Lombok Timur
EpicDipublikasikan: Januari 2025
History
#
Sejarah dan Perkembangan Kabupaten Lombok Timur
Lombok Timur, yang memiliki luas wilayah 1612,63 km², merupakan entitas geografis dan historis yang krusial di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Terletak di bagian timur pulau dan berbatasan langsung dengan Selat Alas, wilayah ini memiliki posisi strategis yang menghubungkan Pulau Lombok dengan Pulau Sumbawa. Secara administratif, Lombok Timur dikelilingi oleh tiga wilayah tetangga: Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, dan Selat Alas di sisi timur.
Asal-Usul dan Masa Kerajaan
Sejarah Lombok Timur tidak dapat dipisahkan dari kejayaan Kerajaan Selaparang. Berpusat di wilayah yang sekarang menjadi Desa Selaparang, kecamatan Swela, kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-16 dan ke-17. Di bawah kepemimpinan tokoh legendaris seperti Prabu Rangkesari, Selaparang menjadi pusat penyebaran agama Islam di Lombok, yang dibawa oleh pemuka agama seperti Sunan Prapen dari Jawa. Kekuatan maritim Selaparang menjadikannya pusat perdagangan rempah yang disegani di kawasan timur Nusantara, sebelum akhirnya mengalami tekanan akibat ekspansi dari Kerajaan Karangasem Bali dan intervensi kekuatan asing.
Masa Kolonial dan Perlawanan Rakyat
Memasuki abad ke-19, pengaruh Belanda mulai menguat di Lombok. Salah satu peristiwa heroik yang tercatat dalam sejarah lokal adalah Perlawanan Sakra (1891-1894). Rakyat Sakra, dipimpin oleh tokoh-tokoh lokal yang gigih, bangkit melawan dominasi kekuasaan luar. Konflik ini kemudian memicu intervensi militer Belanda secara besar-besaran pada tahun 1894 yang dikenal dengan Ekspedisi Lombok. Meskipun kekuatan lokal akhirnya takluk, semangat perlawanan dari tokoh-tokoh seperti Tuan Guru Haji Ali Batu tetap menjadi simbol patriotisme masyarakat Lombok Timur dalam menentang penjajahan.
Era Kemerdekaan dan Perkembangan Modern
Pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia 1945, Lombok Timur secara resmi dibentuk sebagai daerah tingkat II berdasarkan Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958. Sejak saat itu, pusat pemerintahan yang awalnya berada di Labuhan Haji kemudian dipindahkan ke Selong. Selong tumbuh menjadi pusat administrasi dan pendidikan, menjadikannya salah satu kota paling tertata di Nusa Tenggara Barat. Tokoh besar seperti Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid), pendiri Nahdlatul Wathan di Pancor, memainkan peran vital dalam sejarah modern. Beliau tidak hanya memajukan pendidikan Islam tetapi juga ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas jasa-jasanya dalam perjuangan kemerdekaan.
Warisan Budaya dan Situs Bersejarah
Lombok Timur memiliki kekayaan budaya yang unik, seperti tradisi Bau Nyale di pesisir selatan dan seni bela diri Presean. Situs bersejarah seperti Makam Selaparang tetap menjadi destinasi religi dan sejarah yang dihormati, melambangkan sisa-sisa keagungan masa lalu. Secara geografis, wilayah pesisirnya yang luas dan keberadaan Pelabuhan Kayangan menjadikan Lombok Timur sebagai urat nadi ekonomi yang menghubungkan konektivitas nasional. Kini, dengan status "Epic" dalam peta sejarah NTB, Lombok Timur terus berkembang menjadi pusat agribisnis dan pariwisata sejarah yang tetap memegang teguh nilai-nilai religius dan adat istiadat leluhur.
Geography
#
Profil Geografis Kabupaten Lombok Timur
Kabupaten Lombok Timur merupakan wilayah administratif yang terletak di bagian timur Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan luas wilayah mencapai 1.612,63 km², kabupaten ini menyandang status sebagai daerah dengan populasi terpadat sekaligus memiliki keragaman lanskap yang luar biasa. Secara astronomis, wilayah ini membentang pada posisi koordinat yang strategis, berbatasan langsung dengan Selat Alas di timur, Laut Jawa di utara, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Utara di sisi barat.
