Onde-Onde Bo Liem
di Mojokerto, Jawa Timur
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Akar Sejarah: Warisan Keluarga dari Tahun 1929
Kisah Onde-Onde Bo Liem bermula pada tahun 1929. Didirikan oleh seorang pria keturunan Tionghoa bernama Bo Liem, usaha ini awalnya merupakan bisnis rumahan sederhana. Pada masa kolonial Hindia Belanda, onde-onde sebenarnya adalah pengaruh dari kuliner Tiongkok (jian dui) yang kemudian beradaptasi dengan lidah dan bahan baku lokal di tanah Jawa.
Bo Liem berhasil menciptakan formula yang membedakan produknya dari onde-onde lainnya pada masa itu. Keuletannya dalam mempertahankan resep asli membuat usahanya bertahan melewati masa pendudukan Jepang hingga era kemerdekaan. Kini, bisnis ini telah dikelola oleh generasi ketiga dan keempat, namun semangat untuk menjaga keaslian rasa tetap menjadi prioritas utama. Kedai pusatnya yang terletak di Jalan Empunala, Mojokerto, tetap menjadi magnet bagi para pelancong yang ingin merasakan sensasi orisinal dari kudapan legendaris ini.
Karakteristik dan Keunikan Cita Rasa
Apa yang membuat Onde-Onde Bo Liem begitu istimewa? Jawabannya terletak pada tekstur dan keseimbangan rasanya. Secara visual, onde-onde ini memiliki bentuk bulat sempurna dengan balutan biji wijen yang rapat dan tidak mudah rontok. Namun, keajaiban sesungguhnya terasa saat gigitan pertama.
Kulit onde-onde Bo Liem memiliki karakteristik "kenyal namun lembut" (chewy but tender). Tidak seperti onde-onde pasar yang seringkali menjadi keras atau alot setelah dingin, Bo Liem mampu mempertahankan kelembutan kulitnya dalam waktu yang cukup lama. Hal ini dicapai melalui komposisi tepung ketan pilihan yang tidak dicampur dengan terlalu banyak bahan pengisi.
Di bagian dalam, isian kacang hijau kupasnya memiliki tekstur yang sangat halus (creamy). Rasa manisnya pas, tidak berlebihan hingga membuat mual (enek), dan memiliki aroma harum yang khas. Perpaduan antara gurihnya wijen, kenyalnya kulit ketan, dan manis lembutnya kacang hijau menciptakan simfoni rasa yang membuat siapa pun sulit untuk berhenti hanya pada satu butir saja.
Rahasia Dapur: Bahan Baku dan Teknik Tradisional
Keunggulan Onde-Onde Bo Liem tidak didapat secara instan, melainkan melalui proses produksi yang sangat memperhatikan detail. Penggunaan bahan baku tetap mengacu pada standar yang ditetapkan oleh sang pendiri.
1. Tepung Ketan Berkualitas: Rahasia kelenturan kulitnya ada pada pemilihan jenis beras ketan yang digiling sendiri untuk memastikan kesegarannya.
2. Kacang Hijau Pilihan: Isian onde-onde menggunakan kacang hijau yang telah dikupas kulit arinya. Proses pencucian, perendaman, hingga pengukusan kacang hijau dilakukan dengan durasi yang sangat presisi untuk menghasilkan tekstur pasta yang lembut.
3. Minyak Goreng dan Suhu Api: Salah satu teknik paling krusial dalam pembuatan onde-onde adalah cara menggorengnya. Di dapur Bo Liem, onde-onde dimasukkan ke dalam minyak yang belum terlalu panas. Api kemudian diatur sedemikian rupa agar suhu naik secara bertahap. Teknik ini memastikan onde-onde mengembang sempurna tanpa pecah dan matang merata hingga ke bagian dalam.
