Situs Sejarah

Situs Sejarah Makam Teungku Chik Pante Geulima

di Pidie Jaya, Aceh

Dipublikasikan: Januari 2025

Tentang

Asal-Usul Historis dan Sosok Teungku Chik Pante Geulima

Teungku Chik Pante Geulima, yang memiliki nama asli Teungku Muhammad Ali, adalah seorang ulama kharismatik sekaligus panglima perang yang hidup pada masa Kesultanan Aceh Darussalam, khususnya aktif pada abad ke-19. Nama "Pante Geulima" sendiri merujuk pada sebuah kawasan pesisir di Meureudu yang menjadi basis pertahanan serta pusat pendidikan agama yang beliau pimpin.

Beliau dikenal sebagai tokoh yang memadukan peran spiritual sebagai ulama (Teungku) dengan peran strategis sebagai pemimpin militer. Pada masa Perang Aceh melawan Belanda (dimulai tahun 1873), Teungku Chik Pante Geulima merupakan sekutu dekat dari tokoh-tokoh besar seperti Teungku Chik Di Tiro. Beliau memimpin gerilyawan pejuang dari wilayah Meureudu dan sekitarnya untuk menghadang gerak maju pasukan Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger (KNIL) yang mencoba merangsek masuk ke wilayah pedalaman Pidie.

Arsitektur dan Detail Konstruksi Situs

Makam Teungku Chik Pante Geulima menampilkan karakteristik arsitektur nisan Aceh yang khas namun memiliki detail yang spesifik. Kompleks makam ini dikelilingi oleh pagar beton modern hasil renovasi, namun di dalamnya masih terdapat nisan-nisan asli yang terbuat dari batu sungai (batu kali) dan batu andesit yang dipahat secara manual.

Secara visual, nisan utama Teungku Chik Pante Geulima memiliki bentuk "Nisan Sayap" atau tipe nisan Plakplieng yang lazim ditemukan pada makam tokoh-tokoh besar di Aceh pada abad ke-18 dan ke-19. Pahatannya menunjukkan pengaruh seni hias Islam yang kental, dengan motif sulur-suluran (ornamen tumbuhan) yang melambangkan keabadian dan ketenangan. Keunikan nisan ini terletak pada ukurannya yang relatif lebih besar dibandingkan nisan pengikutnya, yang menandakan status sosial dan religius beliau yang tinggi dalam struktur masyarakat Aceh saat itu.

Konstruksi jirat (badan makam) menggunakan susunan batu yang rapi. Meskipun sebagian besar telah mengalami pengikisan akibat cuaca, pola-pola geometris pada nisan masih dapat diidentifikasi secara kasat mata, menunjukkan keahlian tinggi para pengrajin batu (pemahat nisan) di wilayah Meureudu pada masa lampau.

Signifikansi Sejarah dan Peristiwa Penting

Situs ini menjadi bukti otentik dari strategi pertahanan "Pante Geulima". Dalam catatan sejarah lokal, Pante Geulima bukan hanya tempat tinggal, melainkan markas taktis. Di sinilah para pejuang Aceh melakukan musyawarah besar untuk menentukan strategi penyerangan terhadap kapal-kapal Belanda yang berpatroli di Selat Malaka.

Salah satu peristiwa unik yang dikaitkan dengan situs ini adalah peran Teungku Chik Pante Geulima dalam mobilisasi logistik perang. Wilayah Meureudu merupakan lumbung pangan bagi pasukan Aceh. Makam ini kini berdiri sebagai pengingat akan masa di mana ulama memegang kendali penuh dalam menggerakkan ekonomi dan militer demi mempertahankan kedaulatan dari agresi asing. Kekuatan beliau tidak hanya terletak pada senjata, tetapi pada kemampuan memobilisasi massa melalui khutbah-khutbah jihad yang membakar semangat.

Nilai Budaya dan Religiusitas

Bagi masyarakat Pidie Jaya, Makam Teungku Chik Pante Geulima adalah tempat yang sangat dikeramatkan (sacred space). Situs ini menjadi tujuan wisata religi utama, terutama pada hari-hari besar Islam atau menjelang bulan suci Ramadhan. Tradisi "Meuziarah" ke makam ini masih kental dilakukan oleh keturunan beliau dan masyarakat umum untuk mengenang jasa-jasa perjuangan dan memanjatkan doa.

Secara kultural, keberadaan makam ini menegaskan identitas Meureudu sebagai "Kota Santri" dan pusat peradaban Islam di Pidie Jaya. Nilai-nilai keteladanan yang ditinggalkan oleh Teungku Chik Pante Geulima, seperti integritas, keberanian, dan ketaatan pada agama, menjadi fondasi moral bagi generasi muda di wilayah tersebut.

Status Konservasi dan Upaya Pelestarian

Saat ini, Situs Sejarah Makam Teungku Chik Pante Geulima berada di bawah pengawasan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pidie Jaya serta Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah setempat. Upaya pemugaran telah dilakukan beberapa kali untuk memperbaiki pagar pengaman dan membangun cungkup (atap pelindung) guna melindungi batu nisan dari pelapukan akibat hujan asam dan panas matahari.

Namun, tantangan pelestarian tetap ada. Beberapa bagian nisan mulai tertutup lumut kerak, dan tulisan kaligrafi pada nisan mulai memudar. Para ahli sejarah menekankan pentingnya pendokumentasian secara digital dan penelitian arkeologi lebih lanjut untuk mengungkap prasasti yang mungkin tersembunyi di balik lapisan batu nisan tersebut. Keterlibatan masyarakat lokal dalam menjaga kebersihan situs menjadi kunci utama bertahannya situs ini hingga sekarang.

Fakta Unik dan Penutup

Satu fakta unik mengenai situs ini adalah keberadaan beberapa makam pengikut setia beliau yang dimakamkan dalam posisi melingkar, seolah-olah sedang menjaga makam sang guru. Hal ini menggambarkan loyalitas tak terbatas antara murid dan guru (Ulama) dalam tradisi pendidikan dayah di Aceh. Selain itu, kawasan sekitar makam dulunya merupakan titik pantau laut yang strategis, memberikan perspektif bahwa pemilihan lokasi makam atau tempat tinggal tokoh sejarah Aceh selalu mempertimbangkan aspek keamanan dan pemandangan alam.

Situs Sejarah Makam Teungku Chik Pante Geulima bukan sekadar tumpukan batu nisan tua. Ia adalah narasi bisu tentang sebuah era di mana semangat perjuangan dan kedalaman ilmu agama menyatu. Melalui pelestarian situs ini, Pidie Jaya tidak hanya menjaga sebuah objek fisik, tetapi juga memelihara ruh perjuangan bangsa yang pernah berkobar di pesisir utara Aceh. Situs ini tetap berdiri sebagai kompas sejarah bagi siapa saja yang ingin mempelajari jati diri manusia Aceh yang tangguh dan beriman.

๐Ÿ“‹ Informasi Kunjungan

address
Gampong Meunasah Blang, Kec. Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya
entrance fee
Gratis / Donasi sukarela
opening hours
Setiap hari, 08:00 - 17:00

Tempat Menarik Lainnya di Pidie Jaya

Tim GeoKepo

Penulis & Peneliti Konten

Tim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.

Pelajari lebih lanjut tentang tim kami
Apakah artikel ini membantu?

Jelajahi Pidie Jaya

Pelajari lebih lanjut tentang Pidie Jaya dan tempat-tempat menarik lainnya.

Lihat Profil Pidie Jaya