##
Topografi dan Bentang Alam
Karakteristik topografi Lombok Timur sangat variatif, mulai dari wilayah pesisir hingga puncak pegunungan vulkanik. Di bagian utara, didominasi oleh lereng Gunung Rinjani yang megah, gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia (3.726 mdpl). Wilayah ini dicirikan oleh lembah-lembah subur seperti Lembah Sembalun yang berada di ketinggian sekitar 1.156 mdpl, dikelilingi oleh perbukitan terjal yang menciptakan iklim mikro unik. Sebaliknya, wilayah ini memiliki garis pantai yang membentang di sepanjang Laut Indonesia di sisi selatan, yang ditandai dengan tebing-tebing curam dan teluk-teluk eksotis seperti Teluk Ekas. Aliran sungai utama seperti Sungai Putih dan Sungai Menanga memainkan peran vital dalam drainase alami dan irigasi lahan pertanian di dataran rendah.
##
Pola Iklim dan Variasi Musiman
Lombok Timur memiliki iklim tropis dengan pengaruh monsun yang kuat. Terdapat perbedaan curah hujan yang kontras antara wilayah utara dan selatan. Wilayah utara (Sembalun dan sekitarnya) cenderung lebih basah dan dingin, sementara wilayah selatan seperti Jerowaru memiliki karakteristik semi-arid dengan curah hujan rendah dan musim kemarau yang lebih panjang. Suhu udara bervariasi antara 21°C di dataran tinggi hingga 33°C di wilayah pesisir. Fenomena angin "Gending" terkadang muncul di wilayah ini, membawa udara kering yang memengaruhi pola tanam lokal.
##
Sumber Daya Alam dan Potensi Agraria
Kekayaan alam Lombok Timur bertumpu pada sektor pertanian dan kelautan. Tanah vulkanik yang kaya nutrisi di lereng Rinjani menjadikan daerah ini pusat produksi hortikultura, terutama bawang merah, bawang putih, dan stroberi. Di sektor kehutanan, terdapat kawasan hutan lindung yang menjaga resapan air bagi seluruh pulau. Sementara itu, wilayah pesisir selatannya kaya akan mineral dan potensi budidaya laut, khususnya rumput laut dan mutiara berkualitas tinggi yang telah menembus pasar internasional.
##
Zona Ekologi dan Biodiversitas
Sebagai bagian dari zona transisi Wallacea, Lombok Timur memiliki keanekaragaman hayati yang unik. Taman Nasional Gunung Rinjani menjadi benteng terakhir bagi flora dan fauna endemik, termasuk burung Kakatua Kecil Jambul Kuning dan berbagai jenis primata. Di pesisir timur, ekosistem mangrove dan terumbu karang di kawasan Gili Kondo dan Gili Lawang berfungsi sebagai penyangga ekologis penting yang melindungi garis pantai dari abrasi sekaligus menjadi habitat bagi biota laut yang langka. Posisinya yang berada di bagian selatan dari provinsi Nusa Tenggara Barat menjadikannya gerbang ekologis yang menghubungkan ekosistem darat pegunungan dengan kekayaan samudra.
Culture
Kekayaan Budaya Lombok Timur: Pesona Gumi Selaparang
Lombok Timur, yang dikenal sebagai jantung peradaban Kerajaan Selaparang, merupakan wilayah seluas 1612,63 km² yang menyimpan lapisan budaya paling mendalam di Nusa Tenggara Barat. Terletak di bagian timur pulau dan berbatasan langsung dengan Selat Alas, wilayah ini menjadi titik temu tradisi agraris pegunungan Rinjani dengan budaya pesisir yang dinamis.
