4 Pusat Kebudayaan Terbaik di Maluku

Daftar pilihan pusat kebudayaan terbaik di Maluku — lengkap dengan lokasi, deskripsi, dan tips.

Maluku adalah salah satu dari 38 provinsi di Indonesia. Daftar ini berisi 4 pusat kebudayaan terbaik yang dikurasi oleh tim editorial GeoKepo, diambil dari basis data destinasi kami di seluruh 514 kabupaten dan kota.

Setiap entri di bawah ditautkan ke profil destinasi lengkap, termasuk fakta utama (jam buka, biaya masuk, kontak), konteks sejarah, dan tips kunjungan. Daftar diurutkan alfabetis — pilih yang sesuai rencana perjalanan Anda.

  1. Pusat Kerajinan Tenun Tanimbar

    Kepulauan Tanimbar · Maluku

    Tempat ini adalah pusat pelestarian kain tenun ikat khas Tanimbar yang terkenal dengan motif garis-garis tegas dan warna-warna gelap yang elegan. Pengunjung dapat melihat langsung proses menenun tradisional menggunakan alat tenun bukan mesin serta membeli berbagai produk tekstil …

    Jam buka
    Senin - Sabtu, 09:00 - 17:00
    Tiket
    Gratis (Tersedia produk untuk dibeli)
    Profil lengkap →
  2. Desa Wisata Adat Ngilngof

    Maluku Tenggara · Maluku

    Desa ini merupakan jantung pelestarian budaya Kei yang berhasil memadukan kearifan lokal dengan pengelolaan wisata modern. Pengunjung dapat mempelajari hukum adat Larvul Ngabal yang dijunjung tinggi masyarakat setempat serta menikmati keramahan penduduk dalam suasana pedesaan yan…

    Jam buka
    24 Jam
    Tiket
    Sesuai aktivitas wisata
    Profil lengkap →
  3. Museum Siwalima

    Kota Ambon · Maluku

    Terletak di atas bukit yang menghadap Teluk Ambon, museum ini menyimpan koleksi lengkap artefak budaya Maluku, mulai dari alat musik tradisional hingga busana adat. Salah satu daya tarik utamanya adalah kerangka paus raksasa yang memberikan wawasan mendalam tentang kekayaan marit…

    Jam buka
    Selasa - Minggu, 08:00 - 16:00
    Tiket
    Rp 5.000
    Profil lengkap →
  4. Desa Wisata Adat Tual (Dullah Laut)

    Tual · Maluku

    Dullah Laut adalah gerbang untuk memahami kearifan lokal masyarakat Tual melalui hukum adat Larvul Ngabal yang masih dijunjung tinggi. Pengunjung dapat menikmati perpaduan antara wisata bahari yang asri dengan keramahan penduduk lokal yang menjaga tradisi leluhur.

    Jam buka
    Setiap hari, 08:00 - 18:00
    Tiket
    Sukarela / Biaya sewa kapal
    Profil lengkap →