Taman Rekreasi Riam Bajandik
di Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Evolusi dan Sejarah Pengembangan Riam Bajandik
Taman Rekreasi Riam Bajandik tidak lahir dari proyek korporasi besar, melainkan tumbuh dari semangat swadaya masyarakat Desa Baru. Dahulu, kawasan ini hanyalah aliran sungai biasa yang digunakan warga untuk keperluan sehari-hari. Namun, melihat potensi aliran air yang berjenjang (riam) dan bebatuan besar yang eksotis, para pemuda dan tokoh masyarakat setempat mulai membenahi kawasan ini secara bertahap sejak sekitar tahun 2018.
Evolusinya sangat signifikan. Dari yang awalnya hanya tepian sungai liar, kini Riam Bajandik telah bertransformasi menjadi taman rekreasi terpadu dengan fasilitas yang mumpuni tanpa menghilangkan kesan alaminya. Nama "Bajandik" sendiri dalam bahasa lokal sering dikaitkan dengan suara aliran air yang ritmis menabrak bebatuan, menciptakan simfoni alam yang menenangkan jiwa.
Ragam Aktivitas Rekreasi dan Pengalaman Unik
Daya tarik utama Riam Bajandik adalah aliran Sungai Benawa yang sangat jernih dan segar, langsung turun dari kawasan Pegunungan Meratus. Berikut adalah beberapa aktivitas rekreasi yang dapat dinikmati pengunjung:
1. Bermain Air dan Mandi Sungai: Berbeda dengan kolam renang buatan, mandi di Riam Bajandik memberikan sensasi kesegaran alami. Airnya yang dingin dan jernih mengalir di sela-sela bebatuan besar. Terdapat area yang dangkal untuk anak-anak dan area yang sedikit lebih dalam bagi orang dewasa.
2. River Tubing: Bagi pencinta adrenalin, tersedia penyewaan ban dalam (tubing) untuk menyusuri aliran riam yang tidak terlalu ekstrem namun tetap seru. Merasakan guncangan ban saat melewati jeram-jeram kecil adalah pengalaman yang tidak terlupakan.
3. Fotografi Alam dan Selfie: Pengelola telah membangun berbagai spot foto instagenic, mulai dari jembatan bambu yang estetik, rumah pohon, hingga platform kayu yang menghadap langsung ke arah perbukitan hijau. Latar belakang Gunung Batu Benawa menambah kemegahan hasil foto para pengunjung.
4. Terapi Ikan Alami: Di beberapa titik aliran yang lebih tenang, pengunjung seringkali dapat merasakan sensasi pijatan kecil dari ikan-ikan sungai asli yang masih terjaga populasinya di sini.
Fasilitas dan Kenyamanan Pengunjung
Meskipun dikelola secara lokal, fasilitas di Taman Rekreasi Riam Bajandik tergolong lengkap dan terus diperbarui demi kenyamanan wisatawan:
- Gazebo dan Lesehan: Tersedia puluhan gazebo kayu yang dibangun di sepanjang bantaran sungai. Gazebo ini menjadi tempat favorit keluarga untuk berkumpul dan menikmati perbekalan.
- Aksesibilitas: Jalan menuju lokasi sudah beraspal dan mudah dijangkau baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Area parkir yang disediakan oleh warga setempat juga cukup luas dan terorganisir.
- Fasilitas Penunjang: Terdapat toilet yang bersih, ruang ganti pakaian, serta musala bagi pengunjung Muslim.
- Warung Kuliner Lokal: Jangan lewatkan kesempatan mencicipi kuliner khas HST di warung-warung sekitar. Hidangan seperti ikan seluang goreng, nasi kuning, hingga camilan tradisional tersedia dengan harga yang sangat terjangkau.
Destinasi Ramah Keluarga dan Edukasi Alam
Riam Bajandik dirancang sebagai destinasi keluarga (family-friendly). Keamanan menjadi prioritas, di mana area aliran air diklasifikasikan berdasarkan tingkat kedalamannya. Bagi orang tua, tempat ini adalah sarana edukasi yang baik untuk memperkenalkan anak-anak pada ekosistem sungai. Anak-anak dapat belajar mengenal jenis batuan sungai, melihat vegetasi hutan hujan tropis, dan memahami pentingnya menjaga kebersihan air sungai.
Suasana kekeluargaan sangat terasa di sini. Seringkali terlihat rombongan keluarga besar menggelar tikar di bawah pohon rindang, melakukan tradisi makan bersama (makan baimbai), yang merupakan bagian dari budaya sosial masyarakat Kalimantan Selatan.
Signifikansi Budaya dan Peran Komunitas
Secara kultural, Riam Bajandik merupakan manifestasi dari konsep "Manunggal dengan Alam" yang dianut masyarakat Dayak Meratus dan Banjar di Hulu Sungai Tengah. Keberhasilan tempat ini menjadi objek wisata populer membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi kerakyatan.
Komunitas lokal berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan keamanan. Mereka menerapkan aturan ketat terkait larangan membuang sampah ke sungai dan penebangan pohon di sekitar area wisata. Hal ini menjadikan Riam Bajandik sebagai salah satu contoh sukses Community Based Tourism (CBT) di Kalimantan Selatan.
Informasi Pengunjung dan Waktu Terbaik
Untuk mendapatkan pengalaman rekreasi yang maksimal di Taman Rekreasi Riam Bajandik, berikut adalah beberapa panduan bagi calon pengunjung:
- Waktu Terbaik: Kunjungan sangat disarankan pada pagi hari (pukul 08.00 - 10.00 WITA) saat udara masih sangat segar dan sinar matahari belum terlalu terik. Musim kemarau atau awal musim hujan adalah waktu ideal karena debit air sungai cenderung stabil dan jernih (tidak keruh).
- Hari Kunjungan: Jika Anda menyukai ketenangan, hindari hari Minggu atau hari libur nasional karena tempat ini akan sangat padat oleh pengunjung lokal. Hari kerja (Senin-Kamis) menawarkan suasana yang lebih privat dan damai.
- Tips Tambahan: Bawalah pakaian ganti, gunakan alas kaki yang tidak licin karena bebatuan sungai bisa sangat licin, dan pastikan membawa kantong sampah sendiri untuk membantu menjaga kelestarian taman ini.
Taman Rekreasi Riam Bajandik bukan sekadar tempat untuk membasuh diri di air yang dingin, melainkan sebuah pelarian dari hiruk-pikuk rutinitas urban. Dengan perpaduan antara kemegahan Pegunungan Meratus dan keramahan penduduk Desa Baru, kunjungan ke Riam Bajandik akan memberikan pemulihan jiwa (healing) yang autentik bagi siapa saja yang datang berkunjung ke Hulu Sungai Tengah.
π Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Hulu Sungai Tengah
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Hulu Sungai Tengah
Pelajari lebih lanjut tentang Hulu Sungai Tengah dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Hulu Sungai Tengah