#
Tradisi dan Upacara Adat
Kehidupan masyarakat Sasak di Lombok Timur kental dengan ritual yang menghormati alam dan leluhur. Salah satu tradisi paling ikonik adalah Bau Nyale yang dirayakan di pesisir selatan seperti Pantai Kaliantan. Berbeda dengan perayaan di wilayah tengah, Bau Nyale di sini memiliki nuansa sakral yang dipadukan dengan ritual *Pujawali*. Selain itu, terdapat tradisi Ngayu-ayu di Sembalun, sebuah upacara adat memohon hujan dan rasa syukur yang dilakukan setiap tiga tahun sekali dengan menyembelih kerbau dan mengubur kepalanya sebagai simbol menjaga keseimbangan alam Gunung Rinjani.
#
Seni Pertunjukan dan Musik
Lombok Timur adalah rumah bagi kesenian Gendang Beleq, musik perkusi kolosal yang dahulu digunakan untuk melepas dan menyambut prajurit dari medan perang. Selain itu, terdapat tari Cepung yang memadukan sastra lisan dengan gerakan ritmis. Di wilayah pesisir, pengaruh Melayu dan Bugis berakulturasi melahirkan Burdah, seni musik rebana yang melantunkan syair-syair Islami namun dengan cengkok lokal yang khas. Kesenian Wayang Sasak juga masih lestari di sini, menggunakan media kulit kerbau untuk menceritakan kisah Menak yang sarat nilai moral.
#
Kerajinan dan Busana Tradisional
Kabupaten ini merupakan pusat tekstil tradisional terbaik di Lombok. Desa Pringgasela terkenal dengan tenun kain Sari Menanti dan motif Pucuk Rebung yang ditenun menggunakan pewarna alami dari akar kayu dan dedaunan. Dalam hal busana, kaum pria mengenakan Sapuk (ikat kepala), Lempot, dan Bebat, sementara kaum wanita mengenakan Lambung dengan hiasan anting Geroq. Tenun bagi masyarakat Lombok Timur bukan sekadar kain, melainkan identitas status sosial dan kematangan spiritual.
#
Dialek dan Bahasa
Masyarakat setempat menggunakan bahasa Sasak dengan dialek Meno-Meni dan Kuto-Kute. Keunikan linguistik di Lombok Timur terletak pada penggunaan tingkatan bahasa (Alus, Madya, Kasar) yang masih dijaga ketat, terutama di lingkungan keturunan bangsawan Selaparang. Ungkapan "Sopoq Angan" (Satu Pikiran/Tujuan) menjadi filosofi gotong royong yang sangat dijunjung tinggi.
#
Kuliner Khas
Kuliner Lombok Timur menawarkan cita rasa pedas yang tajam. Ayam Taliwang memang populer, namun Pelecing Kangkung dengan kangkung khas yang berbatang besar dan renyah adalah menu wajib. Jangan lupakan Nasi Kotaraja yang terkenal dengan Jangan Kelor (sayur kelor) dan sambal potengnya yang unik. Di daerah dataran tinggi Sembalun, olahan kentang dan bawang putih menjadi primadona yang mencerminkan kesuburan tanah vulkanik.
#
Praktik Religi dan Festival
Sebagai daerah yang dijuluki "Kota Santri", kehidupan beragama di Lombok Timur sangat kuat dengan pengaruh organisasi Nahdlatul Wathan yang berpusat di Pancor. Integrasi antara agama dan budaya terlihat dalam perayaan Maulid Adat, di mana masyarakat berkumpul di masjid kuno untuk melakukan doa bersama yang diikuti dengan tradisi makan bersama di atas nampan besar yang disebut Begibung. Hal ini mempertegas posisi Lombok Timur sebagai wilayah yang mampu menyelaraskan syariat agama dengan kearifan lokal yang adiluhung.
Tourism
Menjelajahi Pesona Epic Lombok Timur: Permata di Selatan Gunung Rinjani
Lombok Timur merupakan kabupaten dengan luas wilayah 1612,63 km² yang menawarkan kekayaan alam paling beragam di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah, dan Selat Alas, wilayah ini memiliki status "Epic" karena menjadi rumah bagi puncak tertinggi di pulau ini sekaligus gerbang menuju keajaiban pesisir yang belum terjamah.