4. Tanpa Bahan Pengawet: Onde-Onde Bo Liem diproduksi setiap hari (freshly made). Mereka tidak menggunakan bahan pengawet kimia, sehingga daya tahan produk ini biasanya hanya sekitar 24 hingga 48 jam. Hal ini menegaskan komitmen mereka terhadap kesehatan dan kualitas rasa alami.
Inovasi dalam Tradisi
Meskipun sangat memegang teguh resep klasik kacang hijau, Onde-Onde Bo Liem tidak menutup mata terhadap perkembangan zaman. Untuk menjangkau generasi muda dan memberikan variasi bagi pelanggan setia, mereka mulai memperkenalkan varian rasa baru. Pengunjung kini dapat menikmati onde-onde dengan isi cokelat, keju, hingga kacang merah.
Bahkan, terdapat varian "Onde-Onde Ketan Hitam" yang menggunakan campuran tepung ketan hitam pada kulitnya, memberikan aroma yang lebih pekat dan tekstur yang sedikit berbeda. Inovasi ini dilakukan tanpa mengorbankan teknik penggorengan tradisional yang menjadi jati diri Bo Liem.
Konteks Budaya dan Kebiasaan Makan Lokal
Di Mojokerto, menyuguhkan Onde-Onde Bo Liem kepada tamu dianggap sebagai bentuk penghormatan. Kudapan ini bukan sekadar camilan, melainkan simbol keramah-tamahan warga lokal. Dalam tradisi Tionghoa, bentuk bulat onde-onde melambangkan kebersamaan dan keberuntungan yang tidak terputus, sebuah filosofi yang terserap manis dalam budaya masyarakat Mojokerto yang majemuk.
Biasanya, onde-onde dinikmati selagi hangat sebagai teman minum teh atau kopi di sore hari. Di gerai Bo Liem, pengunjung sering kali harus mengantre untuk mendapatkan onde-onde yang baru saja diangkat dari penggorengan besar. Aroma wijen sangrai yang memenuhi ruangan menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang tidak terlupakan.
Peran Keluarga dan Pelestarian Warisan
Keberhasilan Onde-Onde Bo Liem bertahan hampir satu abad tidak lepas dari peran keluarga besar Bo Liem. Manajemen keluarga memastikan bahwa setiap cabang yang dibuka tetap mengikuti standar operasional yang ketat. Meskipun kini teknologi sudah merambah dunia kuliner, beberapa tahapan kritis dalam pembuatan onde-onde tetap dilakukan secara manual dengan pengawasan langsung dari anggota keluarga.
Mereka juga menjaga hubungan baik dengan para perajin wijen dan petani kacang lokal, menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung di wilayah Jawa Timur. Kedai Bo Liem bukan hanya sebuah tempat usaha, melainkan museum hidup yang menceritakan bagaimana sebuah resep keluarga mampu menjadi identitas sebuah kota.
Destinasi Wajib bagi Pelancong Kuliner
Bagi siapa pun yang berkunjung ke Jawa Timur, singgah di Mojokerto untuk mencicipi Onde-Onde Bo Liem adalah sebuah keharusan. Lokasinya yang strategis dan nama besarnya menjadikannya destinasi wisata kuliner utama. Tak jarang, para pejabat negara, selebritas, hingga wisatawan mancanegara menyempatkan diri untuk membawa kotak-kotak oranye khas Bo Liem sebagai buah tangan.
Onde-Onde Bo Liem adalah bukti nyata bahwa kuliner tradisional mampu bersaing dengan gempuran makanan modern asalkan kualitas dan orisinalitas tetap dijaga. Ia adalah rasa yang melintasi generasi, sebuah bulatan kecil yang membawa kehangatan sejarah dari tahun 1929 hingga masa kini. Menikmati sebutir Onde-Onde Bo Liem adalah cara terbaik untuk merayakan kekayaan kuliner Indonesia yang autentik dan penuh makna.
π Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Mojokerto
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Mojokerto
Pelajari lebih lanjut tentang Mojokerto dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Mojokerto