Zangrandi Ice Cream
di Surabaya, Jawa Timur
Dipublikasikan: Januari 2025
Tentang
Sejarah dan Asul-usul: Warisan Keluarga Zangrandi
Kisah manis ini dimulai pada tahun 1930. Didirikan oleh keluarga berkebangsaan Italia, Roberto Zangrandi, kedai ini awalnya bernama Ijs Paleis Zangrandi (Istana Es Zangrandi). Roberto membawa resep keluarga turun-temurun dari Italia, yang kemudian dipadukan dengan ketersediaan bahan lokal di Hindia Belanda kala itu.
Pada tahun 1960-an, ketika keluarga Zangrandi memutuskan untuk kembali ke negara asalnya, kepemilikan kedai ini berpindah tangan kepada seorang pengusaha lokal bernama Adhi Tanumulia. Meskipun kepemilikan berubah, satu hal yang tetap dijaga dengan ketat adalah integritas resep aslinya. Hingga hari ini, Zangrandi tetap mempertahankan metode pembuatan es krim tradisional tanpa bahan pengawet atau pemanis buatan, menjadikannya salah satu institusi kuliner tertua dan paling konsisten di Jawa Timur.
Arsitektur dan Atmosfer: Melintasi Lorong Waktu
Memasuki kedai Zangrandi adalah pengalaman sensorik yang unik. Langit-langit yang tinggi, jendela kaca besar, dan pilar-pilar kokoh mencirikan gaya arsitektur Art Deco yang populer di masa kolonial. Kursi-kursi rotan merah yang ikonik disusun rapi di teras dan ruang dalam, menciptakan suasana yang santai namun formal—sebuah tradisi "nongkrong" kelas atas Surabaya tempo dulu yang masih lestari hingga sekarang.
Budaya makan di sini sangat dipengaruhi oleh adat istiadat Eropa. Pengunjung biasanya datang di sore hari untuk menghindari panasnya Surabaya, menikmati es krim sambil berbincang ringan. Tidak ada musik yang menggelegar; hanya suara denting sendok yang beradu dengan gelas kristal dan riuh rendah percakapan, menciptakan harmoni yang menenangkan di tengah hiruk-pikuk pusat kota.
Filosofi Bahan dan Teknik Pembuatan Tradisional
Kekuatan utama Zangrandi terletak pada kemurnian bahannya. Berbeda dengan es krim modern yang sering kali menggunakan banyak udara (overrun) dan lemak nabati, es krim Zangrandi dibuat dengan metode Old-World Style.
1. Bahan Alami: Mereka menggunakan susu sapi murni, gula tebu asli, dan buah-buahan segar. Tidak ada jejak esens kimia atau pewarna buatan yang tajam.
2. Tekstur yang Khas: Es krim di sini memiliki tekstur yang sedikit kasar namun padat, yang dalam istilah kuliner sering disebut sebagai "gelato gaya lama". Hal ini dikarenakan proses pengadukan yang lambat, sehingga kandungan udaranya sangat sedikit.
3. Tanpa Pengawet: Karena tidak menggunakan bahan pengawet, es krim Zangrandi memiliki titik leleh yang lebih cepat dibandingkan es krim pabrikan. Ini adalah tanda keaslian bahan-bahan alami yang digunakan.
Menu Ikonik dan Spesialisasi Zangrandi
Zangrandi memiliki beberapa menu signature yang telah menjadi favorit lintas generasi. Setiap sajian memiliki karakteristik presentasi yang unik dan tidak berubah selama puluhan tahun.
#
1. Tutti Frutti
Inilah mahakarya Zangrandi. Tutti Frutti disajikan dalam bentuk potongan segitiga seperti kue tart. Es krim ini terdiri dari beberapa lapisan rasa dengan potongan buah kering (succade) di dalamnya. Teksturnya yang padat dan sensasi kunyahan buah kering memberikan dimensi rasa yang kompleks—perpaduan antara manis, sedikit asam, dan dingin yang menyegarkan.
#
2. Macedonia
Bagi para pecinta kearifan lokal yang dipadukan dengan gaya Barat, Macedonia adalah pilihan utama. Ini adalah es krim yang disajikan dengan topping buah-buahan segar dan, yang paling unik, siraman sedikit minuman beralkohol (biasanya rum) yang memberikan aroma tajam namun elegan.