#
Keajaiban Alam dari Puncak hingga Pesisir
Daya tarik utama Lombok Timur didominasi oleh kemegahan Gunung Rinjani. Desa Sembalun yang terletak di ketinggian 1.156 mdpl menawarkan panorama lembah hijau yang dikelilingi perbukitan purba seperti Bukit Selong dan Bukit Pergasingan. Bagi pecinta air, Air Terjun Mangku Sakti menyuguhkan pemandangan unik dengan aliran air belerang berwarna putih kehijauan yang mengalir di antara bebatuan cadas hasil erupsi Rinjani.
Di sisi pesisir, Lombok Timur menyimpan keajaiban langka di Pantai Pink (Pantai Tangsi). Fenomena pasir berwarna merah muda ini tercipta dari percampuran pasir putih dengan serpihan karang merah. Tak jauh dari sana, terdapat Gili Kondo dan Gili Bidara, pulau-pulau kecil tak berpenghuni di Selat Alas yang menawarkan kejernihan air kristal untuk aktivitas snorkeling tanpa keramaian pengunjung.
#
Warisan Budaya dan Tradisi Leluhur
Sisi kultural Lombok Timur tercermin kuat di Desa Adat Limbungan dan Desa Loyok. Di Limbungan, pengunjung dapat melihat rumah tradisional Sasak yang atapnya masih menggunakan jerami dan lantai dari tanah liat. Berbeda dengan museum konvensional, di sini sejarah hidup melalui keseharian masyarakatnya. Selain itu, terdapat tradisi unik seperti "Nyale" di pesisir selatan dan kerajinan anyaman bambu khas Loyok yang telah diekspor ke mancanegara.
#
Petualangan dan Pengalaman Unik
Lombok Timur adalah surga bagi pencari adrenalin. Selain pendakian Rinjani via jalur Sembalun yang menantang, wisatawan dapat mencoba paragliding dari bukit-bukit di kawasan selatan. Salah satu pengalaman unik yang tidak boleh dilewatkan adalah mengamati pohon purba raksasa "Lian" di Pringgabaya yang usianya diperkirakan mencapai ratusan tahun dengan akar yang menjulang tinggi, menciptakan suasana seperti di film fantasi.
#
Wisata Kuliner Khas Timur
Perjalanan tidak lengkap tanpa mencicipi Ayam Taliwang versi autentik atau Bebalung (sup tulang iga) yang kaya rempah. Namun, yang paling khas dari Lombok Timur adalah Sayur Ares, kuliner berbahan dasar pelepah pisang muda yang dimasak dengan bumbu santan kental, serta kopi Sembalun yang memiliki cita rasa unik karena ditanam di tanah vulkanik.
#
Akomodasi dan Waktu Terbaik
Lombok Timur menawarkan berbagai pilihan menginap, mulai dari glamping mewah di lereng Sembalun hingga homestay ramah kantong yang menyuguhkan keramahan khas suku Sasak. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim kemarau antara bulan Mei hingga September, di mana langit cerah akan memberikan pandangan sempurna ke arah puncak Rinjani dan gradasi warna biru di sepanjang pantai selatan.
Economy
#
Profil Ekonomi Lombok Timur: Dinamika Agraris dan Maritim di Gerbang Timur NTB
Lombok Timur, dengan luas wilayah 1.612,63 km², memegang peranan krusial sebagai lumbung pangan dan pusat penggerak ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Terletak di posisi kardinal selatan pulau, wilayah berkategori "Epic" ini berbatasan langsung dengan laut lepas, memberikan keunggulan komparatif pada sektor agraris dan maritim yang terintegrasi.
