Makam Datu Sanggul
di Tapin, Kalimantan Selatan
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Asal-Usul dan Sosok Syekh Abdussamad
Nama asli Datu Sanggul adalah Syekh Abdussamad. Beliau bukanlah penduduk asli Tanah Banjar, melainkan seorang pendatang dari Palembang yang berkelana mencari ilmu hingga ke pedalaman Kalimantan. Sebutan "Datu Sanggul" memiliki kaitan erat dengan kata "Sanggul" dalam bahasa Banjar yang berarti menunggu. Legenda setempat menceritakan bahwa beliau sering terlihat "menyanggul" (menunggu) datangnya waktu salat atau menunggu ilham ketuhanan di pinggiran sungai atau di bawah pohon.
Versi lain menyebutkan bahwa nama tersebut berkaitan dengan kemampuannya "menyanggul" atau menghadang musibah yang akan menimpa masyarakat. Tokoh ini diperkirakan hidup sezaman dengan ulama besar Banjar, Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (Datu Kalampayan). Hubungan antara keduanya menjadi salah satu fragmen sejarah paling menarik di Kalimantan Selatan, yang menggambarkan pertemuan antara jalur pendidikan formal ulama (Datu Kalampayan di Mekkah) dengan jalur kewalian dan laduni (Datu Sanggul).
Arsitektur dan Detail Konstruksi Situs
Makam Datu Sanggul menampilkan karakter arsitektur religius khas Banjar yang telah mengalami transformasi seiring zaman. Secara fisik, bangunan utama makam atau yang disebut "Kubah" memiliki struktur atap tumpang yang mencerminkan pengaruh arsitektur vernakular Kalimantan. Penggunaan kayu ulin (Eusideroxylon zwageri), yang dikenal sebagai kayu besi lokal, sangat dominan pada struktur fondasi dan beberapa bagian interior asli.
Nisan Datu Sanggul diletakkan di dalam cungkup yang dihiasi dengan kelambu kuning, warna kebangsawanan dan kesucian dalam tradisi Banjar. Area sekitar makam telah diperluas untuk menampung ribuan peziarah, dengan lantai keramik yang sejuk dan pilar-pilar beton yang kokoh. Meskipun telah banyak mengalami renovasi modern, aura sakral tetap dipertahankan melalui pemeliharaan ornamen-ornamen tradisional dan tata letak makam yang tidak berubah sejak masa silam.
Signifikansi Sejarah dan Peristiwa Penting
Salah satu peristiwa sejarah yang paling sering diceritakan dalam literatur lisan Banjar (manaqib) adalah pertemuan spiritual antara Datu Sanggul dan Datu Kalampayan di Masjidil Haram, Mekkah. Dikisahkan bahwa Datu Sanggul secara ajaib hadir di Mekkah setiap hari Jumat untuk melaksanakan salat Jumat, padahal secara fisik beliau berada di Tatakan, Tapin.
Peristiwa ini menjadi titik balik penting dalam sejarah Islam di Kalimantan, karena membuktikan adanya beragam jalan menuju Tuhan. Datu Kalampayan, yang saat itu sedang menuntut ilmu di Mekkah, sangat mengagumi kedalaman ilmu makrifat Datu Sanggul. Dari interaksi inilah lahir "Kitab Sabilal Muhtadin" yang fenomenal, di mana ada bagian-bagian yang konon terinspirasi dari diskusi mereka berdua. Keberadaan Makam Datu Sanggul menjadi monumen pengingat bahwa wilayah Tapin dahulu merupakan pusat pembelajaran tasawuf yang mendalam.
Tokoh Terkait dan Konteks Zaman
Situs ini berkaitan erat dengan masa pemerintahan Kesultanan Banjar di bawah kepemimpinan Sultan Tahmidullah II. Pada masa itu, terjadi kebangkitan intelektual Islam yang sangat masif. Datu Sanggul mewakili faksi ulama yang bergerak di akar rumput, berinteraksi langsung dengan masyarakat pedalaman, dan menggunakan pendekatan budaya dalam berdakwah. Beliau juga dikenal memiliki hubungan dekat dengan para Datu lainnya di Kalimantan, membentuk jaringan ulama yang menjamin stabilitas sosial dan spiritual di wilayah Barito dan sekitarnya.
Status Pelestarian dan Restoran
Saat ini, Makam Datu Sanggul dikelola secara kolektif oleh pemerintah daerah Kabupaten Tapin bersama dengan ahli waris dan masyarakat setempat. Situs ini telah ditetapkan sebagai salah satu objek wisata religius unggulan di Kalimantan Selatan. Upaya pelestarian difokuskan pada pembersihan rutin kawasan, penyediaan fasilitas bagi peziarah, dan dokumentasi sejarah lisan agar tidak hilang ditelan zaman.
Pemerintah Kabupaten Tapin secara berkala melakukan perbaikan infrastruktur jalan menuju lokasi untuk memudahkan aksesibilitas. Renovasi terakhir mencakup perluasan aula pertemuan dan area parkir tanpa mengganggu struktur inti makam, guna menjaga keaslian situs sebagai cagar budaya yang memiliki nilai arkeologis dan antropologis.
Kepentingan Budaya dan Religi
Makam Datu Sanggul adalah pusat dari tradisi "Ziarah" di Kalimantan Selatan. Setiap tahun, khususnya pada bulan-bulan tertentu dalam kalender Hijriah atau saat hari raya, ribuan orang dari berbagai penjuru Kalimantan hingga luar pulau datang untuk mengambil berkah dan mendoakan beliau. Tradisi pembacaan Maulid Habsyi dan doa bersama di lokasi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Tapin.
Situs ini juga menjadi simbol kerukunan. Meskipun merupakan situs Islam, banyak nilai-nilai kearifan lokal yang terjaga di sini, seperti prinsip "Bubuhan" (kekeluargaan) dan gotong royong dalam menjaga kebersihan makam. Bagi masyarakat Banjar, menziarahi Makam Datu Sanggul adalah cara untuk menyambung sanad spiritual dan mengenang kejayaan peradaban Islam di masa lalu.
Fakta Sejarah Unik: Kitab Datu Sanggul
Satu hal unik yang jarang diketahui adalah adanya "Kitab Datu Sanggul" yang berisi tentang ilmu ketauhidan dan makrifat. Berbeda dengan karya tulis ulama pada umumnya, ajaran Datu Sanggul lebih banyak ditransmisikan secara lisan dan melalui syair-syair Banjar yang mengandung filosofi tinggi. Keberadaan makam ini di Desa Tatakan bukan tanpa alasan; wilayah ini dulunya merupakan jalur perdagangan dan jalur dakwah strategis yang menghubungkan wilayah pesisir dengan pedalaman pegunungan Meratus, menjadikan Datu Sanggul sebagai jembatan budaya yang efektif pada zamannya.
π Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Tapin
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Tapin
Pelajari lebih lanjut tentang Tapin dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Tapin