawa atau melakukan perjalanan liveaboard (menginap di kapal) sebagai bagian dari rute pelayaran menuju Labuan Bajo.

#

Kesimpulan

Pulau Satonda adalah bukti nyata keajaiban alam di Dompu. Ia bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan sebuah monumen geologi yang menceritakan sejarah dahsyatnya alam di masa lalu. Dengan danau air asinnya yang misterius, bawah laut yang memukau, dan suasana hutan yang tenang, Satonda menawarkan pelarian sempurna bagi mereka yang mencari ketenangan di tengah kemurnian alam Nusa Tenggara Barat. Menjaga kelestarian pulau ini adalah tanggung jawab setiap pengunjung agar generasi mendatang tetap bisa menikmati "danau purba" yang jatuh ke pelukan laut ini.

πŸ“‹ Informasi Kunjungan

address
Lepas pantai Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu
entrance fee
Rp 20.000 per orang
opening hours
08:00 - 17:00

Tempat Menarik Lainnya di Dompu

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Dompu

Pelajari lebih lanjut tentang Dompu dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Dompu