Masjid 99 Kubah
di Makassar, Sulawesi Selatan
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Filosofi Desain dan Makna Numerologi
Daya tarik utama yang paling mencolok dari bangunan ini, sebagaimana namanya, adalah keberadaan 99 kubah yang menghiasi bagian atapnya. Angka 99 ini tidak dipilih secara sembarang, melainkan merepresentasikan Asmaul Husna atau 99 nama-nama Allah yang baik dalam ajaran Islam. Secara arsitektural, penggunaan puluhan kubah dengan ukuran bertingkat ini menciptakan efek visual yang dinamis dan ritmis.
Kubah-kubah tersebut disusun secara konsentris, mulai dari kubah utama yang paling besar di bagian tengah hingga kubah-kubah kecil yang mengelilinginya. Gradasi warna yang digunakan—didominasi oleh palet warna hangat seperti merah, oranye, dan kuning—memberikan kesan semangat dan energi. Warna-warna ini dipilih untuk memberikan kontras yang tajam dengan latar belakang birunya langit Makassar dan perairan Selat Makassar, terutama saat momen matahari terbenam.
Sentuhan Tangan Dingin Ridwan Kamil
Masjid 99 Kubah merupakan hasil rancangan arsitek ternama Indonesia, Ridwan Kamil. Sebagai seorang arsitek yang dikenal dengan pendekatan desain parametrik dan simbolis, Ridwan Kamil mengonsep masjid ini tanpa mengikuti pakem masjid tradisional di Indonesia yang biasanya menggunakan atap limas atau satu kubah tunggal yang besar.
Desain ini mengadopsi gaya arsitektur modern yang mengedepankan bentuk-bentuk geometris yang berulang. Ridwan Kamil ingin menciptakan sebuah bangunan yang tidak hanya berfungsi secara spiritual tetapi juga memiliki nilai ikonik secara global. Struktur ini dirancang untuk bertahan dari korosi air laut, mengingat lokasinya yang berada tepat di bibir pantai, dengan penggunaan material komposit dan panel warna yang tahan terhadap cuaca ekstrem.
Konteks Sejarah dan Pembangunan
Pembangunan Masjid 99 Kubah dimulai pada tahun 2017 di masa pemerintahan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo. Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan terpadu Center Point of Indonesia (CPI), sebuah lahan reklamasi yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur.
Proses konstruksinya memakan waktu beberapa tahun dengan tantangan teknis yang cukup kompleks, terutama dalam menyusun puluhan kubah agar presisi dan kedap air. Masjid ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektar, dengan luas bangunan mencapai 72 x 45 meter. Meski pengerjaannya sempat mengalami beberapa tahap penundaan, masjid ini akhirnya fungsional dan mulai digunakan secara luas oleh masyarakat sejak awal tahun 2022.
Inovasi Struktural dan Detail Arsitektural
Secara struktural, Masjid 99 Kubah memiliki keunikan pada sistem distribusinya bebannya. Mengingat jumlah kubah yang sangat banyak, struktur atap masjid ini memerlukan sistem rangka baja yang kompleks untuk menopang beban masing-masing kubah. Penggunaan beton bertulang pada struktur utama memberikan kekokohan ekstra untuk menghadapi angin kencang dari arah laut.
Bagian interior masjid menawarkan pengalaman ruang yang berbeda. Langit-langit masjid memperlihatkan pola-pola geometris yang terbentuk dari susunan kubah-kubah di atasnya, menciptakan permainan cahaya dan bayangan yang dramatis. Sistem pencahayaan alami dimaksimalkan melalui celah-celah di sekitar dasar kubah, sehingga pada siang hari, ruang utama masjid mendapatkan sirkulasi cahaya yang cukup tanpa harus mengandalkan listrik secara berlebihan.
Selain itu, masjid ini memiliki dua lantai utama dan satu lantai basement. Lantai dasar digunakan sebagai ruang serbaguna dan fasilitas pendukung, sementara lantai atas berfungsi sebagai ruang salat utama yang mampu menampung ribuan jamaah. Area selasar yang luas memungkinkan angin laut masuk ke dalam bangunan, menciptakan sistem ventilasi alami yang menyejukkan.
Signifikansi Budaya dan Sosial
Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya warga Makassar, Masjid 99 Kubah telah melampaui fungsinya sebagai bangunan fisik. Ia telah menjadi identitas baru bagi "Kota Daeng". Kehadirannya menggeser dominasi visual Pantai Losari yang selama puluhan tahun menjadi ikon tunggal Makassar.
Masjid ini juga menjadi magnet bagi wisata religi. Wisatawan dari luar daerah seringkali menjadikan masjid ini sebagai destinasi utama untuk melihat langsung keunikan arsitekturnya. Hal ini berdampak positif pada ekosistem sosial dan ekonomi di sekitar kawasan CPI, di mana interaksi antarwarga dan kegiatan ekonomi kreatif mulai tumbuh subur di sekitar area masjid.
Pengalaman Pengunjung dan Lanskap Sekitar
Mengunjungi Masjid 99 Kubah memberikan pengalaman sensorik yang lengkap. Saat mendekati bangunan, pengunjung akan disambut oleh skala bangunan yang megah dan warna-warni kubah yang menyala. Pada malam hari, sistem pencahayaan fasad (LED) membuat masjid ini tampak seperti permata yang bersinar di tengah kegelapan pesisir.
Lanskap di sekitar masjid dirancang sebagai ruang publik yang terbuka. Terdapat pelataran luas yang sering digunakan warga untuk bersantai sambil menunggu waktu salat atau sekadar menikmati pemandangan sunset. Lokasinya yang strategis, menghadap langsung ke arah matahari terbenam, menjadikan masjid ini salah satu titik fotografi arsitektur terbaik di Indonesia.
Kesimpulan: Warisan Arsitektur Modern Indonesia
Masjid 99 Kubah adalah bukti bahwa arsitektur tempat ibadah dapat berevolusi tanpa meninggalkan akar filosofisnya. Melalui kombinasi antara kecerdasan desain Ridwan Kamil, makna spiritual Asmaul Husna, dan keberanian dalam penggunaan warna, bangunan ini telah menetapkan standar baru dalam arsitektur masjid kontemporer di dunia. Ia bukan sekadar bangunan beton dan baja, melainkan sebuah puisi visual yang merayakan keagungan Tuhan di tanah Sulawesi. Dengan segala keunikan dan kemegahannya, Masjid 99 Kubah akan terus berdiri sebagai mercusuar spiritualitas dan kebanggaan arsitektur Indonesia untuk generasi mendatang.
📋 Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Makassar
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Makassar
Pelajari lebih lanjut tentang Makassar dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Makassar