##
Sektor Pertanian dan Perkebunan Unggulan
Sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi dengan kontribusi PDRB tertinggi. Wilayah ini dikenal sebagai penghasil tembakau Virginia kualitas ekspor terbesar di Indonesia, khususnya di kawasan selatan seperti Jerowaru dan Keruak. Selain tembakau, komoditas hortikultura dari daerah dataran tinggi Sembalun—seperti bawang merah, bawang putih, dan stroberi—menjadi pemasok utama kebutuhan pasar lokal maupun antar-pulau. Sistem irigasi yang terus dikembangkan mendukung keberlanjutan produksi padi dan palawija di dataran rendah.
##
Ekonomi Maritim dan Kelautan
Memiliki garis pantai yang membentang luas di sepanjang Laut Indonesia, Lombok Timur mengoptimalkan ekonomi biru melalui budidaya rumput laut dan perikanan tangkap. Pelabuhan Labuhan Haji berfungsi sebagai urat nadi distribusi logistik dan hasil laut. Wilayah selatan juga menjadi sentra budidaya lobster yang telah menembus pasar internasional, menjadikannya salah satu titik strategis dalam peta akuakultur nasional.
##
Industri Kreatif dan Kerajinan Tradisional
Dinamika industri pengolahan didominasi oleh UMKM berbasis kearifan lokal. Desa Loyok dan Beleka dikenal sebagai pusat kerajinan anyaman bambu dan rotan yang artistik. Sementara itu, kain tenun Pringgasela menjadi produk unggulan yang menggabungkan nilai budaya dengan nilai ekonomi tinggi. Industri ini tidak hanya menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar, tetapi juga menjaga identitas kultural di tengah modernisasi.
##
Pariwisata dan Jasa
Pariwisata di Lombok Timur menawarkan keragaman dari puncak gunung hingga dasar laut. Gunung Rinjani melalui pintu masuk Sembalun menarik wisatawan minat khusus, sementara kawasan pantai di bagian selatan menawarkan potensi wisata bahari. Keberadaan desa wisata yang terorganisir dengan baik meningkatkan sektor jasa dan perhotelan, menciptakan multiplier effect bagi ekonomi kerakyatan melalui penyediaan homestay dan pemandu wisata.
##
Infrastruktur dan Tren Ketenagakerjaan
Pemerintah daerah terus memacu pembangunan infrastruktur jalan lingkar selatan dan peningkatan fasilitas pelabuhan untuk menekan biaya logistik. Tren ketenagakerjaan menunjukkan pergeseran bertahap dari sektor primer ke sektor jasa dan perdagangan, seiring dengan meningkatnya konektivitas antar-wilayah dengan tiga daerah tetangga (Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Selat Alas). Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar pusat pemerintahan Selong diharapkan mampu memeratakan distribusi pendapatan bagi seluruh masyarakat Lombok Timur.
Demographics
#
Profil Demografis Kabupaten Lombok Timur
Lombok Timur merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan luas wilayah mencapai 1.612,63 km², wilayah ini memiliki karakteristik demografis yang sangat padat dan dinamis dibandingkan wilayah lainnya di Pulau Lombok.
Ukuran, Kepadatan, dan Distribusi Penduduk
Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Lombok Timur telah melampaui angka 1,3 juta jiwa. Sebagai wilayah dengan status "Epic" dalam peta administratif NTB, kepadatan penduduknya mencapai lebih dari 800 jiwa per km². Distribusi penduduk terkonsentrasi di wilayah Selong sebagai pusat pemerintahan dan kawasan pesisir selatan seperti Keruak dan Jerowaru. Meskipun memiliki garis pantai yang panjang di sisi selatan dan timur, konsentrasi pemukiman juga sangat tinggi di kaki Gunung Rinjani bagian timur.
Komposisi Etnis dan Keragaman Budaya
Etnis Sasak mendominasi struktur demografis Lombok Timur dengan persentase di atas 95%. Namun, sebagai wilayah pesisir, terdapat keberagaman unik dengan adanya komunitas suku Bajo di wilayah Labuhan Lombok dan pemukiman Bugis di sepanjang garis pantai selatan. Hal ini menciptakan percampuran budaya maritim yang kuat, yang membedakan Lombok Timur dengan wilayah pegunungan di Lombok Utara atau Barat.
