Masjid Raya An-Nur
di Pekanbaru, Riau
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Kemegahan Arsitektur Masjid Raya An-Nur: Taj Mahal dari Bumi Lancang Kuning
Masjid Raya An-Nur bukan sekadar tempat ibadah bagi masyarakat Pekanbaru; ia adalah monumen identitas yang memadukan spiritualitas Islam dengan kebanggaan kultural Melayu. Berdiri tegak di jantung ibu kota Provinsi Riau, masjid ini sering dijuluki sebagai "Taj Mahal-nya Indonesia" karena kemiripan siluetnya dengan monumen cinta di Agra, India. Namun, di balik label tersebut, Masjid Raya An-Nur menyimpan narasi arsitektural yang jauh lebih mendalam, mencerminkan evolusi desain yang mengawinkan estetika Timur Tengah, India, dan kearifan lokal Riau.
#
Konteks Historis dan Evolusi Pembangunan
Pembangunan Masjid Raya An-Nur dimulai pada tahun 1963 atas prakarsa Gubernur Riau pertama, Kaharuddin Nasution. Masjid ini selesai dan diresmikan pada tahun 1968. Namun, wujud megah yang kita saksikan hari ini adalah hasil dari renovasi total dan perluasan besar-besaran yang dilakukan pada tahun 2000 di bawah kepemimpinan Gubernur Saleh Djasit.
Proses transformasi ini mengubah fungsi masjid dari sekadar gedung ibadah tunggal menjadi sebuah kompleks Islamic Center yang terintegrasi. Perancangnya, arsitek Ir. H. Roseno, berhasil mempertahankan esensi struktur lama sambil menyuntikkan elemen-elemen modern yang memperkuat karakter ikoniknya. Luas area masjid yang mencapai 12,6 hektar menjadikannya salah satu kompleks masjid terluas di Asia Tenggara, memberikan ruang napas bagi hiruk-pikuk perkotaan Pekanbaru.
#
Filosofi Desain dan Gaya Arsitektur
Secara visual, Masjid Raya An-Nur mengadopsi gaya arsitektur eklektik. Pengaruh Mughal sangat dominan, terlihat jelas pada penggunaan satu kubah besar di tengah yang dikelilingi oleh empat kubah kecil di setiap sudut atap. Empat menara tinggi yang berdiri terpisah dari bangunan utama mempertegas simetri bangunan, sebuah prinsip desain yang lazim ditemukan pada arsitektur Islam klasik di India dan Persia.
Namun, pengamat yang jeli akan menemukan sentuhan Melayu yang kental dalam detailnya. Penggunaan warna dominan hijau dan kuning bukan tanpa alasan; hijau melambangkan kesuburan dan keislaman, sementara kuning adalah warna kebesaran dalam tradisi Kesultanan Melayu. Perpaduan ini menciptakan harmoni visual yang menegaskan bahwa Islam di Riau tumbuh subur di atas fondasi budaya lokal yang kuat.
#
Inovasi Struktural dan Elemen Unik
Salah satu aspek yang paling menonjol dari Masjid Raya An-Nur adalah tata ruangnya yang terbagi menjadi tiga lantai. Lantai dasar difungsikan sebagai kantor pengelola, perpustakaan, dan ruang pertemuan, sementara lantai atas didedikasikan sepenuhnya untuk ruang salat utama.
Elemen arsitektural yang paling memukau adalah penggunaan material marmer pada lantai dan dinding, memberikan efek sejuk di tengah cuaca Pekanbaru yang cenderung panas. Interior masjid dihiasi dengan kaligrafi yang rumit, dikerjakan oleh seniman-seniman ahli. Mihrab masjid dirancang dengan lengkungan yang megah, menggunakan aksen emas yang memberikan kesan mewah namun tetap khusyuk.
Keunikan lainnya terletak pada sistem pencahayaan dan ventilasi. Kubah utama masjid tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai katup udara yang memungkinkan sirkulasi alami. Di malam hari, sistem pencahayaan eksterior dirancang sedemikian rupa sehingga bayangan masjid terpantul sempurna di atas kolam besar yang terletak di halaman depan, menciptakan ilusi visual yang magis dan memperkuat kemiripannya dengan Taj Mahal.
#
Signifikansi Budaya dan Sosial
Masjid Raya An-Nur telah melampaui fungsinya sebagai institusi agama. Ia berfungsi sebagai "paru-paru sosial" bagi warga Pekanbaru. Halamannya yang luas, yang ditanami pohon-pohon kurma dan taman yang tertata rapi, menjadi ruang publik di mana masyarakat berinteraksi. Kehadiran pohon kurma di sini bukan sekadar hiasan, melainkan simbol adaptasi vegetasi Timur Tengah di tanah tropis, yang kini menjadi daya tarik agrowisata religi tersendiri.
Secara kultural, masjid ini adalah simbol peradaban Melayu yang identik dengan Islam. Pepatah "Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah" tercermin dalam keberadaan bangunan ini. Masjid ini menjadi pusat kegiatan besar seperti MTQ tingkat provinsi maupun nasional, serta menjadi titik kumpul utama dalam perayaan hari besar Islam di Riau.
#
Pengalaman Pengunjung dan Fungsi Kontemporer
Memasuki kawasan Masjid Raya An-Nur, pengunjung akan disambut oleh gerbang yang megah dan area parkir yang luas. Akses menuju ruang utama di lantai atas dapat ditempuh melalui tangga besar yang dirancang untuk memberikan kesan transisi dari dunia luar yang bising menuju ruang ibadah yang tenang.
Fasilitas pendukung di dalam kompleks ini sangat lengkap, mencakup sekolah (dari tingkat TK hingga SMA), aula serbaguna, dan perpustakaan digital yang modern. Hal ini menunjukkan bahwa visi arsitektur An-Nur adalah menciptakan ekosistem pendidikan dan sosial, bukan sekadar monumen statis. Bagi wisatawan, tersedia pemandu yang dapat menjelaskan sejarah dan detail arsitektur, menjadikan kunjungan ke sini sebagai pengalaman edukatif yang komprehensif.
#
Kesimpulan: Warisan Arsitektur untuk Masa Depan
Masjid Raya An-Nur adalah mahakarya yang berhasil menjembatani masa lalu dan masa depan Riau. Melalui pemilihan material yang tahan lama, desain yang ikonik, dan integrasi fungsi yang beragam, masjid ini tetap relevan di tengah modernisasi kota. Keberadaannya membuktikan bahwa arsitektur Islam di Indonesia mampu menyerap pengaruh global (Mughal dan Timur Tengah) tanpa kehilangan jati diri lokalnya (Melayu).
Sebagai ikon Provinsi Riau, Masjid Raya An-Nur berdiri bukan hanya sebagai tempat bersujud, melainkan sebagai saksi bisu perkembangan peradaban di Bumi Lancang Kuning. Ia adalah perpaduan antara beton, marmer, dan iman; sebuah struktur yang menginspirasi siapa pun yang memandangnya untuk merenungkan keindahan Sang Pencipta melalui kejeniusan rancang bangun manusia.
π Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Pekanbaru
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Pekanbaru
Pelajari lebih lanjut tentang Pekanbaru dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Pekanbaru