#
3. Banana Split
Meskipun Banana Split dapat ditemukan di mana saja, versi Zangrandi tetap menjadi standar emas. Tiga bola es krim (cokelat, vanila, dan stroberi) diletakkan di atas belahan pisang raja yang matang sempurna, lalu diberi taburan kacang tanah sangrai yang dihancurkan kasar dan siraman saus cokelat homemade.
#
4. Ice Cream Soda
Sebuah minuman klasik yang membawa nostalgia. Perpaduan antara kesegaran air soda dengan satu scoop besar es krim vanila menciptakan reaksi karbonasi yang lembut dan creamy di mulut.
Teknik Kuliner: Rahasia "Nopia" dan Kerupuk Es Krim
Salah satu tradisi unik di Zangrandi adalah penyajian es krim yang sering didampingi oleh Nopia atau kue kering yang renyah. Kerupuk es krim (wafer) yang digunakan juga dibuat secara khusus dengan resep rahasia dapur mereka sendiri. Wafer ini tidak hanya berfungsi sebagai penghias, tetapi sebagai penyeimbang tekstur es krim yang lembut.
Proses pembuatan topping cokelatnya pun dilakukan secara tradisional. Cokelat cair yang digunakan tidak terlalu manis, cenderung ke arah dark chocolate, untuk mengimbangi rasa manis dari es krimnya.
Konteks Budaya dan Signifikansi Sosial
Zangrandi bukan sekadar tempat makan; ia adalah saksi sejarah perkembangan masyarakat Surabaya. Pada masa lalu, tempat ini adalah lokasi pertemuan para elit Belanda dan kaum borjuis lokal. Namun seiring berjalannya waktu, Zangrandi berubah menjadi tempat yang demokratis namun tetap prestisius.
Bagi warga Surabaya, mengunjungi Zangrandi adalah ritual keluarga. Banyak kakek-nenek yang membawa cucu mereka ke sini, menceritakan bahwa di kursi yang sama puluhan tahun lalu, mereka melakukan kencan pertama. Inilah yang membuat Zangrandi menjadi "Legenda Hidup". Kedai ini berhasil mempertahankan relevansinya di tengah gempuran brand es krim internasional dengan tetap memegang teguh identitas "kuno" mereka.
Upaya Pelestarian Warisan Kuliner
Meskipun saat ini Zangrandi telah membuka beberapa cabang di mal-mal modern di Surabaya, pusatnya di Jalan Yos Sudarso tetap menjadi kiblat utama. Pihak pengelola sangat berhati-hati dalam melakukan renovasi agar tidak merusak nilai sejarah bangunan dan furniturnya.
Keluarga Tanumulia sebagai penerus resep Zangrandi memastikan bahwa setiap koki es krim yang bekerja di sana melalui pelatihan ketat untuk memahami rasio bahan yang tepat. Mereka percaya bahwa es krim adalah sebuah seni yang melibatkan perasaan, bukan sekadar produksi masal mesin industri.
Penutup: Sebuah Keharusan Kuliner di Jawa Timur
Mengunjungi Surabaya tanpa singgah ke Zangrandi ibarat berkunjung ke Paris tanpa melihat Menara Eiffel. Keunikan rasa es krim yang tidak berubah sejak 1930, dipadukan dengan suasana bangunan bersejarah, menjadikannya sebuah destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar rasa manis. Zangrandi adalah tentang kenangan, tradisi, dan penghormatan terhadap kualitas bahan alami. Di setiap suapan es krim Tutti Frutti atau Macedonia, terdapat jejak sejarah panjang yang terus dingin dan manis di tengah panasnya Kota Surabaya.
📋 Informasi Kunjungan
Tempat Menarik Lainnya di Surabaya
Tim GeoKepo
Penulis & Peneliti KontenTim GeoKepo adalah sekelompok penulis dan peneliti yang passionate tentang geografi Indonesia. Kami berdedikasi untuk membuat pembelajaran geografi menjadi menyenangkan dan dapat diakses oleh semua orang. Setiap artikel ditulis dengan riset mendalam untuk memastikan akurasi dan kualitas konten.
Pelajari lebih lanjut tentang tim kamiJelajahi Surabaya
Pelajari lebih lanjut tentang Surabaya dan tempat-tempat menarik lainnya.
Lihat Profil Surabaya