Struktur Usia dan Piramida Penduduk
Lombok Timur memiliki struktur penduduk muda dengan bentuk piramida ekspansif. Proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun) sangat besar, yang memberikan potensi bonus demografi sekaligus tantangan lapangan kerja. Kelompok usia anak-anak juga masih dominan, menunjukkan angka kelahiran yang relatif stabil namun cenderung menurun seiring keberhasilan program keluarga berencana.
Tingkat Pendidikan dan Literasi
Angka melek huruf di Lombok Timur terus menunjukkan tren positif, didukung oleh banyaknya lembaga pendidikan berbasis agama atau Pondok Pesantren. Kabupaten ini dikenal sebagai pusat pendidikan Islam di NTB (Kota Santri), di mana banyak penduduknya menempuh pendidikan di organisasi besar seperti Nahdlatul Wathan. Meskipun partisipasi pendidikan dasar sangat tinggi, peningkatan persentase lulusan perguruan tinggi terus dipacu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia setempat.
Urbanisasi dan Pola Migrasi
Dinamika kependudukan di Lombok Timur sangat dipengaruhi oleh pola migrasi internasional. Kabupaten ini merupakan salah satu pengirim Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbesar di Indonesia, khususnya ke Malaysia dan Timur Tengah. Migrasi ini berdampak pada struktur sosial ekonomi di pedesaan, menciptakan fenomena "desa migran". Secara internal, terjadi pergeseran dari pola agraris ke urbanisasi di sekitar koridor Masbagik-Selong, yang kini bertransformasi menjadi pusat ekonomi sekunder yang melayani kebutuhan tiga wilayah tetangga di sekitarnya.
💡 Fakta Unik
- 1.Sejarah mencatat wilayah ini pernah menjadi pusat Kesultanan Islam yang sangat berpengaruh di Pulau Sumbawa, di mana istana aslinya yang bernama Dalam Loka dibangun tanpa menggunakan paku besi sama sekali.
- 2.Tradisi unik bernama Karaci menampilkan pertarungan dua lelaki menggunakan tongkat kayu dan perisai kulit kerbau sebagai bentuk penghormatan terhadap keberanian prajurit masa lalu.
- 3.Wilayah pesisir ini memiliki akses langsung ke Teluk Saleh, yang dikenal secara internasional sebagai akuarium raksasa karena menjadi habitat alami bagi populasi hiu paus yang menetap sepanjang tahun.
- 4.Komoditas unggulan yang menjadi ikon ekonomi daerah ini adalah susu kuda liar dan madu hutan berkualitas tinggi yang sering dijadikan oleh-oleh khas bagi para wisatawan.
Destinasi di Lombok Timur
Semua Destinasi→Taman Nasional Gunung Rinjani (Sembalun)
Gerbang pendakian ikonik menuju puncak Gunung Rinjani ini menawarkan panorama lembah hijau yang dike...
Wisata AlamPantai Pink (Pantai Tangsi)
Destinasi unik yang terkenal karena pasirnya yang berwarna merah muda akibat percampuran pasir putih...
Wisata AlamDesa Wisata Tetebatu
Sering dijuluki sebagai 'Ubud-nya Lombok', Tetebatu menyajikan pemandangan terasering sawah yang hij...
Pusat KebudayaanDesa Adat Sade Loyok
Loyok dikenal sebagai pusat kerajinan anyaman bambu yang telah turun-temurun menjadi nadi kehidupan ...
Wisata AlamGili Kondo
Pulau kecil tak berpenghuni di Selat Alas ini merupakan surga bagi pencinta ketenangan dan keindahan...
Bangunan IkonikMasjid Jami’ Al-Mujahidin Selong
Merupakan masjid bersejarah dan terbesar di ibu kota kabupaten yang menjadi pusat kegiatan religi ma...
Tempat Lainnya di Nusa Tenggara Barat
Lokasi Serupa
Panduan Perjalanan Terkait
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiUji Pengetahuanmu!
Apakah kamu bisa menebak Lombok Timur dari siluet petanya?